Wardah Everyday Fruity Sheer Lip Balm, Cara Mudah Atasi Bibir Kering Selama Berpuasa. Yuk Coba!

Bibir kering selama berpuasa memang sering dialami oleh banyak orang termasuk saya, bahkan bagi sebagian orang bibir kering tak hanya dialami ketika berpuasa tapi juga ketika hari – hari biasa. Bibir kering bisa disebabkan oleh banyak hal diantaranya dehidrasi, kekurangan vitamin dan lain – lain. Bibir kering memang terkesan sepele, tapi jika dibiarkan bisa sangat mengganggu karena selain menimbulkan rasa tidak nyaman juga agak kesulitan ketika menggunakan lipstick. Lipstik jadi tidak menempel dengan sempurna pada bibir yang kering dan tidak sehat.

Untuk mengatasi bibir kering sebaiknya minum air putih yang cukup terutama saat sedang berpuasa seperti sekarang, jangan lupa juga untuk mengonsumsi buah – buahan dan sayuran. Selain minum air putih yang cukup serta konsumsi buah dan sayur, tak kalah penting untuk melakukan treatment dari luar untuk mengatasi bibir kering.

Bibir yang kering memang perlu perawatan ekstra agar bibir tidak semakin kering apalagi pecah – pecah. Salah satu treatment dari luar untuk mengatasi bibir kering yaitu dengan cara memberikan pelembab bibir. Ada banyak jenis bahan atau produk yang bisa digunakan untuk pelembab bibir misalnya madu, minyak zaitun, krim khusus bibir dan saya pribadi punya produk lip balm untuk memberikan kelembaban ekstra pada bibir saya.

Sebenarnya semenjak tidak bekerja, saya sudah tidak mempunyai stok lip balm karena menurut saya tidak terlalu penting. Jangankan punya stok lipbalm, punya lipstick saja seringnya rebutan untuk mainan anak. Tapi akhir – akhir ini bahkan sebelum puasa tiba, saya merasa butuh sesuatu untuk bibir saya supaya ketika dirumah pun bibir saya tetap terlihat lembab dan segar. Awalnya saya berniat untuk membeli lipstick dengan warna yang natural, tapi setelah di fikir – fikir masa sih saya mau setiap saat menggunakan lipstick? Even lipstick dengan warna natural.

Akhirnya pilihan saya jatuh pada lip balm dan saya cukup kebingungan untuk memilih produk lip balm karena biasanya beberapa merk lip balm yang dijual di dekat rumah saya kemasannya jar dan harus “dicolek” ketika digunakan, menurut saya itu kurang higienis. Setelah searching – searching saya langsung jatuh cinta pada produk Wardah Everyday Fruity Sheer Lip Balm Strawberry. Lip balm wardah ini memang sudah pernah saya pakai beberapa tahun ke belakang dan saya suka sekali dengan lip balm wardah, hanya saja dulu kemasannya masih menggunakan tube sementara sekarang sudah berbentuk stick seperti lipstick. Saya juga kurang tahu pasti apakah produk Wardah Everyday Fruity Sheer Lipbalm ini merupakan upgrade dari produk lip balm Wardah versi terdahulu atau memang kedua produk ini adalah produk yang berbeda.

Tanpa fikir panjang saya langsung order lip balm wardah ini kemudian mencobanya. Packaging lip balm Wardah ini saya suka sekali bila dibandingkan dengan lip balm versi sebelumnya yang menggunakan jar. Kemasan stick seperti ini selain lebih mudah digunakan, lebih bersih juga sangat praktis dibawa kemana – mana. Untuk aromanya memang “khas” lip balm wardah yang manis, wangi, apalagi saya ambil variant strawberry. Sementara untuk efek melembabkan, lip balm wardah ini memang benar –benar melembabkan tanpa rasa “eneg” di bibir. Saya pernah mencoba beberapa lipbalm yang efek moistnya itu lebay dan bikin eneg. Tapi lip balm wardah ini benar – benar melembabkan tapi tetap enak di bibir, kok! Untuk variant dari lip balm wardah ini ada 2 variant yaitu strawberry dan grape.

Setelah dipakai di bibir, selain melembabkan juga memberikan efek glossy tapi tidak berminyak.  Yup, efek dari menggunakan produk Wardah Everyday Fruity Sheer Lip Balm ini memang bibir terasa sangat lembab, sesuai dengan klaim dari produk tersebut yang mampu melembabkan bibir hingga 8 jam. Sementara untuk warna setelah dioleskan di bibir, memang sangat sheer sesuai dengan nama produknya yaitu Wardah Everyday Fruity Sheer Lipbalm. Over all saya suka sekali dengan lipbalm wardah ini dan saya sangat merekomendasikan untuk kalian yang mengalami bibir kering selama berpuasa. Sementara untuk harga dari lip balm Wardah ini benar – benar terjangkau hanya 20 ribuan saja, murah kan? Untuk kalian yang mau membeli Wardah Everyday Fruity Sheer Lip Balm ini secara online bisa klik disini




Kehabisan Ide Memasak Selama Ramadhan? Yuk Download Yummy App!


