Showing posts with label Story. Show all posts

Jangan Mimpi Dapat Uang Dari Ngeblog!

JANGAN MIMPI DAPAT UANG DARI NGEBLOG

Setiap orang pasti bisa menulis dan setiap orang berhak untuk punya hobi menulis, termasuk saya. Ya, terlepas tulisan saya sangat sederhana bahkan acak - acakan, maklum saja karena saya bukan penulis. Bagi saya, menulis merupakan salah satu bentuk self healing apalagi ketika kesal dan marah. Semua rasa kesal pasti tercurah lewat tulisan.

Kalau penulis, mereka menulis kemudian menerbitkan buku. Lah, saya yang bukan siapa - siapa menulis dimana dan untuk siapa? Jawabannya adalah menulis diblog pribadi. By the way blogger favorit saya dulu adalah Dwi Larasati Putri, pokoknya sering banget mampir ke blog beliau karena hijab dan style fashion yang beliau pakai begitu hits pada zamannya. Hahahha… Kalau blog yang selalu saya kunjungi untuk mencari review make up dan skincare ya Racun Warna Warni. hahaha…

Jujur, dari pertama mengenal blog nggak pernah kebayang apa - apa. Pokoknya nulis diblog, udah gitu aja. Kalau sekarang selain sebagai tempat saya belajar menulis, saya juga punya mimpi agar bisa mendapatkan "sesuatu" dari ngeblog. Sesuatu disini luas sekali maknanya, bisa prestasi, bisa juga kepuasan sendiri dan nggak dipungkiri saya juga ingin bisa dapat uang dari ngeblog. Intinya, saya ingin lebih produktif dengan ngeblog seperti pernah saya tulis disini bahwa produktif nggak melulu soal uang.

Oke, saya mau cerita sedikit dulu tentang fase - fase ngeblog saya dari dulu hingga sekarang.

Fase fase Ngeblog Dari Dulu Sampai Sekarang

a. Awal Mengenal Blog

Saya mulai mengenal blog ketika SMA sekitar tahun 2008. Pada waktu itu saya dan teman saya ditunjuk oleh sekolah untuk mengikuti blog competition antar SMA se - kabupaten Majalengka. Dibawah bimbingan guru TIK saya Heru Ruhanda, saya mulai mengenal blog dari 0. Menang? Tentu saja kalah dan boro - boro dapat uang dari ngeblog yang ada saya malu.hihihi…. Saya malu karena tidak bisa maksimal mengikuti lomba, maklum saja saat itu saya benar - benar baru mengenal blog padahal materi yang dilombakan adalah membuat blog di blogger mulai dari 0. Kalau dilakukan sekarang, nggak sesulit pada waktu itu. Hahaha

b. Ngeblog Sambil Kuliah

Setelah lulus SMA pada tahun 2010, saya melanjutkan pendidikan di salah satu universitas swasta di kota saya dan mengambil jurusan Agribisnis. Untuk mengisi waktu luang saya mencoba menulis diblog, apapun itu. Bahkan saya punya beberapa blog yang isinya nggak seberapa banyak. Pada waktu itu saya benar  - benar hanya paham membuat postingan diblog dan mengganti tema dengan tema bawaan blogger. Saya belum paham bagaimana merubah tampilan blog, membuat tulisan yang baik apalagi SEO. Tapi, saya sudah sering baca tentang bagaimana orang - orang bisa dapat  uang dari ngeblog.

c. Ngeblog Sambil Kerja

Setelah lulus kuliah saya langsung bekerja di distributor operator seluler. Di sela - sela waktu luang bekerja saya selalu menulis. Saya masih menulis tanpa irama yang jelas. Pokoknya pada saat ingin menulis, saya akan tuangkan itu kedalam postingan blog. Pada saat itu saya mulai kenal domain, template blog premium, SEO dan berbagai istilah blogging lainnya. Semua itu saya pelajari sendiri, hasil baca - baca tutorial dari om google. Paham? Sedikit sih, seringnya saya pusing! Hahahaha. Tapi, dengan tulisan saya yang acak - acakan dan sangat apa adanya ternyata ada salah satu postingan saya yang masih ramai pengunjung sampai sekarang, yaitu tentang Cara Berhenti Berlangganan Kartu Halo. Kadang saya suka geli sendiri kalau baca postingan itu.

Sambil bekerja, saya juga merintis online shop dan sudah mencoba beli beberapa domain untuk produk yang saya jual. Hasilnya alhamdulillah bisa nambah - nambah uang saku. Tapi, pada saat itu memang fokus utama saya adalah bekerja. Jadi, ngeblog dan online shop nggak seserius blogger lain yang mungkin sekarang sudah bisa mendapatkan uang dari ngeblog. Padahal saat itu secara nggak sadar, saat itu saya sudah bisa dapat uang dari ngeblog lewat online shop saya ya kan? 

d. Ngeblog Setelah Resign Dan Menjadi Ibu Rumah Tangga

Menjelang resign sebagai pekerja karena akan melahirkan dan fokus mengurus anak, saya mulai kefikiran untuk fokus ngeblog. Nggak tahu deh pokoknya baru kefikiran aja sampai banyak postingan diblog saya yang cukup alay saya hapus. Ya, pengen aja gitu filter postingan. Kemudian saya  diingatkan oleh sesama teman online shop yang kebetulan bantu membuat landing page untuk online shop saya dulu, beliau memang saya berikan akses untuk membuka blog saya. Dia seperti heran dan kaget melihat pengunjung blog yang lumayan banyak. Mungkin beliau heran karena dengan konten blog yang ala kadarnya itu pengunjungnya banyak juga dan beliau menyarankan untuk daftar google adsense. By the way, jangan bandingkan jumlah pengunjung saya dengan para blogger lain, sudah pasti jauh perbedaannya. Hihiihihi

Iseng iseng daftar google adsense dan ternyata diterima juga lho gaes!

Sudah Dapat Uang Dari Ngeblog, Belum?

                                     JANGAN MIMPI DAPAT UANG DARI NGEBLOG

Ketika mendengar google adsense, sebagian orang pasti langsung membayangkan gurih - gurih nyoy dapat uang dari ngeblog dan gajian tiap bulan dari mbah google. Itu pun jadi salah satu mimpi terbesar saya. Tapi, untuk sampai kesana memang nggak semudah membalikkan telapak tangan. Kalau ditanya sudah dapat uang dari ngeblog? Jawabannya sudah, contoh nyata adalah saldo google adsense saya yang saya pun malu untuk menyebutkannya. Hahhaha.. Selain itu, dulu pun saya pernah diajak kerjasama oleh salah satu aplikasi kesehatan untuk tanam backlink mereka di postingan blog saya. Ya, kebetulan aja sih itu adik kelas saya kerja di aplikasi tersebut. Hihihihi… Lumayan lah bisa buat beli pulsa.

Beberapa waktu yang lalu saya pun pernah dikontak melalui email entah sengaja atau random by system oleh salah satu brand skincare untuk kerjasama. Kami sempat balas – balasan email mengenai bentuk kerjasama dan penawaran harga. Namun surat menyurat elektronik itu ternyata berhenti setelah pihak mereka meminta laporan google search console saya. Wah, pasti blog saya belum sesuai standar mereka. Hehhehe

Sedih? Nggak! Justru saya jadikan motivasi untuk terus belajar menulis diblog. Sering – sering berkunjung ke blog – blog senior juga salah satu cara untuk menambah wawasan saya dalam dunia blogging. Sekarang, saya nggak pernah kefikiran dulu dapat uang dari ngeblog. Eh, kefikiran sih sebenarnya tapi nggak jadi goal utama.

Semakin sering berkunjung ke blog - blog senior, saya malah semakin merasa “receh” tulisan saya dan wajar saja jika belum ada yang melirik saya. Kalau kata mak Indah sih, semakin receh tulisan kita maka akan dibayar receh pula.

