Showing posts with label Stories. Show all posts

Penyebab Anak Susah Makan Dan Cara Mengatasinya. Based On My Story, Check!

penyebab anak susah makan


Anak makan lahap, nggak pilih – pilih menu makanan, merupakan dambaan semua ibu. Ibu mana yang nggak bahagia ketika ada netizen berkata, “aduuuh lahap banget yaa makannya!”. Tapi, beda anak beda cerita. Ada anak yang lahap dan nggak pernah pilih – pilih makanan. Ada anak yang lahap tapi dengan makanan tertentu saja. Ada pula anak yang tergolong susah sekali makan. Nah, anak saya tergolong anak yang lahap makan tapi bukan berarti nggak pernah mengalami fase susah makan atau menurut bahasa kerennya GTM ( Gerakan Tutup Mulut ).

Oke, saya akan bercerita bagaimana saya sudah kenyang melewati fase anak susah makan. Jadi, di awal MPASI hingga usia 8 bulanan anak saya tergolong lahap dengan MPASI homade buatan saya. Bukan saya anti fortifikasi ya, anak saya memang nggak suka MPASI fortifikasi meski saya sudah coba berbagai merk. Namun di usia 8 bulanan ketika mulai beralih ke tekstur yang agak padat dibanding sebelumnya, anak saya mulai susah makan.

Gimana Rasanya Ketika Anak Susah Makan?

Waduh… Jangan ditanya, saya suka ikutan nggak nafsu makan! Stress iya, nggak enak hati juga iya. Rasanya saya ketakutan kalau anak saya kelaparan karena selalu menolak tiap disodori makanan. Berbagai cara pun sudah saya lakukan ketika anak susah makan, tapi ya gitu deh tuteup aja! Alhamdulillah setelah usia setahun ke atas anak saya mulai jarang susah makan. Makannya lahap, protein suka, sayur pun oke. Ada sih masanya dia susah makan, tapi ya cuma sesekali saja.

Penyebab Anak Susah Makan

Mengenai penyebab anak susah makan, seperti sudah saya sebutkan diatas bahwa berbeda cerita antara satu anak dengan anak lainnya. Tapi, saya akan coba jabarkan beberapa penyebab anak susah makan berdasarkan pengalaman saya sendiri. Semoga bisa membantu para ibu yang anaknya sedang berada di fase susah makan.

1. Sakit

penyebab anak susah makan dan cara mengatasinya


Penyebab anak susah makan yang pertama yaitu sakit. Entah itu demam, pilek atau sakit gusi karena sedang tumbuh gigi. Jangankan anak kecil atau bayi yang belum bisa bicara. Kita yang sudah dewasa saja kalau sakit pasti nafsu makan akan berkurang, betul? Saya masih ingat ketika anak saya demam dan nafsu makannya menurun drastis. Ngemil nggak mau, makan berat apalagi. Wah, panik banget sih! Ditambah demam yang sudah lewat dari 3 hari. Setelah saya periksakan anak saya ke dokter anak, ternyata dimulutnya ada beberapa sariawan. Tentu saja hal ini akan mempengaruhi nafsu makan anak saya sehingga anak menolak makanan apapun yang coba saya berikan.

Ketika anak susah makan karena sakit, mau nggak mau kita sebagai ibu yang harus sabar. Ketika anak minta apapun ( selama makanan yang diminta masih tergolong aman ), berikan saja. Nggak harus makan menu lengkap dulu nggak apa – apa daripada tidak terisi makanan sama sekali. Lagipula anak butuh waktu untuk recovery dan mengembalikan nafsu makannya setelah sakit.

2. Bosan

penyebab anak susah makan dan cara mengatasinya


Penyebab anak susah makan yang kedua yaitu bosan dengan menu makanan. Ibu – ibu, sering nggak ngalamin tiba – tiba pengen makan apa gitu? Nah, anak kecil pun pasti mengalami itu tapi belum bisa mengungkapkannya. Dulu, saya biasa memberikan anak saya makan berat berupa nasi ( nasi tim ) sebanyak 3x dalam sehari. Pagi nasi, siang nasi dan sore pun nasi meski dengan lauk yang berbeda. Lama – lama anak saya sering menolak makanan terutama di pagi hari. Hmmm... Sepertinya anak saya bosan lho pagi siang sore makan nasi terus. Kemudian saya coba mengganti menu sarapan dengan menu apa saja, nggak masalah nggak makan nasi selama nutrisinya terpenuhi. Dan terbukti dengan cara tersebut anak saya makan nasi lebih lahap ketika siang hari.

 Menu Andalan Ketika Anak Susah Makan, Yuk Coba!        

By the way, semua ibu memang nggak harus pintar masak, kok. Tapi demi anak makan lahap, ya kita usaha sedikit dengan selalu membuat makanan anak yang lebih variatif. Jangan khawatir, di zaman yang serba digital ini nggak susah kok untuk mendapatkan resep masakan karena sudah tersedia dalam satu sentuhan smartphone. Kalaupun ibu tidak sempat masak, coba membeli makanan dari luar yang berbeda dari biasanya.  Ayo.. ayoo.. mau masak menu apa nih untuk si buah hati?

3. Masih Kenyang

penyebab anak susah makan dan cara mengatasinya


Penyebab anak susah  makan yang ketiga yaitu masih kenyang. Yups, kapasitas lambung bayi dan anak tentunya tidak sama dengan kapasitas lambung orang dewasa. Jadi, jangan paksakan anak makan sesuai dengan porsi kita. By the way, mengenai porsi makan anak secara lengkap ada disini. Selain itu, lambung juga perlu waktu untuk memproses makanan. Seperti dikutip dari highlight instagramnya dokter anak kece @metahanindita, bahwa perlu waktu 100 menit untuk mengosongkan isi lambung sebanyak 50%. Jadi, kalau anak habis ngemil segala macam biasanya memang akan menolak untuk makan.

Maka dari itu penting banget lho untuk menerapkan jadwal makan supaya anak mengenal konsep lapar dan kenyang seperti yang dijelaskan oleh dokter Meta. Jadwal makan tiap anak pasti berbeda – beda dan biasanya sangat berkaitan dengan jadwal tidurnya. Menurut saya, mengenai jadwal makan itu terlihat simple tapi untuk prakteknya agak susah. Apalagi kalau ibu – ibu tinggal di lingkungan yang menganut paham "makan sedikit tapi sering". Makan sedikit tapi sering sih nggak salah, tapi kalau seringnya itu nggak beraturan? Ambyar sudah jadwal makan anak yang sudah kita susun secara rapi.

