7 Tips Belanja Bulanan Hemat Ala Ibu Rumah Tangga

tips belanja bulanan hemat ala ibu rumah tangga 

Halohaaa.. Sudah akhir bulan nih, buat ibu - ibu yang gajian atau suaminya gajian awal bulan, pasti sudah ancang - ancang dong nanti gajian mau apa aja? Kalau saya sih mau shopping. Semenjak punya anak, saya mengalami pergeseran makna shopping. Dulu, shopping atau berbelanja itu ya happy - happy, seneng - seneng, cuci mata gitu. Sekarang, berbelanja ya dalam rangka memenuhi kebutuhan. Sebagai seorang istri yang sering disebut manager keuangan dalam rumah tangga, tentu saja saya harus bijak ketika belanja bulanan agar belanja bulanan tetap hemat tanpa kebablasan.

Kebablasan? Ya, saya yakin ibu - ibu pasti sering banget kebablasan belanja. Niat mau beli apa, dapatnya apa. Saya pun pernah mengalami itu, tapi seiring berjalannya waktu saya banyak belajar dari pengalaman. Memang sih, hidup itu harus dinikmati. Tapi, bukan berarti kita jadi nggak bijak dalam menggunakan uang. Nah, berikut beberapa tips belanja bulanan hemat ala ibu rumah tangga versi saya.

7 Tips Belanja Bulanan Hemat Ala Ibu Rumah Tangga

1. Buat Skala Prioritas

tips belanja bulanan hemat ala ibu rumah tangga

Tips belanja bulanan hemat yang pertama yaitu membuat skala prioritas. Berbicara soal skala prioritas, tentunya setiap orang punya skala prioritas yang berbeda - beda. Dengan skala prioritas kita jadi tahu mana yang harus “dibelanjakan” lebih dulu. Kalau saya sih biasanya urutan pertama itu kebutuhan anak. Jadi, nggak apa - apa deh kami sebagai orangtua mengalah dulu yang penting anak tidak merasa kekurangan. Tsaaaah…

Lalu, kalau liburan atau jalan – jalan bisa masuk skala prioritas yang pertama? Bisa, tergantung orangnya. Ada sebagian orang yang memang punya budget khusus untuk travelling.

2. Cek Stok Di Rumah Sebelum Berbelanja

tips belanja bulanan hemat ala ibu rumah tangga

Tips belanja bulanan hemat yang kedua yaitu mengecek stok barang/bahan yang ada dirumah sebelum pergi berbelanja. Yups, wajib banget lho melakukan screening terlebih dahulu terhadap stok yang ada dirumah. Ibu – ibu kan biasanya kalap ya kalau belanja, main ambil – ambil aja. Eh, ternyata barang yang diambil masih ada sisa dirumah. Nah lho, lumayan kan bisa dialokasikan untuk pos lain yang lebih penting?

3. Buat List Belanjaan

tips belanja bulanan hemat ala ibu rumah tangga

Tips belanja bulanan hemat yang ketiga yaitu membuat list belanjaan. Nah, setelah mengetahui apa saja yang harus dibeli, jangan lupa dicatat ya! Nggak ada aturan baku harus mencatat di kertas atau di handphone, bebas. Atau kalau merasa mampu, catat diluar kepala pun boleh kok. Hihihi… Yang terpenting kita tahu barang apa saja yang akan dibeli. Karena saya sadar isi fikiran saya sudah banyak dan njelimet, saya memilih untuk mencatat barang apa saja yang akan dibeli.

4. Jangan Tergoda Diskon

tips belanja bulanan hemat ala ibu rumah tangga

Tips belanja bulanan hemat yang keempat yaitu jangan tergoda diskon. Aduuuh, perempuan mana yang nggak suka diskon? Benar - benar harus kuat iman ya, kan? Ingat lho ibu - ibu, nggak semua barang diskon itu murah. Terkadang seller atau toko hanya memanfaatkan “harga coret” untuk menarik perhatian calon pembeli. Meski  ada juga seller atau toko yang benar - benar mengadakan diskon, misalnya untuk tujuan promosi atau cuci gudang. So, harus sering - sering cek harga di beberapa seller atau toko ya supaya tidak tertipu diskon. Satu lagi yang paling penting, barang yang sedang diskon itu kita butuh nggak? Kalau nggak, kenapa harus dibeli?

5. Tentukan Lokasi Berbelanja

tips belanja bulanan hemat ala ibu rumah tangga

Tips belanja bulanan hemat yang kelima yaitu menentukan lokasi berbelanja. Setelah tahu barang apa saja yang akan dibeli, langkah selanjutnya yaitu menentukan lokasi berbelanja. Kalau bisa berbelanjalah  di satu tempat. Selain hemat transport, juga hemat waktu. Apalagi bagi ibu yang punya anak balita seperti saya, rasanya ribet juga deh pindah - pindah tempat belanja. Kalau apa yang kita butuhkan tidak ada disatu tempat, pilih yang terdekat. Jangan sampai kita mengejar barang tertentu yang jaraknya lumayan jauh dari tempat belanja awal, padahal beda harganya cuma 5 ribu sampai 10 ribu. Iya sih murah, padahal kalau dihitung – hitung kan ada biaya transport juga. Bagi yang membawa kendaraan pribadi memang sering merupakan hal sepele ini karena tidak mengeluarkan biaya untuk ongkos kendaraan umum.

Hal ini juga berlaku ketika berbelanja online. Sebisa mungkin saya mencari toko yang menyediakan paling banyak barang yang saya butuhkan. Meski di berbagai marketplace biasanya menggembor - gemborkan program free ongkir, tapi biasanya tidak 100% free ongkir, ada syarat tertentu. Misalnya harus menggunakan voucher ongkos kirim yang vouchernya dibatasi, harus ada minimum belanja bahkan ada juga yang mensyaratkan jenis pembayaran tertentu untuk bisa menikmati fasilitas free ongkir. Oh ya, marketplace favorit saya untuk berbelanja online adalah JD.ID karena seperti supermarket online. Jadi saya cukup checkout satu kali disana, ada free ongkir dengan minimum pembelian 90 ribu juga lho! 

6. Tentukan Waktu Berbelanja

tips belanja bulanan hemat ala ibu rumah tangga

Tips belanja bulanan hemat yang keenam yaitu menentukan waktu berbelanja. Yaelah… mau belanja ribet amat, yang penting kan bawa uang? Karena kita sedang membahas belanja bulanan hemat, tentunya harus mempertimbangkan berbagai aspek termasuk aspek waktu. Seperti pernah saya tulis dibawah ini


Bahwa salah satu tips mengatur keuangan rumah tangga supaya tidak boros adalah dengan mengurangi makan/jajan diluar. 

Ketika akan berbelanja biasanya kami makan dulu dirumah kemudian pergi. Jika tidak memungkinkan, kami memilih pergi belanja yang waktunya masih sangat jauh dengan jadwal makan kami. Jadi, saat jam makan tiba biasanya kami sudah pulang kembali ke rumah dan makan dirumah. Ya, kalaupun ketika belanja pingin jajan paling sekedar beli cemilan.

Dengan menentukan waktu berbelanja, saya pun jadi lebih hemat waktu karena saya punya target untuk menyelesaikan kegiatan belanja saya.  So, saya nggak mondar - mandir nggak jelas di tempat belanja yang akhirnya bikin kalap mata deh.