Baiklah, sekarang saya akan fokus belajar membuat konten blog yang baik dulu. Memperdalam ilmu blogging juga dan konsisten yang paling penting. Maklum lah sebagai IRT yang punya balita, mood ngeblog saya sering naik turun. Jadi, saat ini saya sering sounding ke diri saya sendiri untuk “Jangan Mimpi Dapat Uang Dari Ngeblog” karena PR saya untuk belajar masih banyak. Soal rezeki dari ngeblog, saya yakin Allah sudah tahu kapan waktu yang tepat.

JANGAN MIMPI DAPAT UANG DARI NGEBLOG
Yuk, yang mau sharing pengalamannya ngeblog boleh tulis dikomen ya!



5 TIPS MENGATUR KEUANGAN RUMAH TANGGA. NOMOR 1 PALING SERU!

tips mengatur keuangan rumah tangga

Semenjak hamil besar dan berhenti bekerja pada tahun 2017 lalu, sumber penghasilan keluarga kami memang hanya dari gaji suami saja. Saya nggak bilang kalau gaji suami saya tidak mencukupi kebutuhan. Hanya saja ketika sumber penghasilan hanya dari satu pintu, saya harus benar – benar pintar mengatur keuangan rumah tangga supaya tidak boros. Kalau dulu, uang gaji suami sepenuhnya saya gunakan untuk kebutuhan pokok rumah tangga. Sementara untuk sekedar ngopi – ngopi cantik bisa ambil dari gaji saya. Meski gaji kami berdua nggak terlalu besar, tapi alhamdulillah kami masih bisa pergi jalan – jalan ketika akhir pekan. Sekarang? Mau itu kebutuhan pokok, pengen beli baju, pengen beli bakso dan sebagainya ya dari uang gaji suami semuanya.

Memang, berbicara rezeki itu luas sekali apalagi bagi orang yang berumah tangga. Kadang, ada rezeki yang kita terima tapi bukan berbentuk uang. Tapi, bukan berarti kita jadi tidak berusaha mengatur keuangan rumah tangga dengan bijak, ya. Saya anggap rezeki diluar gaji suami adalah bonus. Tanggung jawab kita adalah menggunakan rezeki “pasti” kita dulu sebaik – baiknya. Soal bonus? Saya percaya ada campur tangan Allah didalamnya, dengan catatan sebagai manusia kita mau berusaha.

Sebagai ibu yang menjalani rumah tangga baru seumur jagung, tentunya saya terus belajar bagaimana cara mengatur keuangan rumah tangga yang baik. Untuk itu saya sering membaca dari berbagai sumber serta berdiskusi dengan orang yang sudah berpengalaman untuk mendapatkan tips mengatur keuangan rumah tangga. 

Ngomongin soal cara mengatur keuangan rumah tangga, akhirnya saya menemukan tips dari blog yang fokus membahas mengenai keuangan yaitu  blog milik Dani Rachmat. Seperti di salah satu artikelnya, disebutkan bahwa point penting dalam mengatur keuangan rumah tangga adalah PRIORITASKAN KEBUTUHAN DIBANDINGKAN KEINGINAN. Dari artikel Dani Rachmat tersebut isinya hampir mirip dengan apa yang saya praktekkan selama ini. Oke, inilah tips saya mengatur keuangan rumah tangga versi saya, simple tapi efektif. 

1.Buat catatan keuangan

tips mengatur keuangan rumah tangga

Tips mengatur keuangan rumah tangga yang pertama adalah membuat catatan keuangan. Di zaman yang sudah canggih ini banyak sekali aplikasi pencatat keuangan yang bertebaran di playstore. Nggak perlu ribet – ribet menghitung, cukup masukkan angka dan sistem yang akan menghitungnya.

Tapi entah kenapa setelah mencoba berbagai aplikasi pencatat keuangan, saya lebih suka mencatat keuangan rumah tangga secara manual. Kayak lebih dapat aja gitu feelnya. Saya jadi lebih menghargai jerih payah suami dan berusaha semaksimal mungkin mengatur keuangan rumah tangga supaya tidak boros. 

Ribet nggak sih mesti mencatat setiap pengeluaran dan pemasukkan? Untuk pemula pasti agak ribet, karena kok rasanya kita mesti laporan dulu pada diri sendiri setiap melakukan transaksi even hanya ke warung beli terasi. Hahhaha..

Tapi percaya deh, lama kelamaan kita akan terbiasa. Justru ketika satu dua hari saya lupa tidak mencatat transaksi harian, kadang suka gemes gitu. Ini kok uang habis dipakai apa ya? Hayoh sering ngalamin juga kan? Itulah salah satu manfaat membuat catatan keuangan. Selain itu kita jadi punya kontrol atas diri kita sendiri. Jadi, sudah terbiasa menerapkan tips mengatur keuangan rumah tangga yang pertama ini belum?

2.Dahulukan Cicilan/Hutang

tips mengatur keuangan rumah tangga

Tips mengatur keuangan rumah tangga yang kedua yaitu mendahulukan cicilan atau hutang. Namanya manusia punya hutang, wajar kok. Selama hutang tersebut untuk kebutuhan yang jelas dan ada kemampuan untuk membayarnya. Sampai saat ini ( nggak tahu kalau nanti ya! Hahahah ), saya dan suami tergolong orang yang jarang punya hutang/cicilan. Kalaupun terpaksa kita nyicil sesuatu pasti karena benar – benar terdesak. Sekiranya tidak mendesak ya kita tunggu saja sampai uang terkumpul dan bisa membelinya secara cash. Eitssss, bukan karena kita merasa horang kayah ya! Tapi, kita memang selalu berusaha meminimalisir hutang/cicilan.

Nah, buat kalian yang punya angsuran. Jangan berkecil hati membaca tulisan ini, saya nggak bermaksud memojokkan yang punya angsuran lho. Heheheh… Semuanya kan kembali ke pribadi masing – masing, yang terpenting ketika gajian atau ada rezeki maka dahulukan lah membayar hutang. Kami merasa bahwa dengan meminimalisir hutang/cicilan merupakan cara yang cukup efektif dalam mengatur keuangan rumah tangga. Meski penghasilan besar, tapi banyak angsuran kok rasanya gimana gitu ya? Gimana.. gimana, kalau tips keuangan yang kedua ini setuju nggak ibu – ibu?

3.Wajib Menabung

tips mengatur keuangan rumah tangga

Tips mengatur keuangan rumah tangga yang ketiga yaitu menabung. Urusan menabung menurut saya rada susah. Teorinya, menabung sedikit demi sedikit lama –  lama menjadi bukit. Tapi realitanya susah sekali menabung meski sedikit, ada aja deh godaannya! Untuk mengantisipasi hal tersebut saya memilih tabungan berjangka yang auto debet dari rekening setiap bulan. Untuk produk tabungan berjangka ini saya rasa tiap bank punya produknya kok, coba tanya – tanya langsung saja. Dengan tabungan berjangka ini saya jadi “dipaksa” untuk nabung. Nggak perlu besar kok, misal kita cuma mampu menyisihkan seratus ribu sebulan juga lumayan kan daripada tidak menabung sama sekali.

By the way, semenjak sering baca blognya Dani Rachmat, saya jadi mulai kefikiran untuk berinvestasi dalam bentuk lain. Next, mungkin saya akan coba berinvestasi dalam bentuk lain selain menabung biasa di bank. 

4.Kurangi Nongkrong/Jajan

tips mengatur keuangan rumah tangga

Tips mengatur keuangan rumah tangga yang keempat yaitu kurangi nongkrong/jajan. Seperti disebutkan oleh Dani Rachmat kalau ngopi di Starbucks itu hanya keinginan, kebutuhan kita untuk ngopi kan bisa terpenuhi dengan menyeduh kopi sendiri. Eeehhh.. tapi kok bener juga sih ya? Jadi, buat kamu yang ingin berhemat dan bisa mengatur keuangan rumah tangga dengan baik, coba untuk kurangi piknik/jajan/nongkrong. Memang sih terkesan sepele, menghabiskan Rp. 50.000 – Rp.100.000 untuk pergi makan atau nongkrong di cafe. Sesekali sih boleh lah, ya. Tapi, jika hal tersebut dilakukan setiap minggu kan sayang juga? Lumayan lho buat ditabung!