Memasak merupakan rutinitas saya sebagai seorang ibu rumah tangga, maybe sebagian ibu memilih untuk tidak memasak karena berbagai alasan sehingga memilih untuk membeli masakan yang sudah jadi di rumah makan atau order melalui ojek online. Tidak ada yang salah dengan para ibu yang memilih untuk tidak memasak karena saya yakin setiap ibu punya daily routine yang berbeda dan skala prioritas yang berbeda pula. Tapi bagi saya yang totally mengurus keluarga dirumah, kok rasanya “ngapain aja” kalau saya tidak masak? Meski tidak dipungkiri untuk sekedar mengurus rumah, suami dan satu anak balita berusia 2 tahun pun sudah cukup menguras tenaga dan fikiran tapi dengan memasak saya jadi punya me time tanpa harus sengaja melakukan kegiatan me time. Ya, memasak bisa jadi me time saya dirumah tanpa harus pergi ke salon atau pergi makan diluar. Memasak jadi me time yang menyenangkan karena saya bisa menyalurkan energi saya melalui masakan dan saya bisa happy saat anak dan suami bisa lahap makan masakan saya dan pada saat itulah saya seperti melakukan recharge energi sehingga saya bisa tetap semangat menjalankan aktifitas sebagai ibu rumah tangga yang hampir 24 jam tanpa henti.

Sejak belajar memasak beberapa tahun yang lalu hingga kini, saya belajar memasak secara otodidak. Saya belajar memasak dari orang – orang yang lebih ahli memasak daripada saya juga melalui resep – resep masakan. Kalau dulu untuk mendapatkan resep masakan biasanya saya harus membeli tabloid atau buku resep masakan, tapi di zaman yang serba digital ini resep masakan sudah sangat mudah didapatkan melalui online. Yup, mendapatkan resep masakan melalui online sangatlah mudah misalnya melaui mesin pencari seperti google. Ada banyak sekali resep masakan yang bisa kita dapatkan dari google, ada yang mengarah langsung ke suatu website resep masakan atau yang mengarah ke aplikasi resep masakan. Aplikasi resep masakan memang cukup populer karena lebih praktis untuk kita mendapatkan suatu resep masakan tanpa harus masuk ke browser terlebih dahulu, benar – benar hanya satu sentuhan dan bisa langsung masuk untuk mencari resep masakan yang diinginkan. Aplikasi resep masakan benar – benar sangat membantu terutama ketika saya mulai kehabisan ide mau menyajikan menu apa untuk keluarga. Meski tidak sepenuhnya resep masakan tersebut saya jiplak, tapi setidaknya bisa saya sesuaikan dengan stok bahan yang ada dirumah.

Ada banyak sekali aplikasi resep masakan yang bisa kita cari di Playstore salah satunya yaitu Yummy App. Untuk menggunakan aplikasi Yummy App silahkan download terlebih dahulu. Cara download aplikasi Yummy App sangatlah mudah, berikut langkah – langkahnya :

1.    Masuk ke Play Store.

2.    Di kolom pencarian klik Yummy App.

3.    Klik Instal.

4.    Kemudian tunggu hingga proses instalasi selesai.

Setelah proses download dan instalasi aplikasi Yummy App selesai, silahkan registrasi terlebih dahulu dan saya registrasi menggunakan akun google supaya lebih cepat. Jadi tunggu apalagi segera download aplikasi resep masakan Yummy App supaya kamu tidak kehabisan ide memasak untuk berbuka apalagi bulan ramadhan kali ini kita harus lebih banyak #DirumahAja dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19.

Kalau kamu sudah download apikasi Yummy App, belum?



Pentingnya Pendidikan Bagi Perempuan, Si Jantung Rumah Tangga



Pendidikan merupakan sebuah investasi  yang sangat berharga. Saya meyakini hal  itu dari dulu hingga saat ini. Apapun jenis pendidikannya, baik  formal ataupun informal serta bagaimana cara mendapatkannya, melalui beasiswa, pelatihan gratis ataupun dengan biaya mandiri. Pendidikan ibarat sebuah tabungan yang efeknya tidak akan dirasakan langsung dalam satu atau dua hari, tetapi akan dirasakan dalam waktu mendatang. Kita analogikan seperti halnya  menabung uang, mengenyam pendidikan berarti menabung ilmu, menabung skill. Ada orang yang sejak kecil oleh orang tuanya sudah disetting akan menjadi apa dan harus mengikuti pendidikan apa, namun sebagian orang tua membiarkan anaknya bereksplorasi dengan dunianya hingga kelak bisa menemukan dunianya sendiri. That’s why tidak jarang ada orang yang kuliah jurusan tertentu  malah bekerja dibidang yang berlainan dengan basic pendidikanya, misalnya saya ini. Hehe… Jika begitu banyak orang berlomba – lomba menabung bahkan mendepositokan uang untuk masa depan maka kita juga bisa berinvestasi  melalui pendidikan.

Dikutip dari Profil Perempuan Indonesia 2019 yang diterbitkan oleh Kementrian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak bahwa fokus pengembangan perempuan salah satunya adalah peningkatan peran ibu dan keluarga dalam pendidikan/pengasuhan anak. Jadi, secara sederhana dapat disimpulkan bahwa pendidikan sangat penting untuk ibu rumah tangga meski pekerjaan sehari – harinya hanya mengurus rumah dan keluarga karena perempuan adalah bagian terpenting dalam rumah tangga, hampir sebagian besar pekerjaan rumah tangga dikerjakan oleh perempuan. Perempuan ibarat jantung yang peranannya sangat penting dalam mengalirkan darah dan oksigen ke seluruh tubuh. Perempuan harus tetap aktif bergerak agar kehidupan dalam rumah tangga  tetap hidup. Selain itu, perempuan merupakan sekolah pertama bagi anak – anaknya yang bertugas mentransfer berbagai ilmu sejak anak dalam kandungan hingga tak terbatas sampai kapanpun. Hal sederhana seperti mengajarkan anak berbicara, mengenalkan benda-benda, hewan dan tumbuhan serta mengenalkan huruf dan angka pun adalah bagian dari mentransfer ilmu, kan?