Misalnya nih, anak saya biasa sarapan jam 7.00 – 8.00 pagi karena sekarang anak saya suka bangun jam 5 – 6 pagi. Tapi, maaf sebelumnya nih ya... kadang kalau orangtua zaman dulu pokoknya pagi – pagi harus cepet sarapan biar nggak perih perut, katanya. Nah ini kejadian di anak saya. Jadi ketika neneknya libur jualan dan ada dirumah, jam 6 pagi sudah diajak sarapan. Namanya anak kecil sih mau – mau aja, tapi ya gitu sarapannya jadi nggak lahap karena memang saya membiasakan anak sarapan agak siang sambil menunggu lapar juga sambil anak mandi dan "loading" dulu istilahnya setelah bangun tidur. Kecuali kalau anak saya bangun jam 3.00 – 4.00 pagi biasanya jam 06.30 sudah saya beri sarapan. Tapi, kembali lagi ke kondisi anak masing – masing. Kadang ada tipe anak yang mau makan apapun dan kapanpun lahap terus. Heheheh

                                   penyebab anak susah makan dan cara mengatasinya

Itulah 3 penyebab anak susah makan berdasarkan pengalaman saya pribadi. Nah, penting sekali lho untuk mengevaluasi apa penyebab anak susah makan agar penanganan selanjutnya tidak salah sasaran. Misalnya ketika anak susah makan karena perutnya masih kenyang setelah banyak ngemil, mau makanan seenak apapun ya gimana kalau lambungnya masih penuh? Oh ya, jangan dulu panik ketika anak susah makan. Tapi, jika anak terus – terusan menolak makan bahkan hingga mengalami penurunan berat badan yang cukup drastis, segera konsultasikan ke dokter ya!

By the way, ada yang mau sharing pengalaman tentang anak yang susah makan?


Cara Mengurus Buku Nikah Yang Hilang. Mudah Banget, Kok!

CARA MENGURUS BUKU NIKAH YANG HILANG

Halo ibu - ibu, masih ingat kapan terakhir kali mengeluarkan buku nikah dari tempat penyimpanan dokumen? Hmm… Buku nikah merupakan dokumen yang SANGAT penting tapi penggunaannya memang tidak se-sering KTP maupun KK ( kartu keluarga ). Jadi, beberapa bulan yang lalu saya membutuhkan buku nikah sebagai salah satu syarat untuk membuat kartu istri PNS dan ternyata buku nikahnya HILANG. Iya, hilang pemirsa. Dua – duanya pula! Gimana saya nggak panik coba? Mungkin saja buku nikah saya tidak benar - benar hilang, hanya lupa menyimpan atau terselip dimana gitu. Tapi, saya sudah coba cari kemana - mana dan tetap tidak ada. Akhirnya, mau nggak mau saya dan suami harus mengurus buku nikah yang hilang tersebut.


Cara Mengurus Buku Nikah Yang Hilang

1. Mendatangi Kantor KUA

Langkah pertama yang saya lakukan ketika akan mengurus buku nikah yang hilang yaitu mendatangi kantor KUA. Sesampainya disana saya menceritakan kronologis buku nikah saya yang hilang dan saya pun tidak punya copyan buku nikah tersebut. Akhirnya petugas KUA mencoba mencarikan nomor registrasi yang ada di arsip mereka dan membuat catatan kecil yang berisi nomor registrasi untuk dibuatkan surat kehilangan di kantor polisi.

2. Membuat Surat Kehilangan Di Kantor Polisi

CARA MENGURUS BUKU NIKAH YANG HILANG

Setelah mendapatkan catatan kecil sebagai pengantar, pada hari yang sama saya dan suami pergi ke kantor polisi untuk membuat surat kehilangan. Untuk membuat surat kehilangan ini jangan lupa bawa KTP ya. Proses pembuatan surat kehilangan di kantor polisi sangat cepat, bahkan bisa ditunggu saat itu juga. Oh iya, surat kehilangan ini ada masa berlakunya. Jadi, setelah mendapatkan surat kehilangan dari polisi sebaiknya segera lanjutkan proses pengurusan buku nikah yang hilang. Jangan ditunda – tunda supaya tidak membuat surat kehilangan lagi ke kantor polisi. Tapi kalau saya sih memang ditunda beberapa hari, nunggu gajian awal bulan. Maklum lah ibu – ibu perhitungan banget ya kan? Sekiranya masih bisa ditahan untuk pengeluaran bulan depan ya tahan dulu aja deh! Hihihi

Tips Belanja Bulanan Hemat Ala Ibu Rumah Tangga

3. Menyiapkan Persyaratan Yang Diperlukan

Setelah mendapatkan surat kehilangan dari polisi, langkah selanjutnya untuk mengurus buku nikah yang hilang yaitu kembali ke KUA untuk memberikan persyaratan yang diperlukan. Persyaratan yang diperlukan untuk mengurus buku nikah yang hilang yaitu surat kehilangan dari polisi, foto copy KTP, foto copy KK, pas foto 3 x 4 dan 4 x 6.

                                  

CARA MENGURUS BUKU NIKAH YANG HILANG
 

Semua persyaratan sudah lengkap, jangan lupa siapkan uang untuk biayanya. Eaaaa… Berdasarkan beberapa informasi yang saya baca bahwa mengurus buku nikah yang hilang itu gratis. Tapi, saya tidak keberatan jika memang kami diharuskan membayar sejumlah biaya. Ya, itung – itung tanda terima kasih karena sudah dibantu. Untuk biaya mengurus buku nikah yang hilang ini yaitu Rp.300.000. Harga ini tentu saja akan berbeda di tiap daerah, contohnya seperti salah satu pengalaman blogger lain dalam mengurus buku nikah yang hilang disini. Oh iya proses pengurusan buku nikah yang hilang ini sebenarnya tidak lama, kok. Mungkin hanya memakan waktu beberapa hari. Hanya saja, proses pengurusan buku nikah  saya agak terhambat karena ada sedikit perbedaan data orangtua di KK saya dan KK orangtua. Akhirnya suami pun harus ke desa dulu untuk membuat surat keterangan nama sebenarnya.

4. Mengambil Duplikat Buku Nikah

Selang beberapa hari setelah memberikan surat kerterangan nama sebenarnya dari desa, duplikat buku nikah kami pun sudah beres dan kami ditelpon oleh pihak KUA. Huaaaa... senang sekali akhirnya kami sudah punya buku nikah lagi walaupun agak berbeda dengan buku nikah yang asli karena ada tulisan DUPLIKAT. Hahahaha

CARA MENGURUS BUKU NIKAH YANG HILANG

Itulah pengalaman saya mengurus buku nikah yang hilang, mudah banget kan? Meskipun mudah tapi sebaiknya lebih hati – hati dalam menyimpan dokumen penting. Bila perlu cek dokumen secara berkala, semacam stock opname gitu lho. Jangan sampai kita merasa tenang – tenang saja, eh pas mau dipakai ternyata dokumen yang diperlukan tidak ada.


By the way, buku nikah kalian nggak hilang juga kan? Hihihihi


Jangan Mimpi Dapat Uang Dari Ngeblog!