Untuk mengantisipasi rasa ingin jajan – jajan manja, biasanya saya pergi kepasar seminggu sekali atau seminggu dua kali untuk stok bahan makanan pokok dan cemilan. Orang – orang zaman now bilang sih, teknik food preparation. Kebetulan jarak rumah dengan pasar memang tidak terlalu jauh, bahkan saya sering ke pasar sambil jalan kaki. Yaa… itung – itung olahraga gitu.

5.Cari Tambahan Penghasilan

tips mengatur keuangan rumah tangga

Tips mengatur keuangan rumah tangga yang terakhir versi saya yaitu berusaha mencari tambahan penghasilan. Hari giniiiiih, apa sih yang gratis? Mau ke WC umum aja bayar ya kan? So, jika kita sudah berusaha mengatur keuangan rumah tangga sebaik mungkin. Memangkas biaya – biaya yang nggak terlalu penting, tapi tetap saja kurang itu artinya sudah saatnya untuk mencari tambahan penghasilan.

Mengenai penghasilan tambahan, siapa sih yang nggak mau? Saya dan suami pun begitu, ingin punya tambahan penghasilan lain selain dari gaji suami. Saya dan suami sering mencoba berbagai kesempatan, istilahnya apa aja deh kalau bisa menghasilkan uang kenapa nggak. Tapi, untuk saat ini memang kami belum punya ladang penghasilan tambahan yang bisa rutin menghasilkan. Mohon doanya ya teman –  teman semoga segala bentuk usaha kami untuk membuka pintu rezeki kelak ada hasilnya. Saya pun mendoakan teman teman –  semua para pejuang nafkah supaya dilancarkan rezekinya. Aaamiin.

Itulah 5 tips mengatur keuangan rumah tangga ala saya, keluarga sederhana namun bahagia. Eaaaa... Sebenarnya saya agak malu untuk share mengenai tips mengatur keuangan rumah tangga ini. Secara hidup kami aja masih pas – pasan. Rumah masih numpang, kendaraan hanya punya motor yang kalau kemana – mana mesti berdesakkan. Tabungan pun ya alhamdulillah ada meski sedikit. Hutang? Kayaknya nggak ada deh, palingan kreditan panci. Hahahahah…

Namun, point terpenting dari mengatur keuangan rumah tangga menurut saya sih membentuk kebiasaan baik. Dengan berusaha mengatur keuangan rumah tangga sedini mungkin, sejak awal pernikahan bahkan yang masih single pun nggak ada salahnya loh untuk belajar mengatur keuangan rumah tangga dengan baik agar kelak setelah menikah tinggal praktek.

Ciyus deh, dengan berusaha mengatur keuangan rumah tangga sedikit demi sedikit merubah perilaku saya yang agak konsumtif ketika masih bekerja dulu. Sekarang, saya nggak merasa tersiksa tuh meski harus berhemat. Banyak yang bilang katanya nikmati hidup, jangan terlalu hemat. Tapi, perjalanan kita Insyaallah masih panjang. Masih banyak tugas untuk membesarkan anak dan memberikan pendidikan yang layak, setuju? Menikmati hidup mah wajib, atuh! Namun, tetap harus kontrol biar nggak bablas dan salah satunya yaitu dengan mengatur keuangan rumah tangga sebaik mungkin. Soal rezeki mah tenang aja sudah ada ketetapannya dari Allah. Allah tahu kok kapan doa – doa kita harus dikabul. Tugas kita sebagai manusia cukup berusaha dan berdoa.

Ibu – ibu, barangkali punya tips mengatur keuangan rumah tangga lain boleh tulis dikomen ya! 


4 TIPS RUTIN BEROLAHRAGA BAGI IBU RUMAH TANGGA

4 Tips Rutin Berolahraga Bagi Ibu Rumah Tangga

Sudahkah rutin berolahraga?

Apa? rutin berolahraga? Susah deh! Apalagi ibu rumah tangga yang punya balita seperti saya. Memang ya kalau ngomongin olahraga, setiap orang pasti punya persepsi yang berbeda – beda. Ada yang menganggap olahraga merupakan suatu kebutuhan, pokoknya sempat nggak sempat harus olahraga. Ada juga yang menganggap olahraga sebagai selingan, yaaa.. meski nggak rutin tapi seminggu sekali mah harus olahraga. Nah, paling parah ada juga orang yang menganggap dirinya tidak perlu olahraga. Hmmm siapakah dia? Tentu saja saya orangnya! Hahahha…

Tapi, itu dulu ya gaes. Semenjak hamil dan melahirkan saya jadi orang “rumahan” banget. Realitanya memang begitu kok, nggak mengada – ngada. Jangankan pergi ke tempat aerobic atau gym, ngurus anak dan rumah aja kayaknya sehari 24 jam masih kurang. Alhasil selain berat badan yang tidak terkontrol, badan pun jadi jompo banget! Gampang ngantuk, gampang cape. Ditambah lagi pola makan yang jauh dari kata clean.

Terus, sekarang sudah rutin berolahraga?

Sejak Desember 2019 saya memang memutuskan untuk menurunkan berat badan. Saya coba atur pola makan tanpa dibarengi olahraga. Berat badan saya memang turun pelan – pelan dengan pola makan yang lebih sehat dan clean dari sebelumnya. Setelah merasa nyaman dengan apa yang saya jalani beberapa bulan terakhir, ternyata tubuh saya nagih untuk mencoba berolahraga kembali setelah sekian lama tidak olahraga. Dengan pola hidup yang lebih sehat, lebih clean dari sebelumnya tanpa olahraga pun saya merasa jauh lebih fit, nah kenapa nggak ditambah rutin berolahraga juga ya kan? Olahraga kan nggak melulu karena lagi diet, tapi rutin berolahraga tentunya sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Setelah melewati berbagai riset dan uji coba pada diri saya sendiri, ciyeeeilah… Akhirnya saya menemukan tips bagi yang mau memulai rutin berolahraga terutama bagi kalian ibu rumah tangga, karena saya tahu betul bagaimana susahnya mengatur waktu untuk berolahraga ditengah begitu padatnya mengurus rumah dan keluarga. Tips ini tentu saja murni berdasarkan pengalaman saya pribadi. Yuk disimak tips rutin berolahraga bagi ibu rumah tangga, dibawah ini :

1.   Buat Jadwal

Sebelum memulai rutin berolahraga ada baiknya kita tentukan jadwal terlebih dahulu. Nggak usah muluk – muluk deh. Misalnya buat jadwal seminggu sekali saja, lalu lihat apakah kita bisa konsisten dengan jadwal yang kita buat sendiri? Setelah terbiasa olahraga seminggu sekali, tambahkan intensitasnya jadi seminggu 2 kali, seminggu 3 kali dan seterusnya.

Awal – awal memulai olahraga saya pun hanya olahraga sesempatnya saja. Setelah mulai terbiasa berolahraga, saya coba buat jadwal rutin olahraga seminggu sekali. Sesibuk – sibuknya saya tapi hari libur wajib olahraga karena mumpung suami ada dirumah, jadi ada yang ganti momong anak. Hehehe…

Sekarang, meski saya tidak rutin berolahraga setiap hari tapi setidaknya 3 kali dalam seminggu saya sempatkan untuk berolahraga. Waktunya pun tidak lama – lama kok, meski cuma 15 menit karena banyak gangguan domestik rumah tangga misalnya. Ya… 15 menit masih lebih baik daripada tidak sama sekali, kan?