Sebagai seorang ibu rumah tangga yang full time mengurus anak, saya merasakan betapa pentingnya pendidikan dalam memperkuat peran saya di dalam rumah tangga. Beberapa peran ibu rumah tangga yang memerlukan  ilmu pengetahuan didalamnya, yaitu sebagai berikut :
1.  Manajemen keuangan
Mengurus keuangan rumah tangga memang susah – susah gampang. Meski terlihat sederhana tapi saya punya beban lebih, sebagai istri tentunya harus sangat bijak mengelola keuangan. Disinilah peran ilmu akuntansi sangat penting, meski tidak perlu belajar ilmu akuntansi secara kompleks dan rumit tapi setidaknya bisa membuat pencatatan pengeluaran dan pemasukan setiap bulan sehingga bisa jadi bahan laporan kepada suami sebagai bentuk pertanggungjawaban saya sebagai “manager keuangan” dalam rumah tangga. Saya tipe orang yang suka mencatat secara manual karena bisa lebih mudah menjelaskan kepada suami mengenai laporan keuangan bulanan yang sudah saya buat, tapi kalau kalian mau mencoba membuat catatan keuangan yang lebih praktis bisa coba berbagai aplikasi pencatat keuangan di android.
2. Teknologi
Di zaman yang sudah semakin maju ini, tidak dipungkiri peranan teknologi sangatlah penting dalam kehidupan sehari - hari. Maybe tidak semua ibu rumah tangga harus jadi ahli teknologi. Tapi, untuk hal – hal mendasar contohnya menggunakan Ms.Office rasanya cukup diperlukan karena anak sekolah zaman sekarang sudah harus melek teknologi termasuk aplikasi komputer dan internet untuk menunjang kegiatan pembelajaran. Namun penggunaan teknologi  tak jarang menimbulkan berbagai permasalahan karena begitu cepat dan mudahnya setiap orang untuk mengakses suatu hal. Maka dari itu pentingnya pemahaman akan komputer dan teknologi sangatlah penting maka dari itu seorang ibu harus menjalankan fungsi control  ketika anak menggunakan teknologi agar tetap menggunakan teknologi dengan bijak dan sesuai usianya.
3. Kemampuan berbahasa asing
Sebagai ibu rumah tangga, saya merasakan betul begitu pentingnya kemampuan berbahasa asing terutama bahasa Inggris karena sampai saat ini bahasa Inggris masih diakui sebagai bahasa internasional. Mungkin terlihat sepele, tapi peran bahasa inggris sangatlah penting dalam kehidupan saya sebagai seorang ibu rumah tangga. Contoh sederhananya adalah ketika berbelanja, penting sekali untuk kita memahami produk yang akan dibeli. Misal saat akan memilih produk sikat gigi, biasanya dikemasan sikat gigi tersebut tertulis keterangan medium, soft dan extra soft. Setidaknya saya harus hafal apa yang membedakan ketiga produk tersebut padahal masih sama produk sikat gigi.
Sementara untuk contoh yang lebih serius, saya akan mencontohkan bagaimana pentingnya kemampuan berbahasa asing bagi saya pribadi terutama dalam rangka menemani pertumbuhan dan perkembangan si kecil. Anak saya berusia 2 tahun dan sedang asyik – asyiknya mengeksplor mainan. Mainan yang sering dia mainkan tentunya yang cukup menarik perhatiannya salah satunya yang punya warna cukup menarik salah satunya adalah mainan ring donat. Saya mulai memperkenalkan mainan ring donat ini sejak usianya sebelum satu tahun dan saat itu saya hanya membiarkannya memainkan mainan donat tersebut tanpa banyak memberikan edukasi. Namun sejak anak saya mulai “berceloteh” diusia  15 bulanan pelan – pelan saya coba memberikan edukasi mengenai warna karena kebetulan mainan ring donut tersebut sangat colorful. Saya coba kenalkan dia warna dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris, lalu responnya bagaimana? Anak saya hanya diam dan memperhatikan. Surprisingly, diusianya yang baru 20 bulanan tiba – tiba saat memainkan mainan ring donut tersebut dia sambil menyebutkan warna dalam bahasa Indonesia dan beberapa warna dalam bahasa Inggris seperti purple, yellow, brown dan green. Perkembangan sekecil itu pun saya sangat senang karena artinya apa yang saya ajarkan selama ini tidak sia – sia.