JANGAN MIMPI DAPAT UANG DARI NGEBLOG

Setiap orang pasti bisa menulis dan setiap orang berhak untuk punya hobi menulis, termasuk saya. Ya, terlepas tulisan saya sangat sederhana bahkan acak - acakan, maklum saja karena saya bukan penulis. Bagi saya, menulis merupakan salah satu bentuk self healing apalagi ketika kesal dan marah. Semua rasa kesal pasti tercurah lewat tulisan.

Kalau penulis, mereka menulis kemudian menerbitkan buku. Lah, saya yang bukan siapa - siapa menulis dimana dan untuk siapa? Jawabannya adalah menulis diblog pribadi. By the way blogger favorit saya dulu adalah Dwi Larasati Putri, pokoknya sering banget mampir ke blog beliau karena hijab dan style fashion yang beliau pakai begitu hits pada zamannya. Hahahha… Kalau blog yang selalu saya kunjungi untuk mencari review make up dan skincare ya Racun Warna Warni. hahaha…

Jujur, dari pertama mengenal blog nggak pernah kebayang apa - apa. Pokoknya nulis diblog, udah gitu aja. Kalau sekarang selain sebagai tempat saya belajar menulis, saya juga punya mimpi agar bisa mendapatkan "sesuatu" dari ngeblog. Sesuatu disini luas sekali maknanya, bisa prestasi, bisa juga kepuasan sendiri dan nggak dipungkiri saya juga ingin bisa dapat uang dari ngeblog. Intinya, saya ingin lebih produktif dengan ngeblog seperti pernah saya tulis disini bahwa produktif nggak melulu soal uang.

Oke, saya mau cerita sedikit dulu tentang fase - fase ngeblog saya dari dulu hingga sekarang.

Fase fase Ngeblog Dari Dulu Sampai Sekarang

a. Awal Mengenal Blog

Saya mulai mengenal blog ketika SMA sekitar tahun 2008. Pada waktu itu saya dan teman saya ditunjuk oleh sekolah untuk mengikuti blog competition antar SMA se - kabupaten Majalengka. Dibawah bimbingan guru TIK saya Heru Ruhanda, saya mulai mengenal blog dari 0. Menang? Tentu saja kalah dan boro - boro dapat uang dari ngeblog yang ada saya malu.hihihi…. Saya malu karena tidak bisa maksimal mengikuti lomba, maklum saja saat itu saya benar - benar baru mengenal blog padahal materi yang dilombakan adalah membuat blog di blogger mulai dari 0. Kalau dilakukan sekarang, nggak sesulit pada waktu itu. Hahaha

b. Ngeblog Sambil Kuliah

Setelah lulus SMA pada tahun 2010, saya melanjutkan pendidikan di salah satu universitas swasta di kota saya dan mengambil jurusan Agribisnis. Untuk mengisi waktu luang saya mencoba menulis diblog, apapun itu. Bahkan saya punya beberapa blog yang isinya nggak seberapa banyak. Pada waktu itu saya benar  - benar hanya paham membuat postingan diblog dan mengganti tema dengan tema bawaan blogger. Saya belum paham bagaimana merubah tampilan blog, membuat tulisan yang baik apalagi SEO. Tapi, saya sudah sering baca tentang bagaimana orang - orang bisa dapat  uang dari ngeblog.

c. Ngeblog Sambil Kerja

Setelah lulus kuliah saya langsung bekerja di distributor operator seluler. Di sela - sela waktu luang bekerja saya selalu menulis. Saya masih menulis tanpa irama yang jelas. Pokoknya pada saat ingin menulis, saya akan tuangkan itu kedalam postingan blog. Pada saat itu saya mulai kenal domain, template blog premium, SEO dan berbagai istilah blogging lainnya. Semua itu saya pelajari sendiri, hasil baca - baca tutorial dari om google. Paham? Sedikit sih, seringnya saya pusing! Hahahaha. Tapi, dengan tulisan saya yang acak - acakan dan sangat apa adanya ternyata ada salah satu postingan saya yang masih ramai pengunjung sampai sekarang, yaitu tentang Cara Berhenti Berlangganan Kartu Halo. Kadang saya suka geli sendiri kalau baca postingan itu.

Sambil bekerja, saya juga merintis online shop dan sudah mencoba beli beberapa domain untuk produk yang saya jual. Hasilnya alhamdulillah bisa nambah - nambah uang saku. Tapi, pada saat itu memang fokus utama saya adalah bekerja. Jadi, ngeblog dan online shop nggak seserius blogger lain yang mungkin sekarang sudah bisa mendapatkan uang dari ngeblog. Padahal saat itu secara nggak sadar, saat itu saya sudah bisa dapat uang dari ngeblog lewat online shop saya ya kan? 

d. Ngeblog Setelah Resign Dan Menjadi Ibu Rumah Tangga

Menjelang resign sebagai pekerja karena akan melahirkan dan fokus mengurus anak, saya mulai kefikiran untuk fokus ngeblog. Nggak tahu deh pokoknya baru kefikiran aja sampai banyak postingan diblog saya yang cukup alay saya hapus. Ya, pengen aja gitu filter postingan. Kemudian saya  diingatkan oleh sesama teman online shop yang kebetulan bantu membuat landing page untuk online shop saya dulu, beliau memang saya berikan akses untuk membuka blog saya. Dia seperti heran dan kaget melihat pengunjung blog yang lumayan banyak. Mungkin beliau heran karena dengan konten blog yang ala kadarnya itu pengunjungnya banyak juga dan beliau menyarankan untuk daftar google adsense. By the way, jangan bandingkan jumlah pengunjung saya dengan para blogger lain, sudah pasti jauh perbedaannya. Hihiihihi

Iseng iseng daftar google adsense dan ternyata diterima juga lho gaes!

Sudah Dapat Uang Dari Ngeblog, Belum?

                                     JANGAN MIMPI DAPAT UANG DARI NGEBLOG

Ketika mendengar google adsense, sebagian orang pasti langsung membayangkan gurih - gurih nyoy dapat uang dari ngeblog dan gajian tiap bulan dari mbah google. Itu pun jadi salah satu mimpi terbesar saya. Tapi, untuk sampai kesana memang nggak semudah membalikkan telapak tangan. Kalau ditanya sudah dapat uang dari ngeblog? Jawabannya sudah, contoh nyata adalah saldo google adsense saya yang saya pun malu untuk menyebutkannya. Hahhaha.. Selain itu, dulu pun saya pernah diajak kerjasama oleh salah satu aplikasi kesehatan untuk tanam backlink mereka di postingan blog saya. Ya, kebetulan aja sih itu adik kelas saya kerja di aplikasi tersebut. Hihihihi… Lumayan lah bisa buat beli pulsa.