7. Jangan Buang Nota Belanja

tips belanja bulanan hemat ala ibu rumah tangga

Tips belanja bulanan hemat yang ketujuh yaitu jangan buang nota belanja. Yas, meski cuma ibu rumah tangga tapi urusan pengarsipan nggak boleh kalah dong sama yang kantoran? Hahahah.. Fungsinya apa sih nyimpen nota belanja? Tentu saja untuk evaluasi keuangan kita selama sebulan, kebetulan pemasukan kami memang bulanan. Buat kalian yang pemasukkannya harian dan punya cara sendiri dalam mengatur keuangan, boleh ceritakan di kolom komentar ya! By the way saya biasa simpan nota belanja setidaknya 2 – 3 bulan. Ini sangat bermanfaat ketika saya membuat catatan keuangan atau sekedar ingin tahu harga barang tertentu yang pernah saya beli akhir – akhir ini. Kalau belanja online sih ada jejak digitalnya, tapi kalau belanja offline

Itulah 7 tips belanja bulana hemat ala ibu rumah tangga versi saya. Nah, kalau tips hemat belanja versi ibu – ibu apa aja nih? Sharing dong!


Jangan Mimpi Dapat Uang Dari Ngeblog!

JANGAN MIMPI DAPAT UANG DARI NGEBLOG

Setiap orang pasti bisa menulis dan setiap orang berhak untuk punya hobi menulis, termasuk saya. Ya, terlepas tulisan saya sangat sederhana bahkan acak - acakan, maklum saja karena saya bukan penulis. Bagi saya, menulis merupakan salah satu bentuk self healing apalagi ketika kesal dan marah. Semua rasa kesal pasti tercurah lewat tulisan.

Kalau penulis, mereka menulis kemudian menerbitkan buku. Lah, saya yang bukan siapa - siapa menulis dimana dan untuk siapa? Jawabannya adalah menulis diblog pribadi. By the way blogger favorit saya dulu adalah Dwi Larasati Putri, pokoknya sering banget mampir ke blog beliau karena hijab dan style fashion yang beliau pakai begitu hits pada zamannya. Hahahha… Kalau blog yang selalu saya kunjungi untuk mencari review make up dan skincare ya Racun Warna Warni. hahaha…

Jujur, dari pertama mengenal blog nggak pernah kebayang apa - apa. Pokoknya nulis diblog, udah gitu aja. Kalau sekarang selain sebagai tempat saya belajar menulis, saya juga punya mimpi agar bisa mendapatkan "sesuatu" dari ngeblog. Sesuatu disini luas sekali maknanya, bisa prestasi, bisa juga kepuasan sendiri dan nggak dipungkiri saya juga ingin bisa dapat uang dari ngeblog. Intinya, saya ingin lebih produktif dengan ngeblog seperti pernah saya tulis disini bahwa produktif nggak melulu soal uang.

Oke, saya mau cerita sedikit dulu tentang fase - fase ngeblog saya dari dulu hingga sekarang.

Fase fase Ngeblog Dari Dulu Sampai Sekarang

a. Awal Mengenal Blog

Saya mulai mengenal blog ketika SMA sekitar tahun 2008. Pada waktu itu saya dan teman saya ditunjuk oleh sekolah untuk mengikuti blog competition antar SMA se - kabupaten Majalengka. Dibawah bimbingan guru TIK saya Heru Ruhanda, saya mulai mengenal blog dari 0. Menang? Tentu saja kalah dan boro - boro dapat uang dari ngeblog yang ada saya malu.hihihi…. Saya malu karena tidak bisa maksimal mengikuti lomba, maklum saja saat itu saya benar - benar baru mengenal blog padahal materi yang dilombakan adalah membuat blog di blogger mulai dari 0. Kalau dilakukan sekarang, nggak sesulit pada waktu itu. Hahaha

b. Ngeblog Sambil Kuliah

Setelah lulus SMA pada tahun 2010, saya melanjutkan pendidikan di salah satu universitas swasta di kota saya dan mengambil jurusan Agribisnis. Untuk mengisi waktu luang saya mencoba menulis diblog, apapun itu. Bahkan saya punya beberapa blog yang isinya nggak seberapa banyak. Pada waktu itu saya benar  - benar hanya paham membuat postingan diblog dan mengganti tema dengan tema bawaan blogger. Saya belum paham bagaimana merubah tampilan blog, membuat tulisan yang baik apalagi SEO. Tapi, saya sudah sering baca tentang bagaimana orang - orang bisa dapat  uang dari ngeblog.

c. Ngeblog Sambil Kerja

Setelah lulus kuliah saya langsung bekerja di distributor operator seluler. Di sela - sela waktu luang bekerja saya selalu menulis. Saya masih menulis tanpa irama yang jelas. Pokoknya pada saat ingin menulis, saya akan tuangkan itu kedalam postingan blog. Pada saat itu saya mulai kenal domain, template blog premium, SEO dan berbagai istilah blogging lainnya. Semua itu saya pelajari sendiri, hasil baca - baca tutorial dari om google. Paham? Sedikit sih, seringnya saya pusing! Hahahaha. Tapi, dengan tulisan saya yang acak - acakan dan sangat apa adanya ternyata ada salah satu postingan saya yang masih ramai pengunjung sampai sekarang, yaitu tentang Cara Berhenti Berlangganan Kartu Halo. Kadang saya suka geli sendiri kalau baca postingan itu.

Sambil bekerja, saya juga merintis online shop dan sudah mencoba beli beberapa domain untuk produk yang saya jual. Hasilnya alhamdulillah bisa nambah - nambah uang saku. Tapi, pada saat itu memang fokus utama saya adalah bekerja. Jadi, ngeblog dan online shop nggak seserius blogger lain yang mungkin sekarang sudah bisa mendapatkan uang dari ngeblog. Padahal saat itu secara nggak sadar, saat itu saya sudah bisa dapat uang dari ngeblog lewat online shop saya ya kan? 

d. Ngeblog Setelah Resign Dan Menjadi Ibu Rumah Tangga

Menjelang resign sebagai pekerja karena akan melahirkan dan fokus mengurus anak, saya mulai kefikiran untuk fokus ngeblog. Nggak tahu deh pokoknya baru kefikiran aja sampai banyak postingan diblog saya yang cukup alay saya hapus. Ya, pengen aja gitu filter postingan. Kemudian saya  diingatkan oleh sesama teman online shop yang kebetulan bantu membuat landing page untuk online shop saya dulu, beliau memang saya berikan akses untuk membuka blog saya. Dia seperti heran dan kaget melihat pengunjung blog yang lumayan banyak. Mungkin beliau heran karena dengan konten blog yang ala kadarnya itu pengunjungnya banyak juga dan beliau menyarankan untuk daftar google adsense. By the way, jangan bandingkan jumlah pengunjung saya dengan para blogger lain, sudah pasti jauh perbedaannya. Hihiihihi

Iseng iseng daftar google adsense dan ternyata diterima juga lho gaes!

Sudah Dapat Uang Dari Ngeblog, Belum?