2.   Olahraga Dirumah Saja

4 Tips Rutin Berolahraga Bagi Ibu Rumah Tangga


Sebelum pandemi Covid–19 saya yakin ibu rumah tangga sudah terbiasa dengan situasi #dirumahaja. Ya, situasi dan kondisi memang memaksa kita untuk lebih banyak menghabiskan waktu didalam rumah. Meskipun pada beberapa ibu rumah tangga ada juga yang aktif bepergian keluar rumah karena urusan bisnis misalnya. Saya pribadi sih tergolong ibu rumah tangga yang total dirumah, keluar rumah jika ada keperluan seperti pergi ke pasar, minimarket, ATM dan keperluan lain yang punya urgensi cukup tinggi. Jika untuk sekedar cuci mata atau shopping, biasanya saya memilih pergi bersama suami ketika suami libur bekerja.

So, dengan kondisi saya yang lebih banyak menghabiskan waktu didalam rumah maka aktifitas olahraga pun harus yang bisa dilakukan didalam rumah. Olahraga lancar, urusan rumah kelar. Ada banyak pilihan olahraga yang bisa dilakukan didalam rumah misalnya yoga, aerobic, bahkan berenang kalau kalian punya kolam renang dirumahnya. Hehehheh

Pokoknya, di zaman yang sudah serba internet ini nggak ada yang susah kok! Di youtube banyak sekali video – video home workout yang mudah dilakukan dan cocok sekali bagi ibu rumah tangga yang ingin rutin berolahraga.

3. Olahraga Bersama Keluarga

Bosan berolahraga didalam rumah dan butuh suasana baru? Coba olahraga diluar rumah! Untuk olahraga diluar rumah biasanya saya melibatkan anak dan suami. Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui.

4 Tips Rutin Berolahraga Bagi Ibu Rumah Tangga

Aktifitas olahraga yang bisa melibatkan anggota keluarga misalnya bersepeda. Saya biasanya bersepeda mengajak anak dan suami. Seperti yang terlihat dari unggahan di instagram pribadi saya diatas, kami tak hanya sekedar mengambil gambar langit yang indah. Sebenarnya kami sedang berolahraga pada saat itu, ya olahraga versi kami tentunya. Saya menggunakan sepeda sementara anak dan suami menggunakan sepeda motor, mengikuti saya dari belakang. Gimana? Seru kan? By the way, saya pernah tulis pengalaman bersepeda saya untuk pertama kalinya setelah sekian lama tidak bersepeda disini.

Atau kalian bisa juga coba jogging bersama keluarga setiap weekend. Menghirup segarnya udara pagi bersama keluarga tercinta. Jogging merupakan salah satu jenis olahraga yang paling mudah dilakukan dan sangat murah karena tidak perlu beli alat – alat olahraga. Bahkan kalau tidak punya sepatu olahraga, jogging tanpa menggunakan alas kaki juga bagus untuk kesehatan, lho! Salah satu manfaat jogging tanpa alas kaki seperti dikutip dari situs www.bola.com yaitu sebagai refleksi dan treatment terhadap kaki, karena kaki merupakan pusat syaraf yang berhubungan dengan organ tubuh lainnya. Sehatnya dapat, quality time nya juga dapat! 

4.   Olahraga = Aktifitas Fisik

Jika kalian tergolong ibu – ibu yang super sibuk, nggak memungkinkan untuk rutin berolahraga karena saking sibuknya. Coba deh perbanyak aktifitas fisik. Ya, di zaman now yang sudah semakin canggih ini tak dipungkiri bahwa kita banyak terbantu oleh teknologi terutama dalam urusan pekerjaan rumah tangga yang konon tak habisnya.

Kalau dulu, mencuci baju harus capek – capek pakai tangan. Belum lagi cuciannya segunung, aduh! Tapi sekarang cukup satu sentuhan tangan karena mesin cuci yang mengerjakannya, betul, nggak? Padahal dengan menggerakkan tangan untuk mencuci baju, setidaknya sekian kalori terbakar. Lumayan kan daripada mager everyday?

Saat ini, saya sedang asyik pergi ke pasar jalan kaki. Hehehe.. Seru aja gitu, selain nambah – nambah aktifitas fisik saya juga sekalian me time saya sebagai seorang ibu yang sehari – harinya hanya dirumah saja. Biasanya saya ke pasar setelah subuh, kebetulan suami masih WFH jadi bisa saya titipi anak ketika saya pergi ke pasar.

Memang sih waktu kita jadi banyak tersita, tapi ya kenapa nggak jika tersita untuk hal yang positif?

Itulah tips rutin berolahraga terutama bagi ibu rumah tangga yang sering bersembunyi dibalik kalimat “nggak ada waktu. Heheheh… Tidak ada kebiasaan yang bisa dibentuk dalam satu dua hari, termasuk membentuk kebiasaan baik rutin berolahraga. Tentunya, kesibukkan setiap ibu berbeda – beda. Jadi, tips rutin berolahraga ala saya ini belum tentu cocok bagi ibu lainnya diluar sana. Tapi jika tips ini dirasa cocok dan bermanfaat, silahkan dicoba ya!

Pentingnya Membangun Branding Dengan Website Saat Persaingan Di Marketplace Mulai "Tidak Sehat"

pentingnya membangun website saat persaingan di marketplace mulai tidak sehat, domain murah, hosting murah, hosting unlimited, email domain

Siapa yang tidak kenal marketplace? Marketplace merupakan pihak ketiga yang memfasilitasi transaksi antara penjual dan pembeli. Dalam pandangan saya, marketplace ibarat “pasar digital” dimana penjual membuka toko dan calon pembeli pun mencari sesuatu di pasar tersebut. Untuk bisa datang dan berkunjung ke pasar digital, calon pembeli cukup menggunakan kuota internet. Calon pembeli yang datang ke pasar digital pun ada yang benar – benar bertujuan membeli sesuatu atau hanya sekedar melihat produk tanpa membeli.
Kehadiran marketplace memang sangat membantu terutama bagi kaum milenial untuk tetap bisa berbelanja apapun meski #DirumahAja, maka bukan hal yang aneh jika banyak sekali pengguna marketplace di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Berikut keuntungan berbelanja menggunakan marketplace :
  1. Pilihan produk beragam dalam satu website atau aplikasi.
  2. Pilihan cara pembayaran lebih banyak sehingga lebih memudahkan pembeli untuk melakukan pembayaran pesanan.
  3. Pengecekkan resi lebih cepat karena biasanya resi sudah otomatis di sistem.
  4. Dana pembeli jauh lebih aman dibanding transaksi tanpa marketplace karena dana baru akan ditransfer setelah barang diterima oleh pembeli.
Ada beberapa marketplace yang populer di Indonesia dan berdasarkan data dari iPrice ( perusahaan agregator belanja online), Shopee memiliki web traffic tertinggi di kuarter pertama tahun 2019 di negara ASEAN dengan total pengunjung bulanan mencapai 184 juta orang di Malaysia, Indonesia, Thailand, Filipina, Singapura dan Vietnam. Sementara Lazada memiliki jumlah pengunjung rata-rata 179.7 juta pengunjung per bulannya. Sedangkan Tokopedia memimpin market share terbesar di web desktop dan mobile di Indonesia, dengan rata-rata pengunjung bulanan sebanyak 140 juta orang dan menjadikannya platform e-commerce paling banyak dikunjungi ketiga di Asia Tenggara meskipun hanya tersedia di Indonesia ( dikutip dari https://www.goodnewsfromindonesia.id/  ). Begitu banyaknya pengguna marketplace tentu saja menjadi peluang renyah bagi para seller untuk membuka toko di marketplace. Tapi, apakah peluang tersebut memberikan feedback positif untuk seller?