Itulah beberapa dari sekian banyak peran perempuan yang perlu didasari ilmu atau skill didalamnya. Berbicara mengenai pendidikan nyatanya cukup sensitif karena tidak semua istri dan ibu bisa mengenyam pendidikan dengan layak karena berbagai faktor salah satu faktor yang paling umum yaitu biaya. Ya, saya pun merasakan hal tersebut ketika harus kuliah dengan biaya yang pas – pasan alhasil saya kuliah sambil serabutan jualan apapun setidaknya untuk menambah uang saku agar tidak memberatkan kedua orang tua. Orang lain mungkin hanya melihat sisi enaknya saja saya bisa menjadi ibu rumah tangga dengan predikat sarjana dan berkata “ahhh kamu sih enak kan bisa kuliah, saya dulu tidak punya biaya!”. Believe me, apa yang saya jalani tidak semudah yang dibayangkan tapi semuanya terbayar sekarang terutama setelah saya punya anak. Meski saya tidak ahli dalam semua bidang tapi setidaknya hal – hal mendasar seperti yang sudah saya sebutkan diatas bisa saya dapatkan selama saya mengenyam pendidikan sehingga saya merasa peran saya sebagai seorang ibu memang sangat kuat dan penting.

Hal –hal mengenai pentingnya pendidikan dalam peranan ibu rumah tangga seperti yang sudah saya jabarkan diatas bisa jadi berbeda bagi setiap ibu. Mungkin ada ibu yang anaknya punya bakat dalam menyanyi, sebagai seorang ibu meski tidak harus bisa menyanyi tapi setidaknya wawasan mengenai musik haruslah diperkuat untuk menemani anak dalam tumbuh dan berkembang sesuai hobinya. Again, saya tekankan bahwa tidak semua ibu adalah hebat dan bisa paham semua dasar keilmuan dalam rangka peran sertanya didalam keluarga. Saat kita tidak mampu menjalankan semua peran tersebut maka sudah kewajiban kita untuk mengalihkan tugas dan kewajiban kita kepada mereka yang lebih kompeten. Banyak cara untuk menunaikan kewajiban kita sebagai orangtua dalam memberikan pendidikan yang layak untuk anak – anak, selain menyekolahkan disekolah formal bisa juga ditambah dengan pendidikan melalui lembaga kursus. Salah satu lembaga kursus yang ada di Indonesia adalah EduCenter. Awalnya saya fikir EduCenter ini adalah tempat kursus bahasa Inggris, namun ternyata EduCenter ini adalah pusat edukasi yang didalamnya terdapat lebih dari 20 lembaga pendidikan/tempat kursus. Kursus – kursus tersebut tak hanya meliputi pembelajaran disekolah tapi juga kursus yang membantu mengembangkan hobi dan bakat anak. So, menurut saya ini cukup efektif dan efisien karena ada begitu banyak pilihan edukasi dalam satu tempat. Sayangnya EduCenter ini terletak di BSD City Tangerang dan sangat jauh dengan domisili keluarga saya di Majalengka. Ah, semoga ketika anak saya sudah cukup usia untuk mendapatkan berbagai pendidikan dan kursus, EduCenter sudah buka cabang di Majalengka.


By the way keluarga kami bukanlah keluarga kaya apalagi kami baru beberapa tahun menikah dan perjalanan rumah tangga kami baru saja dimulai. Tapi, saya sadar betul bagaimana pentingnya pendidikan apalagi anak saya adalah perempuan yang kelak akan menjadi ibu untuk anak – anaknya. Maka, saya pun sudah merencanakan keuangan untuk pendidikan anak saya dengan menabung sekecil apapun itu. Walaupun yang saya simpan nilainya kecil bila dilihat dari nominal tapi saya yakin akan bermanfaat besar untuk pendidikannya di masa yang akan datang.

 Akhir kata, semoga perempuan Indonesia selalu sehat dan aktif karena kita adalah jantungnya rumah tangga yang punya peranan sangat penting. Saat kita aktif maka kehidupan rumah tangga pun akan hidup, tapi saat kita berhenti bergerak maka matilah kehidupan dalam rumah tangga. Tetap semangat untuk belajar dan menjadi sekolah terbaik bagi anak – anak kita, tidak ada kata terlambat untuk belajar. Jangan pernah terfikirkan kita tidak berarti apa – apa hanya karena seorang ibu rumah tangga, justru peran kita sangat penting dan perlu ditunjang dengan pendidikan agar bisa menjalankan peran kita dengan maksimal.



#EduCenterID

Daftar Aplikasi Yang Sangat Membantu Untuk Tetap Produktif Meski #DirumahAja



Semenjak diterapkannya physical distancing berkaitan dengan pandemi Covid-19, hampir semua kegiatan kita dilakukan didalam rumah. Tapi, bersykurlah kita hidup di zaman yang sudah melek teknologi ini. Meski masih ada beberapa wilayah yang mungkin saja belum tersentuh jaringan internet, namun pada umumnya masyarakat Indonesia sudah tidak asing lagi dengan internet. Kebutuhan masyarakat Indonesia akan koneksi internet di zaman modern ini memang sudah seperti kebutuhan akan bahan pokok. Hampir semua kalangan butuh koneksi internet karena memang peranan internet yang selalu ada di setiap aktifitas kita. Saat pandemi seperti ini peran internet semakin terasa karena banyak pekerjaan dan aktifitas kita yang dikerjakan dengan bantuan aplikasi yang tentunya menggunakan koneksi internet. Berikut beberapa aplikasi yang sangat bermanfaat dan membantu kita tetap produktif ketika #DirumahAja.