                                     JANGAN MIMPI DAPAT UANG DARI NGEBLOG

Ketika mendengar google adsense, sebagian orang pasti langsung membayangkan gurih - gurih nyoy dapat uang dari ngeblog dan gajian tiap bulan dari mbah google. Itu pun jadi salah satu mimpi terbesar saya. Tapi, untuk sampai kesana memang nggak semudah membalikkan telapak tangan. Kalau ditanya sudah dapat uang dari ngeblog? Jawabannya sudah, contoh nyata adalah saldo google adsense saya yang saya pun malu untuk menyebutkannya. Hahhaha.. Selain itu, dulu pun saya pernah diajak kerjasama oleh salah satu aplikasi kesehatan untuk tanam backlink mereka di postingan blog saya. Ya, kebetulan aja sih itu adik kelas saya kerja di aplikasi tersebut. Hihihihi… Lumayan lah bisa buat beli pulsa.

Beberapa waktu yang lalu saya pun pernah dikontak melalui email entah sengaja atau random by system oleh salah satu brand skincare untuk kerjasama. Kami sempat balas – balasan email mengenai bentuk kerjasama dan penawaran harga. Namun surat menyurat elektronik itu ternyata berhenti setelah pihak mereka meminta laporan google search console saya. Wah, pasti blog saya belum sesuai standar mereka. Hehhehe

Sedih? Nggak! Justru saya jadikan motivasi untuk terus belajar menulis diblog. Sering – sering berkunjung ke blog – blog senior juga salah satu cara untuk menambah wawasan saya dalam dunia blogging. Sekarang, saya nggak pernah kefikiran dulu dapat uang dari ngeblog. Eh, kefikiran sih sebenarnya tapi nggak jadi goal utama.

Semakin sering berkunjung ke blog - blog senior, saya malah semakin merasa “receh” tulisan saya dan wajar saja jika belum ada yang melirik saya. Kalau kata mak Indah sih, semakin receh tulisan kita maka akan dibayar receh pula.

Baiklah, sekarang saya akan fokus belajar membuat konten blog yang baik dulu. Memperdalam ilmu blogging juga dan konsisten yang paling penting. Maklum lah sebagai IRT yang punya balita, mood ngeblog saya sering naik turun. Jadi, saat ini saya sering sounding ke diri saya sendiri untuk “Jangan Mimpi Dapat Uang Dari Ngeblog” karena PR saya untuk belajar masih banyak. Soal rezeki dari ngeblog, saya yakin Allah sudah tahu kapan waktu yang tepat.

JANGAN MIMPI DAPAT UANG DARI NGEBLOG
Yuk, yang mau sharing pengalamannya ngeblog boleh tulis dikomen ya!



3 Fungsi Citra Fresh Glow Coconut Nourish UV Multifunction Gel. Wajib Dibawa Kemana Aja!

fungsi citra fresh glow multifunction gel coconut

Sejak masih single, saya memang tergolong orang yang ribet. Kemana - mana harus lengkap dengan alat perang versi saya. Pokoknya saya harus tetap menemukan zona nyaman dimanapun saya berada. Termasuk urusan skincare. Kalau bepergian apalagi menginap, nggak boleh ketinggalan skincare

Namun semenjak punya anak saya merasa harus lebih ringkas ketika bepergian. Karena alat perang punya anak saja sudah segambreng. By the way, kemarin saya pergi menginap dirumah mertua. Dekat sih, masih dalam satu kota dan cukup menempuh jarak 30 menit perjalanan saja.

Oh ya, meski masih dalam satu kota tapi wilayah domisili saya dan mertua punya perbedaan cuaca yang lumayan ekstrem. Saya tinggal di daerah berhawa dingin, nggak pakai AC aja udah sejuk. Sementara mertua saya tinggal di daerah dengan hawa yang panas, maklum dekat dengan pabrik - pabrik.

Di cuaca seperti ini kulit saya biasanya kering parah, jadi wajib banget bawa pelembab untuk wajah dan tubuh. Tapiiiii... Rempong amat kalau saya harus bawa body lotion, pelembab wajah, belum night creamnya. Ehhh... Ada Citra Fresh Glow Coconut Nourish UV Multifunction Gel, dong! Sebelumnya saya pernah review produk yang sama dengan varian berbeda yaitu variant tomato

fungsi citra fresh glow multifunction gel coconut

Baik variant coconut maupun variant tomato, saya benar benar merasakan kalau produk ini memang multifungsi seperti namanya, multifunction gel. Istilahnya, dalam satu produk aja bisa dipakai untuk segala keperluan. Lho, emang apa saja sih fungsi dari Citra Fresh Glow Coconut Nourish UV Multifunction Gel ini?

1.Sebagai Pelembab Wajah

fungsi citra fresh glow multifunction gel coconut

Fungsi Citra Fresh Glow Coconut Nourish UV Multifunction Gel  yang pertama yaitu sebagai pelembab wajah. Yup, pelembab wajah sangat penting bagi saya. Bahkan lebih penting daripada make up. Mau make up sebagus dan semahal ( yaelah kan selama ini selalu beli make up murce ahahha ) apapun kalau kulit saya kering, nggak sehat, ambyar deh! Jadi, buat saya menggunakan pelembab adalah langkah awal, entah akan lanjut menggunakan make up atau cukup sampai pelembab saja. 

Sebenarnya penggunaan Citra Fresh Glow Coconut Nourish UV Multifunction Gel sebagai pelembab wajah sering saya mix dengan tone up cream ( dari brand lain ). Jadi, kalau saya ingin wajah saya sedikit ter-cover ya saya pakai tone up cream karena memang Citra Fresh Glow Coconut Nourish UV Multifunction Gel ini nggak meng-cover flek - flek hitam atau noda bekas jerawat. By the way, kalau nggak salah Citra juga punya produk tone up cream tapi saya belum coba.

Salah satu kandungan dari Citra Fresh Glow Coconut Nourish UV Multifunction Gel ini yaitu air kelapa yang berfungsi mencerahkan dan melembabkan wajah. Untuk efek melembabkan saya setuju, bahkan bila dibandingkan dengan variant tomato, variant ini lebih memberikan efek lembab dikulit saya. Tapi, kalau klaim dari produk ini bisa mencerahkan saya sih agak ragu. Eeee… ini review jujur lho ya. Emang produk ini dikulit saya nggak mencerahkan, tapi nggak bikin kusam. Tapi, produk ini memang menghidrasi kulit saya dengan baik. Kulit saya memang jauh terasa lebih segar. Jadi, kalau ditanya mengenai fungsi produk ini sebagai pelembab wajah? Saya kasih nilai 90% deh. Citra Fresh Glow Coconut Nourish UV Multifunction Gel ini melembabkan wajah tapi tetap ringan, nggak bikin wajah jadi berminyak lebay. Hahahah

2.Sebagai Body Lotion

fungsi citra fresh glow multifunction gel coconut

Fungsi Citra Fresh Glow Coconut Nourish UV Multifunction Gel yang kedua yaitu sebagai body lotion. Selain wajah, tubuh juga perlu pelembab lho! Apalagi saya tipe yang punya masalah cukup berat dibagian kulit tangan dan kaki. Yaahhh.. Kulit tangan dan kaki saya memang cukup kering, rentan bersisik dan pecah - pecah. Makanya body lotion nggak boleh saya skip dalam ritual harian saya. Bahkan saya bisa berkali kali apply body lotion terutama pada bagian tangan dan kaki.