Di era digital ini tak sedikit pedagang yang kemudian berlomba – lomba menambah saluran penjualannya dengan penjualan online baik itu berjualan di social media maupun di marketplace. Berbeda dengan Fevina Shop, online shop yang menjual produk gamis ini memang mengawali debutnya dengan memanfaatkan facebook fanpage dan menjadi dropshipper dari supplier lain. Kemudian semenjak membuka toko di marketplace 3 tahun yang lalu, Fevina Shop fokus berjualan di marketplace dan punya toko di Tokopedia, Shopee dan Lazada dengan menyetok produk sendiri bukan lagi menjadi dropshipper. Meski hanya berjualan di marketplace tapi bisa dibilang Fevina Shop cukup sukses menjadi online shop yang berjualan produk gamis low price hingga setelah lebaran tahun 2019 kemarin omset penjualannya menurun karena persaingan di marketplace yang semakin ketat. Tidak bisa dipungkiri semakin seringnya marketplace beriklan salah satunya di stasiun TV dengan membuat acara TV khusus yang menayangkan program suatu marketplace, membuat marketplace begitu dikenal banyak orang termasuk pedagang. Semakin banyak pedagang yang berjualan di marketplace artinya persaingan dagang di marketplace semakin sengit. Persaingan di marketplace saat ini tak hanya berbicara bagaimana seller menampilkan keunggulan produknya tapi juga menjual harga dengan semurah – murahnya. Saya pun sebagai pengguna marketplace seringkali menggunakan filter harga termurah dalam proses pencarian produk yang saya inginkan.

Bagi seller yang sudah punya tempat tersendiri di hati calon pembeli atau produk yang sudah punya branding yang bagus jauh sebelum membuka toko di marketplace, persaingan harga bukanlah sesuatu yang menyeramkan karena saat orang sudah loyal terhadap suatu brand biasanya harga tidak menjadi masalah. Ini merupakan pilihan berat bagi Fevina Shop, apakah harus tetap bertahan dengan harga yang sudah ditetapkan atau ikut menurunkan harga mengikuti perang harga dari seller lain tapi tidak menjamin bisa meningkatkan closing penjualan? 

pentingnya membangun website saat persaingan di marketplace mulai tidak sehat, domain murah, hosting murah, hosting unlimited, email domain

“Saya bisa saja ikut harga seller sebelah tapi lama – lama mungkin saya bisa bangkrut”, Ucap owner ketika diwawancarai di gudang Fevina Shop yang terletak di Maja Majalengka.
“ Kalau saya mampu, saya ingin fokus berjualan online sendiri tanpa marketplace tapi saya cukup sulit untuk menciptakan branding sendiri supaya  orang – orang bisa tahu kalau disini ada Fevina Shop yang menjual gamis dengan harga murah dan kualitas berani diadu dengan mereka yang sudah punya brand. “ Owner Fevina Shop menambahkan.
pentingnya membangun website saat persaingan di marketplace mulai tidak sehat, domain murah, hosting murah, hosting unlimited, email domain
 
Branding merupakan nama, istilah, tanda, simbol, rancangan atau kombinasi dari semuanya yang dimaksudkan untuk mengidentifikasi barang atau jasa atau kelompok penjual dengan untuk membedakannya dari barang atau jasa pesaing. ( Kotler, 2009 ) Bagi perusahaan branding, bukan hanya sekedar merek atau produk Anda dikenal tetapi juga sebagai image perusahaan secara keseluruhan atau bagaimana masyarakat merasa bahwa perusahaan Anda merupakan yang terbaik. Sumber : jurnal.id

Dalam bisnis online, website merupakan salah unsur yang sangat penting dalam menciptakan branding.  Bahkan di zaman yang sudah semakin maju ini pedagang - pedagang offline pun punya website sederhana sebagai bentuk iklan dimana nama domainnya dipasang di tempat - tempat tertentu. Website diibaratkan toko dalam makna yang “tidak nyata” dan menjadi nilai plus bagi online shop yang juga punya toko offline untuk menciptakan trust kepada calon pembeli. Lalu, apabila suatu online shop tidak punya toko offline bagaimana? Memaksimalkan website adalah jawabannya. Calon konsumen akan memberikan trust yang tinggi ketika berkunjung ke suatu website jika website yang dikunjungi terlihat professional. Selain itu website juga bisa menjadi “umpan” dalam promosi, biasanya iklan dari suatu online shop akan diarahkan ke website untuk menggambarkan sesuatu yang menarik dari online shop tersebut. Ada online shop yang hanya menggunakan website untuk mendeskripsikan suatu produk yang menarik atau biasa disebut pula sebagai landing page dan menggunakan landing page untuk menarik calon pembeli untuk bertransaksi melalui chat pribadi dengan admin. Ada pula online shop yang membuat design websitenya selain sebagai landing page juga sebagai toko online dimana kita sebagai pembeli bisa melakukan pembelian langsung melalui website.

Apapun jenis websitenya baik itu berupa landing page atau toko online, membuat website merupakan sesuatu yang susah – susah gampang. Susah, jika dilakukan oleh pemula tapi akan sangat mudah jika dikerjakan oleh ahlinya. Yup, untuk membuat website yang profesional memang membutuhkan tim ahli dan sekarang kita tidak perlu kebingungan lagi jika ingin membuat website professional untuk online shop atau kebutuhan lainnya karena Rumahweb punya jasa pembuatan website yang tentunya bisa disesuaikan dengan kebutuhan kita. 

Untuk mengetahui mengenai jasa pembuatan website silahkan kunjungi Rumahweb kemudian di menu “SEMUA LAYANAN” pilih Jasa Pembuatan Website. Jasa pembuatan website ini benar – benar mengikuti apa yang diinginkan oleh customer bahkan jika kita tidak punya materi sama sekali pun akan dibantu oleh tim Rumahweb untuk dibuatkan kontennya. Sementara untuk pilihan paketnya ada paket Basic, Pro dan Bussines. Nah mudah sekali kan membuat website dibantu dengan tim Rumahweb?

pentingnya membangun website saat persaingan di marketplace mulai tidak sehat, domain murah, hosting murah, hosting unlimited, email domain 

Tapi jika kamu ingin membuat website sendiri dan menggunakan layanan Rumahweb pun bisa. Ketika akan membuat website langkah paling awal biasanya adalah memilih hosting dan nama domain. Terlepas dari tujuan pembuatan website apakah untuk penggunaan bisnis atau personal, biasanya kita akan memilih hosting murah dan domain murah tapi dengan berbagai kelebihan. Pilihan hosting di Rumahweb yang menurut saya cukup menarik adalah hosting unlimited.


Hosting unlimited dari Rumahweb ini mulai dari Rp.24.900/bulan. Selain harganya sangat terjangkau, hosting unlimited ini juga gratis weebly builder sehingga untuk kamu yang pemula dalam membuat website paket ini highly recomended deh! Eittsss tapi saya sudah terlanjur beli hosting Indonesia dari lapak sebelah dan mau pindah ke Rumahweb? Bisa banget bahkan Rumahweb memberikan gratis layanan selama 3 bulan dan proses pemindahannya pun dibantu oleh tim Rumahweb, mudah kan? Paket hosting unlimited ini sudah termasuk domain gratis untuk tahun pertama.
“Hmmm.. saya mau buat landing page untuk toko online saya tapi saya belum punya banyak modal untuk membuat website ataupun membayar jasa Rumahweb untuk pembuatan website.”
Tenang, tenang.. Untuk pemula dalam berbisnis online tidak ada salahnya memanfaatkan platform gratisan misalnya menggunakan blogger untuk membuat landing page, sementara untuk domainnya beli di Rumahweb.
“Ohh harus beli domain ya?”
Saya sangat menyarankan untuk beli domain, meskipun belum punya website professional tapi setidaknya sebagai online shop punya "sesuatu" yang bisa diingat banyak orang dan salah satunya bisa melalui domain. Misalnya nama domain www(dot)gamismurahmajalengka(dot)com akan mudah diingat bagi orang Majalengka yang ingin mencari gamis murah. Selain itu menggunakan top level domain juga bisa memberikan kesan “professional” dan memberikan trust yang tinggi kepada calon konsumen. Jangan khawatir mengenai harga domain karena banyak sekali jasa penyedia layanan domain yang memberikan promo – promo domain murah termasuk Rumahweb. Domain yang ditawarkan di Rumahweb memang benar – benar murah, mulai dari 15 ribuan saja.