Beberapa waktu yang lalu saya pun pernah dikontak melalui email entah sengaja atau random by system oleh salah satu brand skincare untuk kerjasama. Kami sempat balas – balasan email mengenai bentuk kerjasama dan penawaran harga. Namun surat menyurat elektronik itu ternyata berhenti setelah pihak mereka meminta laporan google search console saya. Wah, pasti blog saya belum sesuai standar mereka. Hehhehe

Sedih? Nggak! Justru saya jadikan motivasi untuk terus belajar menulis diblog. Sering – sering berkunjung ke blog – blog senior juga salah satu cara untuk menambah wawasan saya dalam dunia blogging. Sekarang, saya nggak pernah kefikiran dulu dapat uang dari ngeblog. Eh, kefikiran sih sebenarnya tapi nggak jadi goal utama.

Semakin sering berkunjung ke blog - blog senior, saya malah semakin merasa “receh” tulisan saya dan wajar saja jika belum ada yang melirik saya. Kalau kata mak Indah sih, semakin receh tulisan kita maka akan dibayar receh pula.

Baiklah, sekarang saya akan fokus belajar membuat konten blog yang baik dulu. Memperdalam ilmu blogging juga dan konsisten yang paling penting. Maklum lah sebagai IRT yang punya balita, mood ngeblog saya sering naik turun. Jadi, saat ini saya sering sounding ke diri saya sendiri untuk “Jangan Mimpi Dapat Uang Dari Ngeblog” karena PR saya untuk belajar masih banyak. Soal rezeki dari ngeblog, saya yakin Allah sudah tahu kapan waktu yang tepat.

JANGAN MIMPI DAPAT UANG DARI NGEBLOG
Yuk, yang mau sharing pengalamannya ngeblog boleh tulis dikomen ya!



Tips Pergi Ke Alun - Alun Maja, Wisata Murah Meriah Dekat Rumah


Semenjak pandemi covid-19 saya jarang sekali membawa anak bepergian keluar rumah jika memang tidak urgent, meski semenjak pandemi covid-19 suami saya lebih sering dirumah karena WFH ( Work From Home ). Setelah new normal pun kami belum sepenuhnya be a normal, sih. Selain karena pandemi covid-19, tentu saja karena cuaca Majalengka yang kurang bersahabat. Tahu sendiri kan angin Majalengka? That’s why Majalengka dijuluki kota angin.

Tapi, meski belum sepenuhnya normal kami harus akui bahwa kami adalah manusia normal yang butuh piknik juga. Akhirnya pada Selasa sore tanggal 08 Juli 2020 kami sempatkan pergi ke alun - alun Maja untuk mengajak anak bermain sekalian refreshing. Sebenarnya sudah sejak lama saya melihat alun - alun Maja cukup ramai dikunjungi orang - orang terutama pada sore hari, tapi karena satu dan lain hal kami baru bisa pergi kesana pada waktu itu.

Menurut saya sebagai ibu – ibu, konsep wisata alun – alun Maja cukup menarik karena ada beberapa sewa mainan seperti mobil – mobilan, pasir – pasiran dan lain – lain. Untuk urusan perut pun jangan takut kelaparan karena ada beberapa stand yang berjualan makanan dan minuman dengan harga yang relatif terjangkau. Nah, untuk kalian yang berencana ingin pergi wisata ke alun – alun Maja, saya punya beberapa tips agar tetap nyaman dan menyenangkan meski pergi wisata ke tempat murah meriah.


1.    Perhatikan waktu kunjungan
Saya memang baru 2 kali pergi ke alun – alun Maja, tapi kalau sekedar lewat sih sering. Jika diamati, alun – alun Maja memang sering ramai dikunjungi orang setiap sore terutama pada weekend. So, waktu kunjungan juga perlu diperhatikan. Jika kamu tipe orang yang suka keramaian, bisa coba datang pada sore hari terutama weekend. Tapi, jika kamu tipe orang yang suka kedamaian atau ingin sekedar menikmati quality time bersama kesayangan sambil jajan cilok misalnya, bisa coba datang ke alun – alun Maja selain sore hari tapi hati – hati karena jika siang hari mataharinya cukup terik.

2.    Bawa air putih

Yes, meski disana banyak warung penjual makanan dan minuman tapi bawa air putih itu wajib. Saya pribadi menerapkan itu, ketika pergi kemana – mana pasti selalu bawa air putih. Selain untuk menghemat uang jajan ( alasan klasik emak – emak ), tentunya minum air putih itu jauh lebih sehat. Saya tidak melarang diri sendiri apalagi anggota keluarga saya untuk minum selain air putih, tapi tetap hanya sebagai recreational drink bukan untuk menghilangkan dahaga. So, meski hanya pergi ke alun – alun Maja yang jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah saya tetap bawa air putih dengan tumbler ukuran 1 liter. Apalagi saya punya anak kecil yang sedang aktif – aktifnya, tentu saja akan lebih cepat haus terutama jika sedang asyik bermain.

3.    Gunakan masker

Meski sudah new normal tapi protokol covid-19 harus tetap diperhatikan salah satunya yaitu menggunakan masker. Apalagi per 27 Juli 2020 Ridwan Kamil mewajibkan seluruh masyarakat Jawa Barat untuk menggunakan masker ketika pergi keluar rumah. Tapi anak saya ternyata tidak terlalu betah pakai masker pada saat itu, hehehe. Saya pun ketika di foto sedang membuka masker karena pada saat itu saya baru selesai minum air putih yang saya bawa di tumbler. Mohon maaf ya tidak untuk ditiru,  seharusnya selalu gunakan masker ketika diluar rumah termasuk ketika foto – foto supaya tidak dibully netizen, LOL. Eitsss just kidding, tentunya untuk mencegah penularan covid–19.

4.    Bawa handsanitizer
Jangan lupa untuk tetap menyelipkan handsanitizer di dompet atau di diaper bag karena saya belum menemukan bak cuci tangan umum di alun – alun Maja. Jadi untuk berjaga – jaga terutama jika kalian akan makan dan minum, gunakan handsanitizer terlebih dahulu. Maaf jika sebenarnya sudah ada bak cuci tangan umum tapi saya yang belum melihatnya.

5.    Bawa uang

Wah ini sih yang paling penting diantara semua tips, setuju? Kalau kalian lebih memilih bawa bekal makanan sih tidak masalah, tapi bawa persiapan uang untuk sekedar jajan – jajan sih wajib apalagi bagi yang punya anak kecil. Nah untuk kalian yang akan pergi ke alun – alun Maja, barangkali bisa menjadi referensi jajanan yaitu "Waroeng Basmallah". Menyediakan berbagai macam cemilan seperti Jalakotek, cimol, seblak  dan lain – lain. Selain untuk memanjakan perut, jangan lupa bawa uang untuk sewa mainan anak dan bayar parkir. Untuk sewa mainan mobil – mobilan dikenakan tarif Rp.10.000 dan untuk parkir kendaraan Rp.2000.

Itulah beberapa tips untuk kalian yang mau pergi ke alun – alun Maja. So, bagi kalian yang ingin pergi wisata tapi tidak punya banyak waktu atau budget terbatas bisa coba berwisata murah meriah ke alun – alun Maja terutama untuk yang berdomisili di sekitaran kecamatan Maja.