Beruntungnya, produk Citra Fresh Glow Coconut Nourish UV Multifunction Gel ini bisa digunakan di wajah dan dibadan juga, lho. Jadi, menolong banget deh ketika bepergian nggak perlu banyak banyak bawa skincare. Seperti sudah disebutkan di point pertama, bahwa Citra Fresh Glow Coconut Nourish UV Multifunction Gel ini lebih memberikan efek melembabkan daripada mencerahkan. Saya memang lebih suka fungsinya sebagai pelembab dibanding pencerah wajah. That’s why saya lebih sering menggunakan Citra Fresh Glow Coconut Nourish UV Multifunction Gel untuk body lotion.

Jadi, untuk fungsi Citra Fresh Glow Coconut Nourish UV Multifunction Gel yang kedua ini saya sukaaa banget. Apalagi dengan kemasan yang besar yaitu 180 ml dan harga sangat terjangkau yaitu sekitar 20 ribuan, saya jadi nggak sayang kalau Citra Fresh Glow Coconut Nourish UV Multifunction Gel ini cepet habis karena sering dipakai.

3.Sebagai Sleeping Mask

fungsi citra fresh glow multifunction gel coconut

Fungsi Citra Fresh Glow Coconut Nourish UV Multifunction Gel yang ketiga yaitu sebagai sleeping mask. Sebagai seorang ibu rumah tangga yang menggunakan skincare sebagai sebuah kebutuhan, bukan karena saya seorang beauty blogger. Eaaaa... Saya cukup bingung membedakan night cream dengan sleeping mask. Kan sama - sama digunakan ketika tidur, ya nggak? Hihi. . Mungkin perbedaanya karena sleeping mask diapply agak banyak kali ya? Menyerupai masker gitu. Coba yang tahu perbedaan night cream dengan sleeping mask apa, boleh komen dibawah ya 

Untuk bisa merasakan manfaat Citra Fresh Glow Coconut Nourish UV Multifunction Gel ini, bersihkan wajah terlebih dahulu ya. Kemudian gunakan ke seluruh wajah secara merata. Oh ya, saya pakainya lebih tebal daripada ketika menggunakan night cream. Tapi jangan berlebihan juga, secukupnya saja. 

Hasilnya? Ulalalaaaa.. Setelah semalaman menggunakan produk ini, besoknya saya langsung merasakan kulit saya lebih kenyal dan segar. Yup, sesuai dengan klaim produk yang mengandung 20x vitamin B3 dan collagen yang berfungsi membuat kulit terasa kenyal dan bercahaya.

Serius deh, saya benar benar rutin menggunakan Citra Fresh Glow Coconut Nourish UV Multifunction Gel sebagai sleeping mask. Jadi, saya nggak punya stok masker wajah lain untuk saat ini karena maskeran versi saya ya dengan Citra Fresh Glow Coconut Nourish UV Multifunction Gel. Kalau untuk night cream saya memang pakai dari brand lain.

fungsi citra fresh glow multifunction gel coconut

Nah, itulah 3 fungsi Citra Fresh Glow Coconut Nourish UV Multifunction Gel bagi saya pribadi. Kalau ibu ibu, suka dipakai apa tuh Citra Fresh Glow Coconut Nourish UV Multifunction Gel  nya? Oh ya, kalau ditanya suka nggak dengan produk Citra Fresh Glow Coconut Nourish UV Multifunction Gel? Saya jawab suka, suka banget malah!

Untuk benar benar diaplikasikan sehari hari sebagai 3 fungsi sekaligus sih nggak, karena seperti sudah disebutkan diatas ada beberapa produk yang sudah rutin saya gunakan sebagai skincare. Tapi, kalau Citra Fresh Glow Coconut Nourish UV Multifunction Gel sudah habis saya pasti akan repurchase, mungkin saya akan coba variant aloe vera. Pokoknya, Citra Fresh Glow Coconut Nourish UV Multifunction Gel harus selalu ada di rumah untuk jaga jaga kalau bepergian nggak usah bawa banyak skincare, cukup bawa satu produk tapi bisa mendapatkan 3 fungsi sekaligus.

Bu ibu, sudah coba variant Citra mutifunction gel yang mana nih?

Baca juga Review Citra Fresh Glow Multifunction Gel Tomato



Anak Susah Makan Nasi? Coba Resep Creamy Spagheti!

 

ANAK SUSAH MAKAN NASI? COBA RESEP CREAMY SPAGHETI

Intensitas saya share aktifitas melalui Instagram atau facebook memang tidak seintens saya share di status whatsapp. Saya merasa lebih butuh privacy aja semenjak punya anak. Masih suka kok posting di instagram atau facebook tapi saya lebih pilih pilih. Kalau untuk whatsapp saya merasa lebih bebas karena kontak yang saya save pun terbatas.

Karena sekarang saya full dirumah as ibu rumah tangga bahagia, aktifitas yang saya share kebanyakan adalah aktifitas bersama anak. Ketika saya share video atau foto anak saya yang sedang makan, banyak sekali yang berkomentar dengan memberikan pujian karena anak saya suka sayur, makannya lahap dan nggak pilih – pilih.

Alhamdulillah, anak saya memang tergolong lahap. Sayur suka, protein suka, ngemil pun hayuk. Tapi, bukan berarti saya tidak mengalami fase ketika anak susah makan atau bahasa kerennya GTM ( Gerakan Tutup Mulut ). Sebagai USA alias Urang Sunda Asli, masalah terberat susah makan anak adalah ketika anak susah makan nasi. Yay, saya yakin ibu ibu diluar sana pun merasa ketika anak susah makan nasi, akan jadi beban fikiran. Maklum lah, disini mah kalau belum makan nasi ya belum makan namanya.

Padahal ketika anak susah makan nasi, ya nggak apa – apa deh makan apa aja yang penting sumber karbohidrat  terpenuhi. Ingat, karbohidratnya ya bukan nasi nya! Wkwkwk… Ya daripada dipaksa makan nasi malah berujung nggak mau makan semua menu, kan lebih repot.

Harus Bagaimana Ketika Anak Susah Makan Nasi?

Jika fase anak susah makan nasi terjadi berkepanjangan, jujur kalau saya sih agak repot karena ya saya makan sumber karbohidrat memang dari nasi. Saya juga nggak punya pengalaman menghadapi anak susah makan nasi berkepanjangan. Karena diluar sana saya sering lho dengar anak yang susah makan nasi sejak kecil dan berlanjut sampai dewasa. Tapi jika anak sesekali menolak makan nasi, boleh disimak tips menghadapi anak yang susah makan nasi dibawah ini.

a. Jangan dipaksa

      Yup, semakin dipaksa anak akan semakin trauma. Kita sebagai orang dewasa, suka nggak kalau dipaksa – paksa? Saya yakin nggak!

b. Sounding

    Yes, sepele tapi efektif. Saya selalu sounding apapun ke anak termasuk ketika anak susah makan nasi. Saya coba jelaskan bahwa boleh lah sekarang nggak makan nasi, misal dia cuma makan lauknya saja. Tapi, besok lusa harus tetap makan nasi biar tercukupi gizinya dan sehat.

c. Cari Sumber Karbohidrat Lain

    Yuhuuu.. Sumber karbohidrat itu banyak sekali, yuk buka kembali pelajaran biologi pas sekolah. Hihihi.. Sumber karbohidrat yang paling sering saya gunakan ketika anak susah makan memang pasta diantaranya spagheti, mie dan makaroni.

d. Kreasikan Menu Makanan

    Berkreasi dengan menu makanan di era digital, nggak susah kok. Resep – resep masakan yang enak dan kekinian bisa didapat dalam satu sentuhan jari di smartphone. Tinggal kita sebagai ibu saja yang harus punya niat untuk berkreasi. Jangan sampai ketika anak susah makan nasi, eh kita pasrah aja.