pentingnya membangun website saat persaingan di marketplace mulai tidak sehat, domain murah, hosting murah, hosting unlimited, email domain

Kenapa sih harus membeli domain murah di Rumahweb? Karena Rumahweb adalah ICANN Accredited Registrar yang beroperasi sejak tahun 2002 dengan lebih dari 130ribu domain terdaftar dan selalu di-audit untuk memastikan layanan terbaik bagi pelanggan sesuai dengan standard industry. Pada tahun 2012 Rumahweb juga menjadi salah satu Registrar PANDI untuk domain .ID dan menjadi pemimpin pasar dengan lebih dari 60% market share.
  1. Selain itu, fitur yang didapatkan ketika membeli domain murah di Rumahweb diantaranya sebagai berikut:Panel pengelolaan domain yang lengkap dan mudah digunakan.
  2. Managed DNS Service yang memungkinkan customer langsung membuat record DNS dan mengarahkannya sesuai kebutuhan.
  3. Privacy protection yang bertujuan melindungi privasi pemilik domain untuk menghindarkan customer dari spam.
  4. Domain dapat langsung terkoneksi dan diarahkan ke akun social media.
  5. Domain locking protection yang bertujuan melindungi domain agar tidak dapat tertransfer secara tidak sengaja.
  6. Rumahweb mendukung DNSSec yang merupakan standard pengamanan domain terhadap ancaman DNS poisoning.
Ketika online shop diharuskan memilih antara website atau marketplace maka sebaiknya adalah memaksimalkan dua – duanya. Website punya tugas membangun branding sebuah online shop, sementara marketplace merupakan salah satu bentuk “pasar” yang digunakan untuk bertransaksi.  Marketplace juga sangat membantu konsumen yang mungkin sudah hilang kepercayaan dalam berbelanja online ditengah maraknya penipuan belanja online karena seperti sudah disebutkan diatas bahwa marketplace menggunakan sistem rekening bersama dimana dana akan tertahan di marketplace hingga produk yang dipesan sampai ditangan konsumen.

Tapi, saat sebuah online shop hanya bergantung pada marketplace maka ketika marketplace sudah tidak sesuai dengan bisnisnya bahkan mungkin sudah dihapus maka online shop harus memulai kembali membangun branding dari nol seperti yang dialami oleh Fevina Shop. Namun, saat online shop sudah punya branding yang baik didunia perdagangan maka berjualan dimanapun tidak ada masalah entah itu berjualan di marketplace, social media bahkan berjualan secara offline.

Maka, ketika berbicara mengenai marketplace vs website apakah sebuah pilihan atau sinergi dalam dunia bisnis online. Jika website dan marketplace bisa dimaksimalkan keduanya maka website dan marketplace bisa menjadi sinergi yang baik dalam membangun dan mempertahankan sebuah online shop agar tetap eksis di dunia bisnis online. Namun, saat online shop belum mampu memaksimalkan keduanya maka webiste dan marketplace merupakan sebuah pilihan. Belajar dari pengalaman Fevina Shop, sebaiknya online shop melakukan optimasi website untuk media promosi dan menciptakan branding.

Tapi, pilihan sepenuhnya ada ditangan kalian para seller! Apakah akan fokus membangun website dan marketplace agar tercipta sinergi yang baik atau akan menjatuhkan pilihan pada website atau marketplace saja.


Wardah Everyday Fruity Sheer Lip Balm, Cara Mudah Atasi Bibir Kering Selama Berpuasa. Yuk Coba!

Bibir kering selama berpuasa memang sering dialami oleh banyak orang termasuk saya, bahkan bagi sebagian orang bibir kering tak hanya dialami ketika berpuasa tapi juga ketika hari – hari biasa. Bibir kering bisa disebabkan oleh banyak hal diantaranya dehidrasi, kekurangan vitamin dan lain – lain. Bibir kering memang terkesan sepele, tapi jika dibiarkan bisa sangat mengganggu karena selain menimbulkan rasa tidak nyaman juga agak kesulitan ketika menggunakan lipstick. Lipstik jadi tidak menempel dengan sempurna pada bibir yang kering dan tidak sehat.

Untuk mengatasi bibir kering sebaiknya minum air putih yang cukup terutama saat sedang berpuasa seperti sekarang, jangan lupa juga untuk mengonsumsi buah – buahan dan sayuran. Selain minum air putih yang cukup serta konsumsi buah dan sayur, tak kalah penting untuk melakukan treatment dari luar untuk mengatasi bibir kering.

Bibir yang kering memang perlu perawatan ekstra agar bibir tidak semakin kering apalagi pecah – pecah. Salah satu treatment dari luar untuk mengatasi bibir kering yaitu dengan cara memberikan pelembab bibir. Ada banyak jenis bahan atau produk yang bisa digunakan untuk pelembab bibir misalnya madu, minyak zaitun, krim khusus bibir dan saya pribadi punya produk lip balm untuk memberikan kelembaban ekstra pada bibir saya.

Sebenarnya semenjak tidak bekerja, saya sudah tidak mempunyai stok lip balm karena menurut saya tidak terlalu penting. Jangankan punya stok lipbalm, punya lipstick saja seringnya rebutan untuk mainan anak. Tapi akhir – akhir ini bahkan sebelum puasa tiba, saya merasa butuh sesuatu untuk bibir saya supaya ketika dirumah pun bibir saya tetap terlihat lembab dan segar. Awalnya saya berniat untuk membeli lipstick dengan warna yang natural, tapi setelah di fikir – fikir masa sih saya mau setiap saat menggunakan lipstick? Even lipstick dengan warna natural.

Akhirnya pilihan saya jatuh pada lip balm dan saya cukup kebingungan untuk memilih produk lip balm karena biasanya beberapa merk lip balm yang dijual di dekat rumah saya kemasannya jar dan harus “dicolek” ketika digunakan, menurut saya itu kurang higienis. Setelah searching – searching saya langsung jatuh cinta pada produk Wardah Everyday Fruity Sheer Lip Balm Strawberry. Lip balm wardah ini memang sudah pernah saya pakai beberapa tahun ke belakang dan saya suka sekali dengan lip balm wardah, hanya saja dulu kemasannya masih menggunakan tube sementara sekarang sudah berbentuk stick seperti lipstick. Saya juga kurang tahu pasti apakah produk Wardah Everyday Fruity Sheer Lipbalm ini merupakan upgrade dari produk lip balm Wardah versi terdahulu atau memang kedua produk ini adalah produk yang berbeda.

Tanpa fikir panjang saya langsung order lip balm wardah ini kemudian mencobanya. Packaging lip balm Wardah ini saya suka sekali bila dibandingkan dengan lip balm versi sebelumnya yang menggunakan jar. Kemasan stick seperti ini selain lebih mudah digunakan, lebih bersih juga sangat praktis dibawa kemana – mana. Untuk aromanya memang “khas” lip balm wardah yang manis, wangi, apalagi saya ambil variant strawberry. Sementara untuk efek melembabkan, lip balm wardah ini memang benar –benar melembabkan tanpa rasa “eneg” di bibir. Saya pernah mencoba beberapa lipbalm yang efek moistnya itu lebay dan bikin eneg. Tapi lip balm wardah ini benar – benar melembabkan tapi tetap enak di bibir, kok! Untuk variant dari lip balm wardah ini ada 2 variant yaitu strawberry dan grape.