Pentingnya Membangun Branding Dengan Website Saat Persaingan Di Marketplace Mulai "Tidak Sehat"

pentingnya membangun website saat persaingan di marketplace mulai tidak sehat, domain murah, hosting murah, hosting unlimited, email domain

Siapa yang tidak kenal marketplace? Marketplace merupakan pihak ketiga yang memfasilitasi transaksi antara penjual dan pembeli. Dalam pandangan saya, marketplace ibarat “pasar digital” dimana penjual membuka toko dan calon pembeli pun mencari sesuatu di pasar tersebut. Untuk bisa datang dan berkunjung ke pasar digital, calon pembeli cukup menggunakan kuota internet. Calon pembeli yang datang ke pasar digital pun ada yang benar – benar bertujuan membeli sesuatu atau hanya sekedar melihat produk tanpa membeli.
Kehadiran marketplace memang sangat membantu terutama bagi kaum milenial untuk tetap bisa berbelanja apapun meski #DirumahAja, maka bukan hal yang aneh jika banyak sekali pengguna marketplace di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Berikut keuntungan berbelanja menggunakan marketplace :
  1. Pilihan produk beragam dalam satu website atau aplikasi.
  2. Pilihan cara pembayaran lebih banyak sehingga lebih memudahkan pembeli untuk melakukan pembayaran pesanan.
  3. Pengecekkan resi lebih cepat karena biasanya resi sudah otomatis di sistem.
  4. Dana pembeli jauh lebih aman dibanding transaksi tanpa marketplace karena dana baru akan ditransfer setelah barang diterima oleh pembeli.
Ada beberapa marketplace yang populer di Indonesia dan berdasarkan data dari iPrice ( perusahaan agregator belanja online), Shopee memiliki web traffic tertinggi di kuarter pertama tahun 2019 di negara ASEAN dengan total pengunjung bulanan mencapai 184 juta orang di Malaysia, Indonesia, Thailand, Filipina, Singapura dan Vietnam. Sementara Lazada memiliki jumlah pengunjung rata-rata 179.7 juta pengunjung per bulannya. Sedangkan Tokopedia memimpin market share terbesar di web desktop dan mobile di Indonesia, dengan rata-rata pengunjung bulanan sebanyak 140 juta orang dan menjadikannya platform e-commerce paling banyak dikunjungi ketiga di Asia Tenggara meskipun hanya tersedia di Indonesia ( dikutip dari https://www.goodnewsfromindonesia.id/  ). Begitu banyaknya pengguna marketplace tentu saja menjadi peluang renyah bagi para seller untuk membuka toko di marketplace. Tapi, apakah peluang tersebut memberikan feedback positif untuk seller?

Di era digital ini tak sedikit pedagang yang kemudian berlomba – lomba menambah saluran penjualannya dengan penjualan online baik itu berjualan di social media maupun di marketplace. Berbeda dengan Fevina Shop, online shop yang menjual produk gamis ini memang mengawali debutnya dengan memanfaatkan facebook fanpage dan menjadi dropshipper dari supplier lain. Kemudian semenjak membuka toko di marketplace 3 tahun yang lalu, Fevina Shop fokus berjualan di marketplace dan punya toko di Tokopedia, Shopee dan Lazada dengan menyetok produk sendiri bukan lagi menjadi dropshipper. Meski hanya berjualan di marketplace tapi bisa dibilang Fevina Shop cukup sukses menjadi online shop yang berjualan produk gamis low price hingga setelah lebaran tahun 2019 kemarin omset penjualannya menurun karena persaingan di marketplace yang semakin ketat. Tidak bisa dipungkiri semakin seringnya marketplace beriklan salah satunya di stasiun TV dengan membuat acara TV khusus yang menayangkan program suatu marketplace, membuat marketplace begitu dikenal banyak orang termasuk pedagang. Semakin banyak pedagang yang berjualan di marketplace artinya persaingan dagang di marketplace semakin sengit. Persaingan di marketplace saat ini tak hanya berbicara bagaimana seller menampilkan keunggulan produknya tapi juga menjual harga dengan semurah – murahnya. Saya pun sebagai pengguna marketplace seringkali menggunakan filter harga termurah dalam proses pencarian produk yang saya inginkan.

Bagi seller yang sudah punya tempat tersendiri di hati calon pembeli atau produk yang sudah punya branding yang bagus jauh sebelum membuka toko di marketplace, persaingan harga bukanlah sesuatu yang menyeramkan karena saat orang sudah loyal terhadap suatu brand biasanya harga tidak menjadi masalah. Ini merupakan pilihan berat bagi Fevina Shop, apakah harus tetap bertahan dengan harga yang sudah ditetapkan atau ikut menurunkan harga mengikuti perang harga dari seller lain tapi tidak menjamin bisa meningkatkan closing penjualan? 

pentingnya membangun website saat persaingan di marketplace mulai tidak sehat, domain murah, hosting murah, hosting unlimited, email domain

“Saya bisa saja ikut harga seller sebelah tapi lama – lama mungkin saya bisa bangkrut”, Ucap owner ketika diwawancarai di gudang Fevina Shop yang terletak di Maja Majalengka.
“ Kalau saya mampu, saya ingin fokus berjualan online sendiri tanpa marketplace tapi saya cukup sulit untuk menciptakan branding sendiri supaya  orang – orang bisa tahu kalau disini ada Fevina Shop yang menjual gamis dengan harga murah dan kualitas berani diadu dengan mereka yang sudah punya brand. “ Owner Fevina Shop menambahkan.
pentingnya membangun website saat persaingan di marketplace mulai tidak sehat, domain murah, hosting murah, hosting unlimited, email domain
 
Branding merupakan nama, istilah, tanda, simbol, rancangan atau kombinasi dari semuanya yang dimaksudkan untuk mengidentifikasi barang atau jasa atau kelompok penjual dengan untuk membedakannya dari barang atau jasa pesaing. ( Kotler, 2009 ) Bagi perusahaan branding, bukan hanya sekedar merek atau produk Anda dikenal tetapi juga sebagai image perusahaan secara keseluruhan atau bagaimana masyarakat merasa bahwa perusahaan Anda merupakan yang terbaik. Sumber : jurnal.id

Dalam bisnis online, website merupakan salah unsur yang sangat penting dalam menciptakan branding.  Bahkan di zaman yang sudah semakin maju ini pedagang - pedagang offline pun punya website sederhana sebagai bentuk iklan dimana nama domainnya dipasang di tempat - tempat tertentu. Website diibaratkan toko dalam makna yang “tidak nyata” dan menjadi nilai plus bagi online shop yang juga punya toko offline untuk menciptakan trust kepada calon pembeli. Lalu, apabila suatu online shop tidak punya toko offline bagaimana? Memaksimalkan website adalah jawabannya. Calon konsumen akan memberikan trust yang tinggi ketika berkunjung ke suatu website jika website yang dikunjungi terlihat professional. Selain itu website juga bisa menjadi “umpan” dalam promosi, biasanya iklan dari suatu online shop akan diarahkan ke website untuk menggambarkan sesuatu yang menarik dari online shop tersebut. Ada online shop yang hanya menggunakan website untuk mendeskripsikan suatu produk yang menarik atau biasa disebut pula sebagai landing page dan menggunakan landing page untuk menarik calon pembeli untuk bertransaksi melalui chat pribadi dengan admin. Ada pula online shop yang membuat design websitenya selain sebagai landing page juga sebagai toko online dimana kita sebagai pembeli bisa melakukan pembelian langsung melalui website.