1.      Aplikasi Berita


Semua stasiun televisi selalu ada acara berita, namun tidak dipungkiri bahwa update berita melalui media online sangatlah cepat. Apalagi membaca berita secara online bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun hanya dengan satu sentuhan jari. Portal berita favorit saya diantaranya detik.com, kompas.com dan sindonews.com. Semua portal tersebut bisa diakses melalui website atau aplikasi di handphone.
2.      Aplikasi resep masakan


Aplikasi resep masakan sangatlah bermanfaat bagi kita sebagai referensi untuk mencoba berbagai menu baru atau sekedar mengetahui perpaduan bumbu untuk suatu masakan. Salah satu aplikasi resep masakan yang cukup populer yaitu cookpad, aplikasiya simple tapi informatif. Aplikasi ini punya versi gratis dan berbayar. Meski saya pakai aplikasi versi gratisnya tapi bagus, kok.
3.      Aplikasi Menonton Film

Sejujurnya saya bukanlah “penggila” film, tapi biasanya saya menonton film untuk mengisi waktu luang atau sekedar quality time bersama suami. Banyak “cara” kita menonton film salah satunya yaitu melalui youtube, tapi yang saya kurang suka dari youtube terkadang film yang diupload tidak sesuai cover. Biasanya si youtuber hanya menggunakan foto film yang sedang viral untuk menarik viewer supaya rating channel youtubenya naik. So, saya lebih suka nonton film melalui aplikasi menonton salah satunya yaitu Iflix. Selain iflix tentunya masih banyak lagi aplikasi menonton film yang memberikan kita pilihan mau menonton secara gratis atau berbayar, pastinya jika kita memilih versi berbayar akan lebih banyak mendapatkan keuntungan contohnya film – film yang disajikan lebih banyak daripada versi gratisan.
4.      Aplikasi Belanja Online


Aplikasi belanja online sangat bermanfaat ketika pandemi yang mengharuskan saya lebih banyak dirumah, dengan aplikasi belanja online saya tidak perlu ke supermarket untuk berbelanja kebutuhan bulanan seperti sabun, shampo, susu dan lain – lain. Aplikasi belanja online favorit saya untuk berbelanja kebutuhan rumah tangga adalah JD.ID. Saya sangat suka berbelanja di JD.ID karena produknya komplit dan berlaku free ongkir dengan minimum pembelian tertentu. Sementara untuk berbelanja pakaian, mainan dan barang – barang lainnya saya lebih suka berbelanja di Shopee karena pilihan tokonya lebih banyak dengan harga yang lebih variatif.
5.      Aplikasi Chatting


Aplikasi chatting sudah pasti penting untuk tetap bisa menjalin silaturahmi selama pandemi. Banyak sekali aplikasi chatting yang bisa kita pilih dan sesuaikan fiturnya dengan kebutuhan kita, namun yang cukup familiar dan bisa digunakan oleh semua kalangan adalah whatsapp. Pemakaiannya mudah, loadingnya ringan, loginnya mudah hanya menggunakan nomor handphone serta fiturnya lengkap selain untuk chatting bisa juga untuk video call, send attachment berupa gambar, video, audio, dan lain – lain.
6.      Aplikasi Perbankan


Aplikasi perbankan sangat memudahkan kita untuk melakukan transaksi finansial dari handphone atau laptop. That’s mean kita tidak perlu sering – sering pergi keluar rumah untuk sekedar transfer di mesin ATM, kan?

Aplikasi – aplikasi tersebut benar – benar sangat bermanfaat bagi saya terutama selama pandemi ini sehingga saya tidak merasa ruang gerak saya terbatas. Aplikasi – aplikasi diatas hanyalah contoh dari sekian banyak aplikasi serupa dan sudah saya sesuaikan dengan kebutuhan saya. Beda orang, beda kebutuhan, beda pula aplikasi yang diperlukan untuk menunjang kesehariannya terutama selama pandemi ini. So, mari maksimalkan penggunaan web dan aplikasi untuk tetap produktif selama pandemi !


#BPNChallengeDay10

Baca juga : Cara Seru Menikmati Waktu #DirumahAja



#BPNChallengeDay10

Keluar Rumah Saat Pandemi? Jangan Lupa Pakai Masker, Ya!