Resep Creamy Spagheti

Anak susah makan nasi, coba resep creamy spagheti


Jadi, saya menemukan resep creamy spagheti ini ketika anak saya susah makan nasi di usia 15 bulanan kalau nggak salah. Mungkin lho ya, mungkin anak saya susah makan nasi karena sudah bosan setiap hari makan nasi. Hahahaha… Resep ini saya temukan iseng – iseng, berkreasi dari bahan – bahan yang ada. Yuk disimak resep creamy spagheti dibawah ini:

1. Bahan bahan

Anak susah makan nasi, coba resep creamy spagheti


a. Spagheti

b. Kornet

c. Brokoli

d. Keju

e. Bawang putih

f.      Minyak

g.      Garam dan Merica

2. Cara membuat

a. Rebus spagheti dan beri sedikit minyak goreng supaya tidak lengket. Rebus spagheti sampai  mengembang dan lunak, tapi kembali ke selera juga suka tekstur yang sperti apa.

b. Rebus brokoli dan cincang halus atau boleh dipotong sesuai selera dan kemampuan mengunyah anak.

c. Tumis bawang putih yang sudah dicincang sampai wangi.

d. Masukkan kornet lalu aduk – aduk sebentar.

e. Masukkan spagheti dan brokoli yang sudah direbus

f. Beri garam dan merica, secukupnya saja ya karena nanti akan diberi keju juga supaya tidak terlalu asin.

g. Aduk – aduk hingga merata

h. Terakhir masukkan parutan keju dan aduk hingga merata

i. Creamy spaghetti. menu andalanku ketika anak susah makan nasi, siap disajikan.

Menu creamy spagheti ini sebaiknya disajikan dalam keadaan hangat ya, seperti tahu bulat yang digoreng dadakan. Tapi, saya yakin nggak semua ibu bisa masak dadakan, karena saya pun begitu. Sudah pusing karena anak susah makan nasi, searching – searching menu, belum lagi uji coba resep. Eaaaa… Berat sekali memang beban hidup kita ibu – ibu. Hahaha…

Solusinya yaitu saya sudah siapkan bahan – bahan dipagi hari, pagi biasanya memang saya masak untuk sarapan sekalian makan siang. Di pagi hari saya sudah rebus spagheti dan brokoli. Jadi ketika akan makan di siang hari saya tinggal oseng – oseng saja. Nggak makan banyak waktu rebus spagheti. Untuk mendapatkan tekstur yang disukai anak saya, memang butuh waktu. Terkecuali, jika kita sudah masak menu nasi lengkap tapi anak menolak makan nasi. Terpaksa deh harus dadakan bikin spagheti. That’s why saya selalu masukkan spagheti ke dalam list belanja bulanan. Untuk merk spaghetinya saya selalu pakai merk La Fonte, belum pernah nyoba merk lain karena memang merk itu yang paling mudah dicari disini. By the way, saya juga pernah share resep mie untuk balita. Ini juga andalan banget lho ketika anak susah makan nasi.

Ibu – ibu, punya resep andalan lain ketika anak susah makan nasi? Share dong!


5 TIPS MENGATUR KEUANGAN RUMAH TANGGA. NOMOR 1 PALING SERU!

tips mengatur keuangan rumah tangga

Semenjak hamil besar dan berhenti bekerja pada tahun 2017 lalu, sumber penghasilan keluarga kami memang hanya dari gaji suami saja. Saya nggak bilang kalau gaji suami saya tidak mencukupi kebutuhan. Hanya saja ketika sumber penghasilan hanya dari satu pintu, saya harus benar – benar pintar mengatur keuangan rumah tangga supaya tidak boros. Kalau dulu, uang gaji suami sepenuhnya saya gunakan untuk kebutuhan pokok rumah tangga. Sementara untuk sekedar ngopi – ngopi cantik bisa ambil dari gaji saya. Meski gaji kami berdua nggak terlalu besar, tapi alhamdulillah kami masih bisa pergi jalan – jalan ketika akhir pekan. Sekarang? Mau itu kebutuhan pokok, pengen beli baju, pengen beli bakso dan sebagainya ya dari uang gaji suami semuanya.

Memang, berbicara rezeki itu luas sekali apalagi bagi orang yang berumah tangga. Kadang, ada rezeki yang kita terima tapi bukan berbentuk uang. Tapi, bukan berarti kita jadi tidak berusaha mengatur keuangan rumah tangga dengan bijak, ya. Saya anggap rezeki diluar gaji suami adalah bonus. Tanggung jawab kita adalah menggunakan rezeki “pasti” kita dulu sebaik – baiknya. Soal bonus? Saya percaya ada campur tangan Allah didalamnya, dengan catatan sebagai manusia kita mau berusaha.

Sebagai ibu yang menjalani rumah tangga baru seumur jagung, tentunya saya terus belajar bagaimana cara mengatur keuangan rumah tangga yang baik. Untuk itu saya sering membaca dari berbagai sumber serta berdiskusi dengan orang yang sudah berpengalaman untuk mendapatkan tips mengatur keuangan rumah tangga. 

Ngomongin soal cara mengatur keuangan rumah tangga, akhirnya saya menemukan tips dari blog yang fokus membahas mengenai keuangan yaitu  blog milik Dani Rachmat. Seperti di salah satu artikelnya, disebutkan bahwa point penting dalam mengatur keuangan rumah tangga adalah PRIORITASKAN KEBUTUHAN DIBANDINGKAN KEINGINAN. Dari artikel Dani Rachmat tersebut isinya hampir mirip dengan apa yang saya praktekkan selama ini. Oke, inilah tips saya mengatur keuangan rumah tangga versi saya, simple tapi efektif. 

1.Buat catatan keuangan

tips mengatur keuangan rumah tangga

Tips mengatur keuangan rumah tangga yang pertama adalah membuat catatan keuangan. Di zaman yang sudah canggih ini banyak sekali aplikasi pencatat keuangan yang bertebaran di playstore. Nggak perlu ribet – ribet menghitung, cukup masukkan angka dan sistem yang akan menghitungnya.

Tapi entah kenapa setelah mencoba berbagai aplikasi pencatat keuangan, saya lebih suka mencatat keuangan rumah tangga secara manual. Kayak lebih dapat aja gitu feelnya. Saya jadi lebih menghargai jerih payah suami dan berusaha semaksimal mungkin mengatur keuangan rumah tangga supaya tidak boros. 

Ribet nggak sih mesti mencatat setiap pengeluaran dan pemasukkan? Untuk pemula pasti agak ribet, karena kok rasanya kita mesti laporan dulu pada diri sendiri setiap melakukan transaksi even hanya ke warung beli terasi. Hahhaha..

Tapi percaya deh, lama kelamaan kita akan terbiasa. Justru ketika satu dua hari saya lupa tidak mencatat transaksi harian, kadang suka gemes gitu. Ini kok uang habis dipakai apa ya? Hayoh sering ngalamin juga kan? Itulah salah satu manfaat membuat catatan keuangan. Selain itu kita jadi punya kontrol atas diri kita sendiri. Jadi, sudah terbiasa menerapkan tips mengatur keuangan rumah tangga yang pertama ini belum?

