Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pisang Goreng Bulan: Cita Rasa Lokal dengan Konsep Vintage

pisang-goreng-bulan-majalengka

Pisang Goreng Bulan Majalengka - Beberapa waktu yang lalu, tanpa sengaja ketika sedang scrolling Tiktok, saya menemukan postingan tentang pisang goreng. Pisang goreng yang saya lihat tersebut agak berbeda dengan pisang goreng yang sering saya lihat. Yups, namanya Pisang Goreng Bulan. Ada yang pernah mendengar atau melihat brand tersebut?

Pisang Goreng Bulan: Cita Rasa Lokal dengan Konsep Vintage

pisang-goreng-bulan-majalengka

Pisang sebagai Salah Satu Komoditas Hortikultura Unggulan di Kabupaten Majalengka

Baraya Majalengka, tentunya sudah tahu kalau pisang merupakan salah satu komoditas unggulan Kabupaten Majalengka. Sebut saja Pisang Apuy yang sudah resmi terdaftar sebagai varietas lokal Majalengka. Selain Pisang Apuy, masih banyak lagi jenis - jenis pisang lain yang tumbuh di tanah Majalengka. Pisang tumbuh di dataran Majalengka mulai dari dataran rendah, menengah hingga dataran tinggi.

Sebagai warga asli Majalengka dan pecinta buah - buahan, tentunya saya merasa sangat bahagia karena tidak perlu mengeluarkan banyak uang ketika ingin menikmati pisang. Murah banget pokoknya! Apalagi, saya tinggal dekat dengan pasar Maja yang terkenal sebagai terminal agribisnis. Selain buah pisang, di Majalengka banyak juga UMKM yang membuat olahan pisang mulai dari keripik pisang, bolu pisang dan sale pisang.

Bangga? Iya dong! Buah - buahan lokal selain murah, kualitasnya juga nggak kalah dengan buah import. Bahkan, buah - buahan lokal sudah terjamin kesegarannya karena tentu saja dari panen ke konsumsi tidak akan terlalu lama. Berasal dari petani lokal dan dikonsumsi lagi oleh masyarakat lokal. Jadi, nggak ada alasan untuk tidak menerapkan pola hidup sehat karena Majalengka itu kaya sekali akan produk hortikultura.

Setelah mampir ke Pisang Goreng Bulan, saya jadi tersadar bahwa bahan - bahan lokal bisa jadi sesuatu yang unik dan menarik dengan adanya sedikit sentuhan. In this economy, ketika semakin banyak bermunculan usaha baru, hanya mereka yang unik dan menarik yang mampu bertahan.

Pisang Goreng Bulan: Mengemas Pisang dengan Konsep Unik

pisang-goreng-bulan-majalengka

Apa yang ada di dalam bayangan ketika mendengar nama Pisang Goreng Bulan? Saya fikir, 'Bulan' tersebut adalah nama pemiliknya. Ternyata, diberi nama Bulan karena bentuknya yang bulat seperti bulan. Saya mendapat penjelasan tersebut dari salah satu postingan Tiktok.

Ya, Pisang Goreng Bulan memang beda dengan pisang goreng pada umumnya. Pisang yang menjadi bahan baku utama, seperti dihancurkan dan dicampur dengan bahan - bahan lain sehingga bisa dicetak bulat seperti bulan. Kebetulan, pada saat itu saya tidak berkesempatan mencoba pisang gorengnya karena harus menunggu lama. Namun, saya tetap order nangka gorengnya karena sudah terlanjut antri.

Selain pisang gorengnya unik, tokonya juga mengusung konsep yang unik yaitu dengan konsep vintage. Toko mungil yang berada di seberang lapangan GGM Majalengka tersebut, memang sudah menarik perhatian sejak saya menginjak bagian depan toko. Dari mulai eksterior, interior hingga furniture yang ada di dalam, semuanya vintage!

First Time Beli Nangka Goreng by Pisang Goreng Bulan, Worth it nggak?

pisang-goreng-bulan-majalengka

Setelah antri kurang lebih 15 menit, kayaknya nggak bisa kalau harus pulang dengan tangan kosong. Makanya, ketika teteh kasirnya bilang kalau pisang goreng habis, saya pilih beli nangka goreng saja walaupun sebenarnya pengen pisang goreng! Ahahaha. Tapi, untung deh jadinya saya bisa beralasan nggak beli banyak karena maunya pisang goreng. Wkwkwk. Kaget banget pas tahu di kasir kalau harga makanan yang dijual itu mulai dari 6 ribuan. Heuheu... Selain pisang goreng dan nangka goreng, ada juga ayam goreng dan kopi (CMIIW).

Saya beli 3 pcs nangka goreng dengan total 20 ribu kurang. Wait, saya nggak bilang kalau produk yang dijual itu mahal. Tapi, memang bukan saya targetnya. Hiks. Maklum saja, saya terbiasa melihat makanan di kampung yang dijual dengan harga murah. Jadi, merasa agak shock dengan nangka goreng yang dijual 6500/pcs. Maafkeun :)

Semoga kedepannya owner Pisang Goreng Bulan bisa bikin produk yang lebih ekonomis supaya emak - emak macam saya ini masih tetap bisa jajan kesana. Wkwkwk.


Post a Comment for "Pisang Goreng Bulan: Cita Rasa Lokal dengan Konsep Vintage"