     Kemarin, anak saya dibawa oleh neneknya ( ibu saya ) ke toko sembako dan kebetulan anak saya yang berusia 2 tahun sudah paham kalau mau keluar harus pakai masker. Alhasil dia ikut ke toko tersebut dengan menggunakan masker dan katanya ketika di toko anak saya ditanya oleh pemilik toko. 
“Neng, sieun corona nya nganggo masker? ( Neng, takut corona ya pakai masker? )”. tanya pemilik toko
      Mendengar cerita tersebut saya pun hanya tersenyum. Entah pertanyaan tersebut serius atau hanya guyonan tapi memang terkesan menyepelekan pandemi Covid-19 ini dan mengabaikan anjuran pemerintah untuk menggunakan masker saat keluar rumah. Sesuai anjuran WHO, pemerintah Indonesia mewajibkan seluruh masyarakatnya menggunakan masker jika keluar rumah ( sumber : kompas.tv ). Hal tersebut merupakan langkah preventif yang sudah semestinya dipatuhi oleh seluruh masyarakat Indonesia mengingat pandemi Covid-19 masih ada dan entah kapan akan berakhirnya.
      Awalnya anjuran menggunakan masker tidak terlalu dikampanyekan dimana – mana, bahkan saya sering melihat dan membaca bahwa anjuran menggunakan masker hanya untuk orang sakit. Namun  per tanggal 05 April 2020 pemerintah mengeluarkan aturan wajib memakai masker bagi siapapun yang keluar rumah ( sumber : Detik Health ). Seperti kita ketahui bersama bahwa media penyebaran Covid-19 adalah melalui percikkan cairan yang keluar dari mulut atau hidung. Maka ketika yang sakit menggunakan masker artinya menghalangi virus untuk tidak menyebar ke orang lain dan ketika yang tidak sakit menggunakan masker itu artinya menjaga percikkan cairan dari orang lain agar tidak terhirup olehnya. Meski sudah banyak edukasi mengenai bagaimana caranya Covid-19 menyebar namun tidak semua orang menyadari pentingnya menjaga jarak terutama ditempat umum selama pandemi ini. Jadi cukup menyeramkan juga jika ditengah pendemi seperti ini orang - orang belum sadar betul pentingnya menjaga jarak ditambah tidak menggunakan masker.
    Saya dan keluarga pun tadinya tidak punya banyak stok masker. Masker kain hanya punya beberapa sementara masker sekali pakai ( masker medis ) tidak punya sama sekali karena harganya selangit dan cukup sulit didapatkan. Tapi semenjak pemerintah mewajibkan seluruh masyarakat menggunakan masker barulah kami berfikiran untuk stok beberapa masker kain mengingat masker kain harus sering dicuci, jadi kalau cuma punya 1 atau 2 saja rasanya masih kurang. By the way masker yang keluarga kami pakai adalah masker produksi MA Assyafiiyyah Sukaraja – Majalengka. Masker ini merupakan masker 2 ply yang bisa diselipkan tisu didalamnya. Untuk tanya – tanya atau pemesanan masker ini bisa klik disini dan Insyaallah nanti saya akan membuat postingan khusus mengenai masker.
       Lalu, apakah masker kain efektif untuk mencegah penyebaran Covid-19? Davies et al melakukan penelitian di Inggris menyatakan bahwa efektivitas masker kain buatan rumah untuk menyaring partikel berukuran 0,06 - 1 mikron sebesar 71% sementara untuk partikel besar sebesar 79%. ( sumber : Detik Health ). So, jika dibandingkan dengan masker medis tentu saja masih jauh lebih baik menggunakan masker medis namun perlu diingat bahwa ketersediaan masker medis semakin sulit sementara masker medis banyak dibutuhkan oleh tim medis yang “berperang” secara langsung menghadapi Covid-19.
       Jadi, untuk kita yang bukan non medis sudah cukup menggunakan masker kain asal sering dicuci terutama setelah dipakai bepergian keluar rumah. Untuk mendapatkan masker kain pun tidak susah karena  penjual masker kain sudah menjamur dimana – mana semenjak pandemi ini. Alhamdulillah, dengan membeli barang dagangan mereka sama artinya kita memberikan rezeki kepada mereka ditengah pandemi yang menyebabkan kesulitan ekonomi hampir pada seluruh lapisan masyarakat. Selain itu dengan menggunakan masker saat keluar rumah itu artinya kita juga ikut membantu pemerintah dalam memerangi pandemi ini agar segera berlalu. Pandemi ini musibah bersama, jadi bukan hanya satu dua orang yang harus sadar tapi semuanya.
       Menggunakan masker saat keluar rumah merupakan salah satu langkah preventif untuk mencegah penyebaran Covid-19 namun semuanya tidak akan berjalan dengan baik tanpa adanya kesadaran dari semua orang. Si sakit harus menyadari bahwa dirinya bisa saja menularkan penyakit ke orang lain. Si sehat pun perlu menyadari bahwa belum tentu semua orang disekitarnya menyadari pentingnya menggunakan masker sehingga bisa saja batuk dan bersin sembarangan. Solusinya adalah si sakit dan si sehat sama – sama menggunakan masker. Namun meski sudah menggunakan masker tapi tetap harus menjaga jarak demi keamanan, ya! Sementara untuk kalian yang punya rezeki lebih, yuk bantu sesama dengan membagikan masker gratis agar semua masyarakat Indonesia bisa beraktifitas dengan lebih tenang karena menggunakan masker.
        Keluar rumah saat pandemi? Jangan lupa pakai masker, ya!


#BPNChallengeDay4

Tentang COVID-19



COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis coronavirus jenis terbaru. COVID-19 pertama kali ditemukan ketika terjadi wabah di Wuhan, Tiongkok pada bulan Desember 2019. Coronavirus menyebabkan infeksi saluran pernafasan pada manusia mulai dari batuk pilek hingga penyakit yang kebih serius. Sumber : www.who.int.

Gejala klinis seseorang terkena COVID-19 adalah demam, batuk pilek, gangguan pernafasan, sakit tenggorokan dan letih lesu. Sumber : www.kemkes.go.id. Meski tidak semua orang yang memiliki gejala klinis seperti yang disebutkan diatas, tapi kita harus tetap waspada karena pada beberapa orang  yang terpapar COVID-19 tidak menimbulkan gejala apapun namun tetap beresiko menularkan kepada orang lain.

COVID-19 menyebar melalui percikan – percikan dari hidung atau mulut yang keluar saat orang yang terkena COVID-19 bersin, batuk atau mengeluarkan nafas. Selain terhirup langsung oleh orang lain yang ada disekitar orang yang terkena COVID-19, percikan – percikan ini bisa saja tidak langsung mengenai orang lain melainkan melalui benda dan permukaan sekitar. Orang sehat yang menyentuh benda atau permukaan tersebut kemudian menyentuh mata, mulut, hidung kemungkinan akan terjangkit COVID-19.