2.Dahulukan Cicilan/Hutang

tips mengatur keuangan rumah tangga

Tips mengatur keuangan rumah tangga yang kedua yaitu mendahulukan cicilan atau hutang. Namanya manusia punya hutang, wajar kok. Selama hutang tersebut untuk kebutuhan yang jelas dan ada kemampuan untuk membayarnya. Sampai saat ini ( nggak tahu kalau nanti ya! Hahahah ), saya dan suami tergolong orang yang jarang punya hutang/cicilan. Kalaupun terpaksa kita nyicil sesuatu pasti karena benar – benar terdesak. Sekiranya tidak mendesak ya kita tunggu saja sampai uang terkumpul dan bisa membelinya secara cash. Eitssss, bukan karena kita merasa horang kayah ya! Tapi, kita memang selalu berusaha meminimalisir hutang/cicilan.

Nah, buat kalian yang punya angsuran. Jangan berkecil hati membaca tulisan ini, saya nggak bermaksud memojokkan yang punya angsuran lho. Heheheh… Semuanya kan kembali ke pribadi masing – masing, yang terpenting ketika gajian atau ada rezeki maka dahulukan lah membayar hutang. Kami merasa bahwa dengan meminimalisir hutang/cicilan merupakan cara yang cukup efektif dalam mengatur keuangan rumah tangga. Meski penghasilan besar, tapi banyak angsuran kok rasanya gimana gitu ya? Gimana.. gimana, kalau tips keuangan yang kedua ini setuju nggak ibu – ibu?

3.Wajib Menabung

tips mengatur keuangan rumah tangga

Tips mengatur keuangan rumah tangga yang ketiga yaitu menabung. Urusan menabung menurut saya rada susah. Teorinya, menabung sedikit demi sedikit lama –  lama menjadi bukit. Tapi realitanya susah sekali menabung meski sedikit, ada aja deh godaannya! Untuk mengantisipasi hal tersebut saya memilih tabungan berjangka yang auto debet dari rekening setiap bulan. Untuk produk tabungan berjangka ini saya rasa tiap bank punya produknya kok, coba tanya – tanya langsung saja. Dengan tabungan berjangka ini saya jadi “dipaksa” untuk nabung. Nggak perlu besar kok, misal kita cuma mampu menyisihkan seratus ribu sebulan juga lumayan kan daripada tidak menabung sama sekali.

By the way, semenjak sering baca blognya Dani Rachmat, saya jadi mulai kefikiran untuk berinvestasi dalam bentuk lain. Next, mungkin saya akan coba berinvestasi dalam bentuk lain selain menabung biasa di bank. 

4.Kurangi Nongkrong/Jajan

tips mengatur keuangan rumah tangga

Tips mengatur keuangan rumah tangga yang keempat yaitu kurangi nongkrong/jajan. Seperti disebutkan oleh Dani Rachmat kalau ngopi di Starbucks itu hanya keinginan, kebutuhan kita untuk ngopi kan bisa terpenuhi dengan menyeduh kopi sendiri. Eeehhh.. tapi kok bener juga sih ya? Jadi, buat kamu yang ingin berhemat dan bisa mengatur keuangan rumah tangga dengan baik, coba untuk kurangi piknik/jajan/nongkrong. Memang sih terkesan sepele, menghabiskan Rp. 50.000 – Rp.100.000 untuk pergi makan atau nongkrong di cafe. Sesekali sih boleh lah, ya. Tapi, jika hal tersebut dilakukan setiap minggu kan sayang juga? Lumayan lho buat ditabung!

Untuk mengantisipasi rasa ingin jajan – jajan manja, biasanya saya pergi kepasar seminggu sekali atau seminggu dua kali untuk stok bahan makanan pokok dan cemilan. Orang – orang zaman now bilang sih, teknik food preparation. Kebetulan jarak rumah dengan pasar memang tidak terlalu jauh, bahkan saya sering ke pasar sambil jalan kaki. Yaa… itung – itung olahraga gitu.

5.Cari Tambahan Penghasilan

tips mengatur keuangan rumah tangga

Tips mengatur keuangan rumah tangga yang terakhir versi saya yaitu berusaha mencari tambahan penghasilan. Hari giniiiiih, apa sih yang gratis? Mau ke WC umum aja bayar ya kan? So, jika kita sudah berusaha mengatur keuangan rumah tangga sebaik mungkin. Memangkas biaya – biaya yang nggak terlalu penting, tapi tetap saja kurang itu artinya sudah saatnya untuk mencari tambahan penghasilan.

Mengenai penghasilan tambahan, siapa sih yang nggak mau? Saya dan suami pun begitu, ingin punya tambahan penghasilan lain selain dari gaji suami. Saya dan suami sering mencoba berbagai kesempatan, istilahnya apa aja deh kalau bisa menghasilkan uang kenapa nggak. Tapi, untuk saat ini memang kami belum punya ladang penghasilan tambahan yang bisa rutin menghasilkan. Mohon doanya ya teman –  teman semoga segala bentuk usaha kami untuk membuka pintu rezeki kelak ada hasilnya. Saya pun mendoakan teman teman –  semua para pejuang nafkah supaya dilancarkan rezekinya. Aaamiin.

Itulah 5 tips mengatur keuangan rumah tangga ala saya, keluarga sederhana namun bahagia. Eaaaa... Sebenarnya saya agak malu untuk share mengenai tips mengatur keuangan rumah tangga ini. Secara hidup kami aja masih pas – pasan. Rumah masih numpang, kendaraan hanya punya motor yang kalau kemana – mana mesti berdesakkan. Tabungan pun ya alhamdulillah ada meski sedikit. Hutang? Kayaknya nggak ada deh, palingan kreditan panci. Hahahahah…

Namun, point terpenting dari mengatur keuangan rumah tangga menurut saya sih membentuk kebiasaan baik. Dengan berusaha mengatur keuangan rumah tangga sedini mungkin, sejak awal pernikahan bahkan yang masih single pun nggak ada salahnya loh untuk belajar mengatur keuangan rumah tangga dengan baik agar kelak setelah menikah tinggal praktek.

Ciyus deh, dengan berusaha mengatur keuangan rumah tangga sedikit demi sedikit merubah perilaku saya yang agak konsumtif ketika masih bekerja dulu. Sekarang, saya nggak merasa tersiksa tuh meski harus berhemat. Banyak yang bilang katanya nikmati hidup, jangan terlalu hemat. Tapi, perjalanan kita Insyaallah masih panjang. Masih banyak tugas untuk membesarkan anak dan memberikan pendidikan yang layak, setuju? Menikmati hidup mah wajib, atuh! Namun, tetap harus kontrol biar nggak bablas dan salah satunya yaitu dengan mengatur keuangan rumah tangga sebaik mungkin. Soal rezeki mah tenang aja sudah ada ketetapannya dari Allah. Allah tahu kok kapan doa – doa kita harus dikabul. Tugas kita sebagai manusia cukup berusaha dan berdoa.

Ibu – ibu, barangkali punya tips mengatur keuangan rumah tangga lain boleh tulis dikomen ya! 


4 TIPS RUTIN BEROLAHRAGA BAGI IBU RUMAH TANGGA

4 Tips Rutin Berolahraga Bagi Ibu Rumah Tangga

Sudahkah rutin berolahraga?