Apapun jenis websitenya baik itu berupa landing page atau toko online, membuat website merupakan sesuatu yang susah – susah gampang. Susah, jika dilakukan oleh pemula tapi akan sangat mudah jika dikerjakan oleh ahlinya. Yup, untuk membuat website yang profesional memang membutuhkan tim ahli dan sekarang kita tidak perlu kebingungan lagi jika ingin membuat website professional untuk online shop atau kebutuhan lainnya karena Rumahweb punya jasa pembuatan website yang tentunya bisa disesuaikan dengan kebutuhan kita. 

Untuk mengetahui mengenai jasa pembuatan website silahkan kunjungi Rumahweb kemudian di menu “SEMUA LAYANAN” pilih Jasa Pembuatan Website. Jasa pembuatan website ini benar – benar mengikuti apa yang diinginkan oleh customer bahkan jika kita tidak punya materi sama sekali pun akan dibantu oleh tim Rumahweb untuk dibuatkan kontennya. Sementara untuk pilihan paketnya ada paket Basic, Pro dan Bussines. Nah mudah sekali kan membuat website dibantu dengan tim Rumahweb?

pentingnya membangun website saat persaingan di marketplace mulai tidak sehat, domain murah, hosting murah, hosting unlimited, email domain 

Tapi jika kamu ingin membuat website sendiri dan menggunakan layanan Rumahweb pun bisa. Ketika akan membuat website langkah paling awal biasanya adalah memilih hosting dan nama domain. Terlepas dari tujuan pembuatan website apakah untuk penggunaan bisnis atau personal, biasanya kita akan memilih hosting murah dan domain murah tapi dengan berbagai kelebihan. Pilihan hosting di Rumahweb yang menurut saya cukup menarik adalah hosting unlimited.


Hosting unlimited dari Rumahweb ini mulai dari Rp.24.900/bulan. Selain harganya sangat terjangkau, hosting unlimited ini juga gratis weebly builder sehingga untuk kamu yang pemula dalam membuat website paket ini highly recomended deh! Eittsss tapi saya sudah terlanjur beli hosting Indonesia dari lapak sebelah dan mau pindah ke Rumahweb? Bisa banget bahkan Rumahweb memberikan gratis layanan selama 3 bulan dan proses pemindahannya pun dibantu oleh tim Rumahweb, mudah kan? Paket hosting unlimited ini sudah termasuk domain gratis untuk tahun pertama.
“Hmmm.. saya mau buat landing page untuk toko online saya tapi saya belum punya banyak modal untuk membuat website ataupun membayar jasa Rumahweb untuk pembuatan website.”
Tenang, tenang.. Untuk pemula dalam berbisnis online tidak ada salahnya memanfaatkan platform gratisan misalnya menggunakan blogger untuk membuat landing page, sementara untuk domainnya beli di Rumahweb.
“Ohh harus beli domain ya?”
Saya sangat menyarankan untuk beli domain, meskipun belum punya website professional tapi setidaknya sebagai online shop punya "sesuatu" yang bisa diingat banyak orang dan salah satunya bisa melalui domain. Misalnya nama domain www(dot)gamismurahmajalengka(dot)com akan mudah diingat bagi orang Majalengka yang ingin mencari gamis murah. Selain itu menggunakan top level domain juga bisa memberikan kesan “professional” dan memberikan trust yang tinggi kepada calon konsumen. Jangan khawatir mengenai harga domain karena banyak sekali jasa penyedia layanan domain yang memberikan promo – promo domain murah termasuk Rumahweb. Domain yang ditawarkan di Rumahweb memang benar – benar murah, mulai dari 15 ribuan saja.

pentingnya membangun website saat persaingan di marketplace mulai tidak sehat, domain murah, hosting murah, hosting unlimited, email domain

Kenapa sih harus membeli domain murah di Rumahweb? Karena Rumahweb adalah ICANN Accredited Registrar yang beroperasi sejak tahun 2002 dengan lebih dari 130ribu domain terdaftar dan selalu di-audit untuk memastikan layanan terbaik bagi pelanggan sesuai dengan standard industry. Pada tahun 2012 Rumahweb juga menjadi salah satu Registrar PANDI untuk domain .ID dan menjadi pemimpin pasar dengan lebih dari 60% market share.
  1. Selain itu, fitur yang didapatkan ketika membeli domain murah di Rumahweb diantaranya sebagai berikut:Panel pengelolaan domain yang lengkap dan mudah digunakan.
  2. Managed DNS Service yang memungkinkan customer langsung membuat record DNS dan mengarahkannya sesuai kebutuhan.
  3. Privacy protection yang bertujuan melindungi privasi pemilik domain untuk menghindarkan customer dari spam.
  4. Domain dapat langsung terkoneksi dan diarahkan ke akun social media.
  5. Domain locking protection yang bertujuan melindungi domain agar tidak dapat tertransfer secara tidak sengaja.
  6. Rumahweb mendukung DNSSec yang merupakan standard pengamanan domain terhadap ancaman DNS poisoning.
Ketika online shop diharuskan memilih antara website atau marketplace maka sebaiknya adalah memaksimalkan dua – duanya. Website punya tugas membangun branding sebuah online shop, sementara marketplace merupakan salah satu bentuk “pasar” yang digunakan untuk bertransaksi.  Marketplace juga sangat membantu konsumen yang mungkin sudah hilang kepercayaan dalam berbelanja online ditengah maraknya penipuan belanja online karena seperti sudah disebutkan diatas bahwa marketplace menggunakan sistem rekening bersama dimana dana akan tertahan di marketplace hingga produk yang dipesan sampai ditangan konsumen.

Tapi, saat sebuah online shop hanya bergantung pada marketplace maka ketika marketplace sudah tidak sesuai dengan bisnisnya bahkan mungkin sudah dihapus maka online shop harus memulai kembali membangun branding dari nol seperti yang dialami oleh Fevina Shop. Namun, saat online shop sudah punya branding yang baik didunia perdagangan maka berjualan dimanapun tidak ada masalah entah itu berjualan di marketplace, social media bahkan berjualan secara offline.