Setelah dipakai di bibir, selain melembabkan juga memberikan efek glossy tapi tidak berminyak.  Yup, efek dari menggunakan produk Wardah Everyday Fruity Sheer Lip Balm ini memang bibir terasa sangat lembab, sesuai dengan klaim dari produk tersebut yang mampu melembabkan bibir hingga 8 jam. Sementara untuk warna setelah dioleskan di bibir, memang sangat sheer sesuai dengan nama produknya yaitu Wardah Everyday Fruity Sheer Lipbalm. Over all saya suka sekali dengan lipbalm wardah ini dan saya sangat merekomendasikan untuk kalian yang mengalami bibir kering selama berpuasa. Sementara untuk harga dari lip balm Wardah ini benar – benar terjangkau hanya 20 ribuan saja, murah kan? Untuk kalian yang mau membeli Wardah Everyday Fruity Sheer Lip Balm ini secara online bisa klik disini




Daftar Aplikasi Yang Sangat Membantu Untuk Tetap Produktif Meski #DirumahAja



Semenjak diterapkannya physical distancing berkaitan dengan pandemi Covid-19, hampir semua kegiatan kita dilakukan didalam rumah. Tapi, bersykurlah kita hidup di zaman yang sudah melek teknologi ini. Meski masih ada beberapa wilayah yang mungkin saja belum tersentuh jaringan internet, namun pada umumnya masyarakat Indonesia sudah tidak asing lagi dengan internet. Kebutuhan masyarakat Indonesia akan koneksi internet di zaman modern ini memang sudah seperti kebutuhan akan bahan pokok. Hampir semua kalangan butuh koneksi internet karena memang peranan internet yang selalu ada di setiap aktifitas kita. Saat pandemi seperti ini peran internet semakin terasa karena banyak pekerjaan dan aktifitas kita yang dikerjakan dengan bantuan aplikasi yang tentunya menggunakan koneksi internet. Berikut beberapa aplikasi yang sangat bermanfaat dan membantu kita tetap produktif ketika #DirumahAja.

1.      Aplikasi Berita


Semua stasiun televisi selalu ada acara berita, namun tidak dipungkiri bahwa update berita melalui media online sangatlah cepat. Apalagi membaca berita secara online bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun hanya dengan satu sentuhan jari. Portal berita favorit saya diantaranya detik.com, kompas.com dan sindonews.com. Semua portal tersebut bisa diakses melalui website atau aplikasi di handphone.
2.      Aplikasi resep masakan


Aplikasi resep masakan sangatlah bermanfaat bagi kita sebagai referensi untuk mencoba berbagai menu baru atau sekedar mengetahui perpaduan bumbu untuk suatu masakan. Salah satu aplikasi resep masakan yang cukup populer yaitu cookpad, aplikasiya simple tapi informatif. Aplikasi ini punya versi gratis dan berbayar. Meski saya pakai aplikasi versi gratisnya tapi bagus, kok.
3.      Aplikasi Menonton Film

Sejujurnya saya bukanlah “penggila” film, tapi biasanya saya menonton film untuk mengisi waktu luang atau sekedar quality time bersama suami. Banyak “cara” kita menonton film salah satunya yaitu melalui youtube, tapi yang saya kurang suka dari youtube terkadang film yang diupload tidak sesuai cover. Biasanya si youtuber hanya menggunakan foto film yang sedang viral untuk menarik viewer supaya rating channel youtubenya naik. So, saya lebih suka nonton film melalui aplikasi menonton salah satunya yaitu Iflix. Selain iflix tentunya masih banyak lagi aplikasi menonton film yang memberikan kita pilihan mau menonton secara gratis atau berbayar, pastinya jika kita memilih versi berbayar akan lebih banyak mendapatkan keuntungan contohnya film – film yang disajikan lebih banyak daripada versi gratisan.
4.      Aplikasi Belanja Online


Aplikasi belanja online sangat bermanfaat ketika pandemi yang mengharuskan saya lebih banyak dirumah, dengan aplikasi belanja online saya tidak perlu ke supermarket untuk berbelanja kebutuhan bulanan seperti sabun, shampo, susu dan lain – lain. Aplikasi belanja online favorit saya untuk berbelanja kebutuhan rumah tangga adalah JD.ID. Saya sangat suka berbelanja di JD.ID karena produknya komplit dan berlaku free ongkir dengan minimum pembelian tertentu. Sementara untuk berbelanja pakaian, mainan dan barang – barang lainnya saya lebih suka berbelanja di Shopee karena pilihan tokonya lebih banyak dengan harga yang lebih variatif.
5.      Aplikasi Chatting


Aplikasi chatting sudah pasti penting untuk tetap bisa menjalin silaturahmi selama pandemi. Banyak sekali aplikasi chatting yang bisa kita pilih dan sesuaikan fiturnya dengan kebutuhan kita, namun yang cukup familiar dan bisa digunakan oleh semua kalangan adalah whatsapp. Pemakaiannya mudah, loadingnya ringan, loginnya mudah hanya menggunakan nomor handphone serta fiturnya lengkap selain untuk chatting bisa juga untuk video call, send attachment berupa gambar, video, audio, dan lain – lain.
6.      Aplikasi Perbankan


Aplikasi perbankan sangat memudahkan kita untuk melakukan transaksi finansial dari handphone atau laptop. That’s mean kita tidak perlu sering – sering pergi keluar rumah untuk sekedar transfer di mesin ATM, kan?

Aplikasi – aplikasi tersebut benar – benar sangat bermanfaat bagi saya terutama selama pandemi ini sehingga saya tidak merasa ruang gerak saya terbatas. Aplikasi – aplikasi diatas hanyalah contoh dari sekian banyak aplikasi serupa dan sudah saya sesuaikan dengan kebutuhan saya. Beda orang, beda kebutuhan, beda pula aplikasi yang diperlukan untuk menunjang kesehariannya terutama selama pandemi ini. So, mari maksimalkan penggunaan web dan aplikasi untuk tetap produktif selama pandemi !


#BPNChallengeDay10

Baca juga : Cara Seru Menikmati Waktu #DirumahAja



#BPNChallengeDay10

Keluar Rumah Saat Pandemi? Jangan Lupa Pakai Masker, Ya!