Apa? rutin berolahraga? Susah deh! Apalagi ibu rumah tangga yang punya balita seperti saya. Memang ya kalau ngomongin olahraga, setiap orang pasti punya persepsi yang berbeda – beda. Ada yang menganggap olahraga merupakan suatu kebutuhan, pokoknya sempat nggak sempat harus olahraga. Ada juga yang menganggap olahraga sebagai selingan, yaaa.. meski nggak rutin tapi seminggu sekali mah harus olahraga. Nah, paling parah ada juga orang yang menganggap dirinya tidak perlu olahraga. Hmmm siapakah dia? Tentu saja saya orangnya! Hahahha…

Tapi, itu dulu ya gaes. Semenjak hamil dan melahirkan saya jadi orang “rumahan” banget. Realitanya memang begitu kok, nggak mengada – ngada. Jangankan pergi ke tempat aerobic atau gym, ngurus anak dan rumah aja kayaknya sehari 24 jam masih kurang. Alhasil selain berat badan yang tidak terkontrol, badan pun jadi jompo banget! Gampang ngantuk, gampang cape. Ditambah lagi pola makan yang jauh dari kata clean.

Terus, sekarang sudah rutin berolahraga?

Sejak Desember 2019 saya memang memutuskan untuk menurunkan berat badan. Saya coba atur pola makan tanpa dibarengi olahraga. Berat badan saya memang turun pelan – pelan dengan pola makan yang lebih sehat dan clean dari sebelumnya. Setelah merasa nyaman dengan apa yang saya jalani beberapa bulan terakhir, ternyata tubuh saya nagih untuk mencoba berolahraga kembali setelah sekian lama tidak olahraga. Dengan pola hidup yang lebih sehat, lebih clean dari sebelumnya tanpa olahraga pun saya merasa jauh lebih fit, nah kenapa nggak ditambah rutin berolahraga juga ya kan? Olahraga kan nggak melulu karena lagi diet, tapi rutin berolahraga tentunya sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Setelah melewati berbagai riset dan uji coba pada diri saya sendiri, ciyeeeilah… Akhirnya saya menemukan tips bagi yang mau memulai rutin berolahraga terutama bagi kalian ibu rumah tangga, karena saya tahu betul bagaimana susahnya mengatur waktu untuk berolahraga ditengah begitu padatnya mengurus rumah dan keluarga. Tips ini tentu saja murni berdasarkan pengalaman saya pribadi. Yuk disimak tips rutin berolahraga bagi ibu rumah tangga, dibawah ini :

1.   Buat Jadwal

Sebelum memulai rutin berolahraga ada baiknya kita tentukan jadwal terlebih dahulu. Nggak usah muluk – muluk deh. Misalnya buat jadwal seminggu sekali saja, lalu lihat apakah kita bisa konsisten dengan jadwal yang kita buat sendiri? Setelah terbiasa olahraga seminggu sekali, tambahkan intensitasnya jadi seminggu 2 kali, seminggu 3 kali dan seterusnya.

Awal – awal memulai olahraga saya pun hanya olahraga sesempatnya saja. Setelah mulai terbiasa berolahraga, saya coba buat jadwal rutin olahraga seminggu sekali. Sesibuk – sibuknya saya tapi hari libur wajib olahraga karena mumpung suami ada dirumah, jadi ada yang ganti momong anak. Hehehe…

Sekarang, meski saya tidak rutin berolahraga setiap hari tapi setidaknya 3 kali dalam seminggu saya sempatkan untuk berolahraga. Waktunya pun tidak lama – lama kok, meski cuma 15 menit karena banyak gangguan domestik rumah tangga misalnya. Ya… 15 menit masih lebih baik daripada tidak sama sekali, kan?

2.   Olahraga Dirumah Saja

4 Tips Rutin Berolahraga Bagi Ibu Rumah Tangga


Sebelum pandemi Covid–19 saya yakin ibu rumah tangga sudah terbiasa dengan situasi #dirumahaja. Ya, situasi dan kondisi memang memaksa kita untuk lebih banyak menghabiskan waktu didalam rumah. Meskipun pada beberapa ibu rumah tangga ada juga yang aktif bepergian keluar rumah karena urusan bisnis misalnya. Saya pribadi sih tergolong ibu rumah tangga yang total dirumah, keluar rumah jika ada keperluan seperti pergi ke pasar, minimarket, ATM dan keperluan lain yang punya urgensi cukup tinggi. Jika untuk sekedar cuci mata atau shopping, biasanya saya memilih pergi bersama suami ketika suami libur bekerja.

So, dengan kondisi saya yang lebih banyak menghabiskan waktu didalam rumah maka aktifitas olahraga pun harus yang bisa dilakukan didalam rumah. Olahraga lancar, urusan rumah kelar. Ada banyak pilihan olahraga yang bisa dilakukan didalam rumah misalnya yoga, aerobic, bahkan berenang kalau kalian punya kolam renang dirumahnya. Hehehheh

Pokoknya, di zaman yang sudah serba internet ini nggak ada yang susah kok! Di youtube banyak sekali video – video home workout yang mudah dilakukan dan cocok sekali bagi ibu rumah tangga yang ingin rutin berolahraga.

3. Olahraga Bersama Keluarga

Bosan berolahraga didalam rumah dan butuh suasana baru? Coba olahraga diluar rumah! Untuk olahraga diluar rumah biasanya saya melibatkan anak dan suami. Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui.

4 Tips Rutin Berolahraga Bagi Ibu Rumah Tangga

Aktifitas olahraga yang bisa melibatkan anggota keluarga misalnya bersepeda. Saya biasanya bersepeda mengajak anak dan suami. Seperti yang terlihat dari unggahan di instagram pribadi saya diatas, kami tak hanya sekedar mengambil gambar langit yang indah. Sebenarnya kami sedang berolahraga pada saat itu, ya olahraga versi kami tentunya. Saya menggunakan sepeda sementara anak dan suami menggunakan sepeda motor, mengikuti saya dari belakang. Gimana? Seru kan? By the way, saya pernah tulis pengalaman bersepeda saya untuk pertama kalinya setelah sekian lama tidak bersepeda disini.

Atau kalian bisa juga coba jogging bersama keluarga setiap weekend. Menghirup segarnya udara pagi bersama keluarga tercinta. Jogging merupakan salah satu jenis olahraga yang paling mudah dilakukan dan sangat murah karena tidak perlu beli alat – alat olahraga. Bahkan kalau tidak punya sepatu olahraga, jogging tanpa menggunakan alas kaki juga bagus untuk kesehatan, lho! Salah satu manfaat jogging tanpa alas kaki seperti dikutip dari situs www.bola.com yaitu sebagai refleksi dan treatment terhadap kaki, karena kaki merupakan pusat syaraf yang berhubungan dengan organ tubuh lainnya. Sehatnya dapat, quality time nya juga dapat! 

4.   Olahraga = Aktifitas Fisik

Jika kalian tergolong ibu – ibu yang super sibuk, nggak memungkinkan untuk rutin berolahraga karena saking sibuknya. Coba deh perbanyak aktifitas fisik. Ya, di zaman now yang sudah semakin canggih ini tak dipungkiri bahwa kita banyak terbantu oleh teknologi terutama dalam urusan pekerjaan rumah tangga yang konon tak habisnya.