Maka, ketika berbicara mengenai marketplace vs website apakah sebuah pilihan atau sinergi dalam dunia bisnis online. Jika website dan marketplace bisa dimaksimalkan keduanya maka website dan marketplace bisa menjadi sinergi yang baik dalam membangun dan mempertahankan sebuah online shop agar tetap eksis di dunia bisnis online. Namun, saat online shop belum mampu memaksimalkan keduanya maka webiste dan marketplace merupakan sebuah pilihan. Belajar dari pengalaman Fevina Shop, sebaiknya online shop melakukan optimasi website untuk media promosi dan menciptakan branding.

Tapi, pilihan sepenuhnya ada ditangan kalian para seller! Apakah akan fokus membangun website dan marketplace agar tercipta sinergi yang baik atau akan menjatuhkan pilihan pada website atau marketplace saja.


Kehabisan Ide Memasak Selama Ramadhan? Yuk Download Yummy App!


Memasak merupakan rutinitas saya sebagai seorang ibu rumah tangga, maybe sebagian ibu memilih untuk tidak memasak karena berbagai alasan sehingga memilih untuk membeli masakan yang sudah jadi di rumah makan atau order melalui ojek online. Tidak ada yang salah dengan para ibu yang memilih untuk tidak memasak karena saya yakin setiap ibu punya daily routine yang berbeda dan skala prioritas yang berbeda pula. Tapi bagi saya yang totally mengurus keluarga dirumah, kok rasanya “ngapain aja” kalau saya tidak masak? Meski tidak dipungkiri untuk sekedar mengurus rumah, suami dan satu anak balita berusia 2 tahun pun sudah cukup menguras tenaga dan fikiran tapi dengan memasak saya jadi punya me time tanpa harus sengaja melakukan kegiatan me time. Ya, memasak bisa jadi me time saya dirumah tanpa harus pergi ke salon atau pergi makan diluar. Memasak jadi me time yang menyenangkan karena saya bisa menyalurkan energi saya melalui masakan dan saya bisa happy saat anak dan suami bisa lahap makan masakan saya dan pada saat itulah saya seperti melakukan recharge energi sehingga saya bisa tetap semangat menjalankan aktifitas sebagai ibu rumah tangga yang hampir 24 jam tanpa henti.

Sejak belajar memasak beberapa tahun yang lalu hingga kini, saya belajar memasak secara otodidak. Saya belajar memasak dari orang – orang yang lebih ahli memasak daripada saya juga melalui resep – resep masakan. Kalau dulu untuk mendapatkan resep masakan biasanya saya harus membeli tabloid atau buku resep masakan, tapi di zaman yang serba digital ini resep masakan sudah sangat mudah didapatkan melalui online. Yup, mendapatkan resep masakan melalui online sangatlah mudah misalnya melaui mesin pencari seperti google. Ada banyak sekali resep masakan yang bisa kita dapatkan dari google, ada yang mengarah langsung ke suatu website resep masakan atau yang mengarah ke aplikasi resep masakan. Aplikasi resep masakan memang cukup populer karena lebih praktis untuk kita mendapatkan suatu resep masakan tanpa harus masuk ke browser terlebih dahulu, benar – benar hanya satu sentuhan dan bisa langsung masuk untuk mencari resep masakan yang diinginkan. Aplikasi resep masakan benar – benar sangat membantu terutama ketika saya mulai kehabisan ide mau menyajikan menu apa untuk keluarga. Meski tidak sepenuhnya resep masakan tersebut saya jiplak, tapi setidaknya bisa saya sesuaikan dengan stok bahan yang ada dirumah.

Ada banyak sekali aplikasi resep masakan yang bisa kita cari di Playstore salah satunya yaitu Yummy App. Untuk menggunakan aplikasi Yummy App silahkan download terlebih dahulu. Cara download aplikasi Yummy App sangatlah mudah, berikut langkah – langkahnya :

1.    Masuk ke Play Store.

2.    Di kolom pencarian klik Yummy App.

3.    Klik Instal.

4.    Kemudian tunggu hingga proses instalasi selesai.

Setelah proses download dan instalasi aplikasi Yummy App selesai, silahkan registrasi terlebih dahulu dan saya registrasi menggunakan akun google supaya lebih cepat. Jadi tunggu apalagi segera download aplikasi resep masakan Yummy App supaya kamu tidak kehabisan ide memasak untuk berbuka apalagi bulan ramadhan kali ini kita harus lebih banyak #DirumahAja dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19.

Kalau kamu sudah download apikasi Yummy App, belum?



Tentang COVID-19



COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis coronavirus jenis terbaru. COVID-19 pertama kali ditemukan ketika terjadi wabah di Wuhan, Tiongkok pada bulan Desember 2019. Coronavirus menyebabkan infeksi saluran pernafasan pada manusia mulai dari batuk pilek hingga penyakit yang kebih serius. Sumber : www.who.int.

Gejala klinis seseorang terkena COVID-19 adalah demam, batuk pilek, gangguan pernafasan, sakit tenggorokan dan letih lesu. Sumber : www.kemkes.go.id. Meski tidak semua orang yang memiliki gejala klinis seperti yang disebutkan diatas, tapi kita harus tetap waspada karena pada beberapa orang  yang terpapar COVID-19 tidak menimbulkan gejala apapun namun tetap beresiko menularkan kepada orang lain.

COVID-19 menyebar melalui percikan – percikan dari hidung atau mulut yang keluar saat orang yang terkena COVID-19 bersin, batuk atau mengeluarkan nafas. Selain terhirup langsung oleh orang lain yang ada disekitar orang yang terkena COVID-19, percikan – percikan ini bisa saja tidak langsung mengenai orang lain melainkan melalui benda dan permukaan sekitar. Orang sehat yang menyentuh benda atau permukaan tersebut kemudian menyentuh mata, mulut, hidung kemungkinan akan terjangkit COVID-19.