Berdasarkan cara penyebaran COVID-19 yang sudah dipaparkan diatas, berikut langkah untuk mencegah penybaran COVID-19 berdasarkan website resmi Kementrian Kesehatan Republik Indonesia :
1.      Rajin mencuci tangan
Semenjak COVID-19 mewabah di Indonesia, handsanitizer menjadi barang yang sangat mahal dan langka. Padahal, pemerintah menganjurkan untuk mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Lalu, apakah penting penggunaan handsanitizer? Menurut saya penting jika mobilitas kita cukup tinggi dan sering berada diluar rumah. Handsanitizer jadi solusi saat tangan sudah menyentuh barang atau permukaan yang mungkin disentuh juga oleh banyak orang dan kita cukup jauh dari kamar mandi atau wastafel. Tapi, saat kita menghabiskan banyak waktu dirumah, saya rasa masih jauh lebih efektif mencuci tangan dengan sabun.
2.      Menggunakan masker
Masker sangat berguna bagi orang sakit saat pandemik corona seperti sekarang ini agar percikan – percikan yang berasal dari mulut dan hidung yang diduga menjadi salah satu media penyebaran COVID-19 tidak terkena ke orang lain. Namun akhir – akhir  pemerintah mewajibkan semua masyarakat pakai masker saat keluar rumah demi menekan angka penyebaran COVID-19.
3.      Meningkatkan sistem imun tubuh
Pentingnya mengonsumsi makanan dengan kandungan gizi yang seimbang dan memperbanyak konsumsi buah dan sayur serta air putih merupakan salah satu upaya mencegah menyebaran COVID-19 yang mana dengan mengonsumsi makanan yang bergizi artinya memberikan makanan yang baik untuk tubuh kita sehingga system imun kita akan meningkat. Jangan lupa juga untuk berolahraga, ya!
4.      Diam dirumah
Dengan diam dirumah itu artinya membatasi kontak dengan orang lain. Tapi, saya yakin tidak semua orang bisa total diam dirumah selama pandemik ini mengingat kita masih butuh pergi keluar rumah misal berbelanja terutama bahan makanan dan kebutuhan sehari – hari lainnya. So, menurut saya keluar rumah masih boleh dengan catatan untuk keperluan yang urgent saja. Jadi, jika hanya sekedar "ngopi – ngopi cantik" di cafe lebih baik ditunda dulu.

Hingga saat ini masih simpang siur mengenai penemuan obat untuk mengobati virus COVID-19, namun banyak diberitakan bahwa dibeberapa negara sedang diadakan penelitian untuk vaksin dan pengobatan virus ini. Maka sejauh ini orang yang terkena COVID-19 akan diisolasi selama 14 hari berkaitan dengan masa inkubasi virus tersebut yang berlangsung selama 14 hari.

Sementara untuk data penyebaran COVID-19 di Indonesia yang diambil dari website resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana per tanggal 20 April 2020, ada pada gambar dibawah ini.


Untuk mendapatkan update terbaru mengenai COVID-19 baiknya mencari informasi dari website resmi seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana disini, Kementrian Kesehatan Indonesia disini, atau di World Health Organization disiniMari sama – sama menjaga diri dan sekitar agar COVID-19 tidak semakin menyebar. Semoga pandemik ini segera berlalu.


#BPNChallengeDay1

Shampo Emeron Hijab Clean And Fresh Wanginya Bangkitkan Mood Positifku Saat #DirumahAja. Kamu Sudah Coba Belum?

Blog competition, emeron bantu ciptakan fikiran positif saat pandemik corona

Ditengah virus corona yang mewabah di Indonesia ini pemerintah menetapkan aturan Work From Home bagi para pekerja. Bagi yang beraktifitas dirumah agar membatasi diri, keluar rumah jika ada keperluan mendesak dan lebih banyak #DirumahAja. Aturan pemerintah untuk #DirumahAja memang tidak terlalu berpengaruh bagi saya yang sudah terbiasa dirumah sejak hamil besar hingga sekarang anak saya berusia 2 tahun, tapi saya yakin anak dan suami saya pasti mengalami kejenuhan. Suami saya yang biasa pergi ke sekolah setiap hari untuk mengajar, sekarang harus mengajar melalui aplikasi online. Sementara anak saya  yang masih berusia 2 tahun dan biasanya sering saya bawa bepergian ke pasar, minimarket dan seminggu sekali pasti kami ajak jalan keluar untuk sekedar “cuci mata”, tapi semenjak pandemik corona ini benar – benar lebih banyak menghabiskan waktu dirumah.

Sebagai seorang ibu rumah tangga memang tak banyak yang bisa saya lakukan dalam ikut serta melawan virus corona, namun setidaknya saya harus lebih ekstra menjaga kebersihan rumah beserta isinya. Selain itu, saya harus membuat suasana dirumah menjadi lebih menyenangkan agar suami dan anak saya betah #DirumahAja. Karena keluarga kecil saya suka makan dan ngemil, maka memasak masakan favorit mereka adalah trik untuk membuat mereka betah #DirumahAja dalam upaya mencegah penyebaran virus corona. Salah satu masakan favorit suami dan anak saya adalah baso sebreng, kuliner khas tempat kelahiran suami saya di Sukaraja Majalengka.