Kalau dulu, mencuci baju harus capek – capek pakai tangan. Belum lagi cuciannya segunung, aduh! Tapi sekarang cukup satu sentuhan tangan karena mesin cuci yang mengerjakannya, betul, nggak? Padahal dengan menggerakkan tangan untuk mencuci baju, setidaknya sekian kalori terbakar. Lumayan kan daripada mager everyday?

Saat ini, saya sedang asyik pergi ke pasar jalan kaki. Hehehe.. Seru aja gitu, selain nambah – nambah aktifitas fisik saya juga sekalian me time saya sebagai seorang ibu yang sehari – harinya hanya dirumah saja. Biasanya saya ke pasar setelah subuh, kebetulan suami masih WFH jadi bisa saya titipi anak ketika saya pergi ke pasar.

Memang sih waktu kita jadi banyak tersita, tapi ya kenapa nggak jika tersita untuk hal yang positif?

Itulah tips rutin berolahraga terutama bagi ibu rumah tangga yang sering bersembunyi dibalik kalimat “nggak ada waktu. Heheheh… Tidak ada kebiasaan yang bisa dibentuk dalam satu dua hari, termasuk membentuk kebiasaan baik rutin berolahraga. Tentunya, kesibukkan setiap ibu berbeda – beda. Jadi, tips rutin berolahraga ala saya ini belum tentu cocok bagi ibu lainnya diluar sana. Tapi jika tips ini dirasa cocok dan bermanfaat, silahkan dicoba ya!

Review Diaper Bag By Oruru. Diaper Bag Terbaik Versi Mamah Anggun!

Ketika akan melahirkan pada tahun 2018, sebagai seorang ibu baru tentunya saya sangat antusias mempersiapkan segala sesuatu keperluan calon bayi saya. Saking antusiasnya saya sudah semangat belanja perlengkapan bayi dari usia kehamilan masih muda, tapi kata orangtua disini pamali jika mempersiapkan keperluan bayi terlalu dini. Jadi, harus menunggu usia kehamilan 7 bulan ke atas boleh nyicil beli perlengkapan bayi.

Entah mitos atau fakta mengenai hal tersebut, tapi saya manut saja dengan pepatah orangtua yang lebih senior. Hingga waktunya saya berbelanja perlengkapan bayi, saya membuat list apa saja yang akan dibeli. Namun sayangnya ada satu barang yang menurut saya cukup penting tapi saya tidak masukkan list, yaitu diaper bag! Pikir saya, baru melahirkan mau kemana coba? Ternyata dugaan saya salah! Justru ketika masih bayi, kita pasti akan sering bolak balik ke bidan atau dokter untuk imunisasi. Dan yang namanya bawa bayi, pasti deh bawaannya segambreng! LOL.

Sebenarnya, ada beberapa diaper bag yang saya dapat dari kado tapi kurang sreg aja. Akhirnya saya beli lagi ke salah satu grosir yang ada di Majalengka, waktu itu saya beli diaper bag model selempang. Untuk pergi sebentar dan tidak terlalu bawa banyak barang, diaper bag kecil pun sudah cukup. Tapi ketika akan bepergian agak jauh lama, saya butuh diaper bag model ransel. Selain muat banyak, tentunya supaya lebih nyaman dibawa.

Dalam proses pencarian diaper bag terbaik versi saya, ya karena setiap orang punya standar nyaman yang berbeda – beda bukan? Saya menemukan banyak diaper bag yang harganya cukup terjangkau yaitu sekitar 200 ribuan dengan model yang lucu – lucu, tapi ketika melihat reviewnya ada beberapa yang mengeluhkan kalau tali tasnya cepat rusak dan putus. Wajar sih, namanya juga diaper bag. Isi tasnya pasti banyak banget, makanya saya perlu teliti untuk mencari diaper bag yang gak cuma lucu tapi juga kuat dan awet.

Sampai akhirnya saya menemukan diaper bag merk Oruru di shopee, link tokonya disini, untuk akun instagramnya bisa cek disini. Huaaaa, modelnya banyak, motifnya lucu - lucu.! Meskipun diaper bagnya bermotif, tapi motifnya gak pasaran deh. Karena saya butuh diaper bag dengan kapasitas yang cukup besar, akhirnya saya memutuskan memilih oruru diaper bag series cube yang motif owl. Sebenarnya saya pengen beli yang polos supaya lebih aman aja dipakai suami, tapi waktu itu ready yang motif saja. Yuk, simak lebih detail mengenai oruru diaper bag dibawah ini.

1.       Bahan dan ukuran

Oruru bag cube series ini terbuat dari bahan microfabric polyester dengan ukuran 30 cm x 20 cm x 45 cm. Wow, besar banget kan ya? Yas, memang besar. Buat kalian yang cari diaper bag size kecil, oruru bag cube series ini memang kurang cocok. Bentuk dari tas ini memang agak bulky, sesuai namanya yaitu cube. Mungkin buat kalian yang punya postur tubuh imut imut, diaper bag ini terkesan kegedean. Karena saya dan suami punya postur badan agak besar, jadi saya masih merasa cocok ( iyain aja yak? LOL ) dengan oruru diaper bag cube series ini. By the way saya kurang tahu apakah Oruru diaper bag ini waterproof atau tidak, tapi kalau cuma kena hujan gerimis dikit - dikit sih masih aman.

2.       Motif

Oruru diaper bag ini punya banyak motif dan warna, saya pilih motif dan warna yang cukup netral yaitu motif owl warna navy. Harapan saya diaper bag ini bisa awet turun temurun sampai anak selanjutnya, hahahah…

3.       Kapasitas

Ngomongin kapasitas, ini nih yang paling saya suka. Oruru diaper bag ini memang cocok buat kalian yang pengen segala dimasukin ke diaper bag pas bepergian. Ada beberapa  orang yang memilih bawa tas kecil aja, kan? Ibaratnya gak apa - apa nambah bawaan kresek dijinjing. Nah, kalau saya tipe yang pengen semua bruk jadi satu dalam satu tempat. Selain ukuran dari tasnya yang besar sehingga bisa muat banyak, didalamnya pun terdapat banyak sekat jadi kalau bawa printilan yang kecil kecil gitu, aman deh gak berceceran! Selengkapnya ada di video dibawah ini ya.


4.       Harga

Untuk urusan harga, bener - bener worth to buy deh! Diaper bag dengan kapasitas besar dan model gak pasaran ini cuma dibandrol kurang dari 300ribuan ( harga tepatnya saya lupa lagi, kebetulan saya beli ketika anak saya baru lahir dan sekarang anak saya sudah berusia 2,5 tahun ).

5.       Kualitas

Awalnya saya sempat ragu dengan kualitas diaper bag dari Oruru ini. Tapi setelah saya pakai diaper bag ini selama 2 tahun lebih, saya bisa menilai sendiri kualitas dari Oruru diaper bag yang oke punya. Talinya masih kuat padahal bawaan saya selalu banyak dan selalu saya pakai ketika bepergian, resleting tas masih berfungsi semua, sementara untuk warna dari tas itu sendiri memang agak pudar tapi tidak terlalu terlihat.

Sampai sekarang saya masih suka pakai diaper bag kemana – mana, lebih praktis aja meski secara fashion mungkin kurang girly gitu. Bahkan tas fashion ( eh bener gak sih namanya?), malah tersimpan rapi dilemari.

Ada yang samaan masih suka pake diaper bag meski anak sudah besar?