     Kemarin, anak saya dibawa oleh neneknya ( ibu saya ) ke toko sembako dan kebetulan anak saya yang berusia 2 tahun sudah paham kalau mau keluar harus pakai masker. Alhasil dia ikut ke toko tersebut dengan menggunakan masker dan katanya ketika di toko anak saya ditanya oleh pemilik toko. 
“Neng, sieun corona nya nganggo masker? ( Neng, takut corona ya pakai masker? )”. tanya pemilik toko
      Mendengar cerita tersebut saya pun hanya tersenyum. Entah pertanyaan tersebut serius atau hanya guyonan tapi memang terkesan menyepelekan pandemi Covid-19 ini dan mengabaikan anjuran pemerintah untuk menggunakan masker saat keluar rumah. Sesuai anjuran WHO, pemerintah Indonesia mewajibkan seluruh masyarakatnya menggunakan masker jika keluar rumah ( sumber : kompas.tv ). Hal tersebut merupakan langkah preventif yang sudah semestinya dipatuhi oleh seluruh masyarakat Indonesia mengingat pandemi Covid-19 masih ada dan entah kapan akan berakhirnya.
      Awalnya anjuran menggunakan masker tidak terlalu dikampanyekan dimana – mana, bahkan saya sering melihat dan membaca bahwa anjuran menggunakan masker hanya untuk orang sakit. Namun  per tanggal 05 April 2020 pemerintah mengeluarkan aturan wajib memakai masker bagi siapapun yang keluar rumah ( sumber : Detik Health ). Seperti kita ketahui bersama bahwa media penyebaran Covid-19 adalah melalui percikkan cairan yang keluar dari mulut atau hidung. Maka ketika yang sakit menggunakan masker artinya menghalangi virus untuk tidak menyebar ke orang lain dan ketika yang tidak sakit menggunakan masker itu artinya menjaga percikkan cairan dari orang lain agar tidak terhirup olehnya. Meski sudah banyak edukasi mengenai bagaimana caranya Covid-19 menyebar namun tidak semua orang menyadari pentingnya menjaga jarak terutama ditempat umum selama pandemi ini. Jadi cukup menyeramkan juga jika ditengah pendemi seperti ini orang - orang belum sadar betul pentingnya menjaga jarak ditambah tidak menggunakan masker.
    Saya dan keluarga pun tadinya tidak punya banyak stok masker. Masker kain hanya punya beberapa sementara masker sekali pakai ( masker medis ) tidak punya sama sekali karena harganya selangit dan cukup sulit didapatkan. Tapi semenjak pemerintah mewajibkan seluruh masyarakat menggunakan masker barulah kami berfikiran untuk stok beberapa masker kain mengingat masker kain harus sering dicuci, jadi kalau cuma punya 1 atau 2 saja rasanya masih kurang. By the way masker yang keluarga kami pakai adalah masker produksi MA Assyafiiyyah Sukaraja – Majalengka. Masker ini merupakan masker 2 ply yang bisa diselipkan tisu didalamnya. Untuk tanya – tanya atau pemesanan masker ini bisa klik disini dan Insyaallah nanti saya akan membuat postingan khusus mengenai masker.
       Lalu, apakah masker kain efektif untuk mencegah penyebaran Covid-19? Davies et al melakukan penelitian di Inggris menyatakan bahwa efektivitas masker kain buatan rumah untuk menyaring partikel berukuran 0,06 - 1 mikron sebesar 71% sementara untuk partikel besar sebesar 79%. ( sumber : Detik Health ). So, jika dibandingkan dengan masker medis tentu saja masih jauh lebih baik menggunakan masker medis namun perlu diingat bahwa ketersediaan masker medis semakin sulit sementara masker medis banyak dibutuhkan oleh tim medis yang “berperang” secara langsung menghadapi Covid-19.
       Jadi, untuk kita yang bukan non medis sudah cukup menggunakan masker kain asal sering dicuci terutama setelah dipakai bepergian keluar rumah. Untuk mendapatkan masker kain pun tidak susah karena  penjual masker kain sudah menjamur dimana – mana semenjak pandemi ini. Alhamdulillah, dengan membeli barang dagangan mereka sama artinya kita memberikan rezeki kepada mereka ditengah pandemi yang menyebabkan kesulitan ekonomi hampir pada seluruh lapisan masyarakat. Selain itu dengan menggunakan masker saat keluar rumah itu artinya kita juga ikut membantu pemerintah dalam memerangi pandemi ini agar segera berlalu. Pandemi ini musibah bersama, jadi bukan hanya satu dua orang yang harus sadar tapi semuanya.
       Menggunakan masker saat keluar rumah merupakan salah satu langkah preventif untuk mencegah penyebaran Covid-19 namun semuanya tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya kesadaran dari semua orang. Si sakit harus menyadari bahwa dirinya bisa saja menularkan penyakit ke orang lain. Si sehat pun perlu menyadari bahwa belum tentu semua orang disekitarnya menyadari pentingnya menggunakan masker sehingga bisa saja batuk dan bersin sembarangan. Solusinya adalah si sakit dan si sehat sama – sama menggunakan masker. Namun meski sudah menggunakan masker tapi tetap harus menjaga jarak demi keamanan, ya! Sementara untuk kalian yang punya rezeki lebih, yuk bantu sesama dengan membagikan masker gratis agar semua masyarakat Indonesia bisa beraktifitas dengan lebih tenang karena menggunakan masker.
        Keluar rumah saat pandemi? Jangan lupa pakai masker, ya!


#BPNChallengeDay4

Tentang COVID-19



COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis coronavirus jenis terbaru. COVID-19 pertama kali ditemukan ketika terjadi wabah di Wuhan, Tiongkok pada bulan Desember 2019. Coronavirus menyebabkan infeksi saluran pernafasan pada manusia mulai dari batuk pilek hingga penyakit yang kebih serius. Sumber : www.who.int.

Gejala klinis seseorang terkena COVID-19 adalah demam, batuk pilek, gangguan pernafasan, sakit tenggorokan dan letih lesu. Sumber : www.kemkes.go.id. Meski tidak semua orang yang memiliki gejala klinis seperti yang disebutkan diatas, tapi kita harus tetap waspada karena pada beberapa orang  yang terpapar COVID-19 tidak menimbulkan gejala apapun namun tetap beresiko menularkan kepada orang lain.

COVID-19 menyebar melalui percikan – percikan dari hidung atau mulut yang keluar saat orang yang terkena COVID-19 bersin, batuk atau mengeluarkan nafas. Selain terhirup langsung oleh orang lain yang ada disekitar orang yang terkena COVID-19, percikan – percikan ini bisa saja tidak langsung mengenai orang lain melainkan melalui benda dan permukaan sekitar. Orang sehat yang menyentuh benda atau permukaan tersebut kemudian menyentuh mata, mulut, hidung kemungkinan akan terjangkit COVID-19.

Berdasarkan cara penyebaran COVID-19 yang sudah dipaparkan diatas, berikut langkah untuk mencegah penybaran COVID-19 berdasarkan website resmi Kementrian Kesehatan Republik Indonesia :
1.      Rajin mencuci tangan
Semenjak COVID-19 mewabah di Indonesia, handsanitizer menjadi barang yang sangat mahal dan langka. Padahal, pemerintah menganjurkan untuk mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Lalu, apakah penting penggunaan handsanitizer? Menurut saya penting jika mobilitas kita cukup tinggi dan sering berada diluar rumah. Handsanitizer jadi solusi saat tangan sudah menyentuh barang atau permukaan yang mungkin disentuh juga oleh banyak orang dan kita cukup jauh dari kamar mandi atau wastafel. Tapi, saat kita menghabiskan banyak waktu dirumah, saya rasa masih jauh lebih efektif mencuci tangan dengan sabun.
2.      Menggunakan masker
Masker sangat berguna bagi orang sakit saat pandemik corona seperti sekarang ini agar percikan – percikan yang berasal dari mulut dan hidung yang diduga menjadi salah satu media penyebaran COVID-19 tidak terkena ke orang lain. Namun akhir – akhir  pemerintah mewajibkan semua masyarakat pakai masker saat keluar rumah demi menekan angka penyebaran COVID-19.
3.      Meningkatkan sistem imun tubuh
Pentingnya mengonsumsi makanan dengan kandungan gizi yang seimbang dan memperbanyak konsumsi buah dan sayur serta air putih merupakan salah satu upaya mencegah menyebaran COVID-19 yang mana dengan mengonsumsi makanan yang bergizi artinya memberikan makanan yang baik untuk tubuh kita sehingga system imun kita akan meningkat. Jangan lupa juga untuk berolahraga, ya!
4.      Diam dirumah
Dengan diam dirumah itu artinya membatasi kontak dengan orang lain. Tapi, saya yakin tidak semua orang bisa total diam dirumah selama pandemik ini mengingat kita masih butuh pergi keluar rumah misal berbelanja terutama bahan makanan dan kebutuhan sehari – hari lainnya. So, menurut saya keluar rumah masih boleh dengan catatan untuk keperluan yang urgent saja. Jadi, jika hanya sekedar "ngopi – ngopi cantik" di cafe lebih baik ditunda dulu.

Hingga saat ini masih simpang siur mengenai penemuan obat untuk mengobati virus COVID-19, namun banyak diberitakan bahwa dibeberapa negara sedang diadakan penelitian untuk vaksin dan pengobatan virus ini. Maka sejauh ini orang yang terkena COVID-19 akan diisolasi selama 14 hari berkaitan dengan masa inkubasi virus tersebut yang berlangsung selama 14 hari.

Sementara untuk data penyebaran COVID-19 di Indonesia yang diambil dari website resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana per tanggal 20 April 2020, ada pada gambar dibawah ini.


Untuk mendapatkan update terbaru mengenai COVID-19 baiknya mencari informasi dari website resmi seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana disini, Kementrian Kesehatan Indonesia disini, atau di World Health Organization disiniMari sama – sama menjaga diri dan sekitar agar COVID-19 tidak semakin menyebar. Semoga pandemik ini segera berlalu.


#BPNChallengeDay1