Blog competition, emeron bantu ciptakan fikiran positif saat pandemik corona

Sebenarnya sebelum virus corona mewabah pun memasak sudah jadi rutinitas sehari – hari saya. Mungkin bagi sebagian orang memasak adalah kegiatan yang melelahkan ditambah “bau bawang” yang biasanya menempel dibaju dan badan kita setelah memasak. Namun saat orang – orang yang saya cintai bisa menikmati hasil masakan saya dan memberikan nilai positif, rasa capek dan lelah saat memasak benar – benar hilang. Selain itu, saat memasak saya bisa menyalurkan energi yang ada pada diri saya melalui masakan. Entah mitos atau bukan saat mood saya bagus, hati saya senang, relaks dan tidak banyak fikiran maka hasil masakan pun akan enak. Tapi saat mood jelek, banyak fikiran, marah, kesal, biasanya hasil masakan saya akan tidak enak.

Bagi saya penting sekali untuk menciptakan mood positif di pagi hari karena mood di pagi hari akan berpengaruh terhadap aktifitas saya seharian. Mood yang positif bisa diciptakan dari fikiran kita yang positif dan fikiran yang positif bisa tercipta dengan badan yang bersih. Apalagi saat pandemik corona seperti sekarang ini begitu banyak media menayangkan berita mengenai virus corona ternyata malah menimbulkan kekhawatiran bagi diri saya dan memicu stress. Padahal kita tidak boleh stress karena akan mengakibatkan sistem imun menurun, lho! Jujur, saya tipe orang yang skip berita tentang virus corona terutama dipagi hari, tapi kalau siang dan sore hari saya tetap menonton berita tentang virus corona karena tetap harus mengikuti perkembangannya.

Selain skip berita dipagi hari demi menciptakan fikiran positif, saya wajib mandi di pagi hari. Iya, mandi pagi meski saya #DirumahAja tapi mandi pagi adalah suatu kewajiban. Saya jadi lebih semangat dan percaya diri setelah mandi pagi. Pernah saya coba mandi agak siang sekitar pukul 09.00 tapi yang ada saya malah malas beraktifitas dan maunya tiduran saja. Jadi, meski saya hanya seorang ibu rumah tangga tapi saya selalu memposisikan diri saya seperti pekerja yang harus mandi pagi dan pergi “ngantor”. Tapi, ngantor versi saya adalah mengurus anak, beres – beres rumah termasuk memasak seperti yang sudah saya sebutkan diatas.

Blog competition, emeron bantu ciptakan fikiran positif saat pandemik corona

Saat ini saya sedang jatuh cinta sekali dengan shampo Emeron Hijab Clean And Fresh, shampo ini menjadi bagian dari rutinitas pagi saya untuk menciptakan mood yang baik dan positif sehingga saya bisa lebih relaks dan memiliki fikiran positif. Awalnya saya ragu dengan produk ini karena bisa dibilang cukup murah, namun setelah saya coba malah suka sekali. Shampo Emeron Hijab Clean And Fresh ini menjadi jawaban atas permasalahan rambut saya selama ini. Shampo Emeron Hijab Clean And Fresh membantu mengatasi kerontokkan rambut saya. Wanginya pun enak, segar dan benar – benar membangkitkan mood positif saya. Biasanya setelah menggunakan shampo, wanginya hanya bertahan saat rambut masih basah. Tapi shampo Emeron Hijab Clean And Fresh ini wanginya benar – benar awet karena memang mengandung MOC perfume yang membuat rambut saya wanginya tahan lama dan anti apek. Harganya pun sangat murah, saya beli shampo Emeron Hijab Clean And Refresh ini di Indomaret ketika ada promo hanya Rp.10.000 dan saya coba cek dibeberapa toko pun harga normalnya tidak terlalu mahal. Kemasannya slim sehingga cukup travel friendly apalagi saya masih punya balita, jadi tidak makan tempat di diaper bag jika akan dibawa bepergian.

Blog competition, emeron bantu ciptakan fikiran positif saat pandemik corona
So, shampo Emeron Hijab Clean And Fresh ini solusi untuk kamu yang punya masalah serupa dengan saya yaitu rambut rontok, lepek dan bau apek apalagi bagi yang berhijab meski tidak semua wanita berhijab punya permasalahan yang sama dengan saya. Untuk kamu yang punya masalah berbeda dan bingung mau memilih produk emeron yang mana, bisa kunjungi official website emeron di www.emeronhaircare.com atau klik disini. By the way produk emeron ini selain harganya terjangkau juga bisa didapatkan dengan mudah di supermarket, minimarket bahkan di pasar tradisional dan warung.

Nah untuk kamu yang sekarang sedang WFH dan #DirumahAja atau menjadi teman #DirumahAja bagi partner hidupmu, boleh coba deh shampo Emeron Hijab Clean And Fresh karena selain mengatasi berbagai masalah seperti rontok, lepek dan bau apek, wangi shampo Emeron Hijab Clean And Fresh ini membangkitkan mood positif saya sehingga saya lebih semangat menjalani aktifitas #DirumahAja termasuk memasak masakan favorit anggota keluarga saya dan tentunya menyalurkan mood positif itu kedalam masakan sehingga anggota keluarga saya betah #DirumahAja.

Lalu bagaimana caramu menghadapi pandemik corona dengan #DirumahAja? #DengarkanHatimu yuk! Karena cuma kamu yang tahu apa yang terbaik untukmu dan keluargamu.