Berdasarkan cara penyebaran COVID-19 yang sudah dipaparkan diatas, berikut langkah untuk mencegah penybaran COVID-19 berdasarkan website resmi Kementrian Kesehatan Republik Indonesia :
1.      Rajin mencuci tangan
Semenjak COVID-19 mewabah di Indonesia, handsanitizer menjadi barang yang sangat mahal dan langka. Padahal, pemerintah menganjurkan untuk mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir. Lalu, apakah penting penggunaan handsanitizer? Menurut saya penting jika mobilitas kita cukup tinggi dan sering berada diluar rumah. Handsanitizer jadi solusi saat tangan sudah menyentuh barang atau permukaan yang mungkin disentuh juga oleh banyak orang dan kita cukup jauh dari kamar mandi atau wastafel. Tapi, saat kita menghabiskan banyak waktu dirumah, saya rasa masih jauh lebih efektif mencuci tangan dengan sabun.
2.      Menggunakan masker
Masker sangat berguna bagi orang sakit saat pandemik corona seperti sekarang ini agar percikan – percikan yang berasal dari mulut dan hidung yang diduga menjadi salah satu media penyebaran COVID-19 tidak terkena ke orang lain. Namun akhir – akhir  pemerintah mewajibkan semua masyarakat pakai masker saat keluar rumah demi menekan angka penyebaran COVID-19.
3.      Meningkatkan sistem imun tubuh
Pentingnya mengonsumsi makanan dengan kandungan gizi yang seimbang dan memperbanyak konsumsi buah dan sayur serta air putih merupakan salah satu upaya mencegah menyebaran COVID-19 yang mana dengan mengonsumsi makanan yang bergizi artinya memberikan makanan yang baik untuk tubuh kita sehingga system imun kita akan meningkat. Jangan lupa juga untuk berolahraga, ya!
4.      Diam dirumah
Dengan diam dirumah itu artinya membatasi kontak dengan orang lain. Tapi, saya yakin tidak semua orang bisa total diam dirumah selama pandemik ini mengingat kita masih butuh pergi keluar rumah misal berbelanja terutama bahan makanan dan kebutuhan sehari – hari lainnya. So, menurut saya keluar rumah masih boleh dengan catatan untuk keperluan yang urgent saja. Jadi, jika hanya sekedar "ngopi – ngopi cantik" di cafe lebih baik ditunda dulu.

Hingga saat ini masih simpang siur mengenai penemuan obat untuk mengobati virus COVID-19, namun banyak diberitakan bahwa dibeberapa negara sedang diadakan penelitian untuk vaksin dan pengobatan virus ini. Maka sejauh ini orang yang terkena COVID-19 akan diisolasi selama 14 hari berkaitan dengan masa inkubasi virus tersebut yang berlangsung selama 14 hari.

Sementara untuk data penyebaran COVID-19 di Indonesia yang diambil dari website resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana per tanggal 20 April 2020, ada pada gambar dibawah ini.


Untuk mendapatkan update terbaru mengenai COVID-19 baiknya mencari informasi dari website resmi seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana disini, Kementrian Kesehatan Indonesia disini, atau di World Health Organization disiniMari sama – sama menjaga diri dan sekitar agar COVID-19 tidak semakin menyebar. Semoga pandemik ini segera berlalu.


#BPNChallengeDay1

First Time Mengolah Kerang Dara, Inilah Resep Kerang Saus Tiram Simpel Ala Mamah Anggun


Sebagai seseorang yang sangat menyukai sayuran dan tidak terlalu suka dengan masakan berbau amis seperti olahan seafood, mengolah seafood merupakan sesuatu yang sangat jarang saya lakukan. Kemarin, untuk pertama kalinya saya mencoba mengolah kerang dara. Sebenarnya saya tidak yakin untuk mengolah kerang dara, apalagi kerang dara yang saya beli benar – benar belum melalui proses pengolahan apapun termasuk dibersihkan dan direbus. Meski tidak yakin tapi saya coba untuk mengolahnya berbekal resep dari aplikasi resep masakan serta bertanya kepada ibu saya.

Meski jarang sekali mengolah seafood, tapi kalau mencicipi menu seafood sih pernah dan sepertinya bumbu yang cukup familiar dan “nyambung” untuk seafood itu saus tiram. Tapi, saus tiram saja kurang deh sepertinya perlu ada rasa pedas dan manis untuk menyeimbangkan rasa amis dari daging seafood yang cukup strong dilidahku yang kurang suka dengan olahan seafood ini. Oke, berbekal resep dari aplikasi masakan saya coba cek ketersediaan bahan dan ternyata ready semua kecuali saus sambal dan saus tomat. Baiklah, untuk saus sambal dan saus tomat coba saya ganti dengan tomat dan cabe asli.

Langkah awal untuk mengolah kerang dara yang saya lakukan adalah membersihkan kerang dara sebersih mungkin. Ibu saya mengatakan bahwa untuk mengolah kerang dara perlu direndam terlebih dahulu kurang lebih semalaman untuk memastikan kerang dara benar – benar bersih. Wah, tapi saya kan mau masak kerang daranya sekarang? Oke berarti saya harus membersihkan kerang dara ini berkali – kali sampai bersih bahkan beberapa resep yang saya baca menyarankan untuk menyikat kerangnya satu persatu. Karena saya sangat takut kerang yang akan saya olah tidak bersih maka saya coba ikuti tips tersebut. Saya bilas kerang hingga kurang lebih 10 bilasan sampai air bilasan jernih, kemudian saya sikat kerangnya ( untung cuma setengah kilogram, kan? ) dan saya rebus. Setelah saya rebus kemudian saya bilas kembali kerang dan dibersihkan di air mengalir. Kerang dara yang bersih dan sudah direbus siap untuk diolah, berikut bahan dan cara memasak kerang dara ala mamah Anggun.

Bahan – bahan :
1. Kerang dara
2. Wortel ( boleh skip )
3. Bawang putih
4. Saus tiram
5. Kecap manis
6. Tomat
7. Cabe merah
8. Daun salam
9. Daun jeruk
10. Sereh
11. Lengkuas
12. Jahe

Cara membuat :
1. Rebus kerang di air mendidih kemudian beri garam, daun jeruk, daun salam dan sereh hingga cangkang terbuka.
2. Saya tidak berhasil merebus hingga cangkang terbuka sempurna, akhirnya saya coba buka satu persatu setelah direbus sambil kembali dicuci diair mengalir seperti saya sebutkan diatas.
3. Rebus wortel yang sudah dicuci bersih dan dipotong kecil memanjang.
4. Cincang halus bawang putih, iris cabe merah, tomat dan jahe kemudian tumis hingga harum.
5. Setelah harum, beri air secukupnya hingga kerang dan wortel terendam.
6. Masukkan daun jeruk, lengkuas, salam dan sereh.
7. Masukkan 2 sendok makan tepung maizena yang sudah dilarutkan ke air kemudian aduk hingga merata dengan bumbu.
8. Masukkan kerang dan wortel, aduk perlahan kemudian tutup dengan tutup panci agar bumbu meresap. Aduk sesekali perlahan, saat dirasa sudah pas dan agak menyusut kemudian beri kecap manis.
9. Kerang dara saus tiram siap disajikan.

Setelah kerang dara saus tiram dicicipi oleh suami saya alhamdulillah beliau suka dengan masakan saya. Tapi jujur ya, kalau bisa memilih sepertinya saya tidak mau mengolah kerang dara lagi. Hihihi… Point penting dalam mengolah kerang dara adalah pada saat membersihkan kerang dara. Saya pernah mendengar beberapa kasus orang yang keracunan makan seafood dan salah satu penyebabnya bisa jadi karena proses pembersihan yang kurang maksimal, benarkah? Yuk yang lebih berpengalaman dalam mengolah kerang dara boleh share, ya!

Baso Sebreng, Kuliner Khas Sukaraja Majalengka. Yuk Cintai Kekayaan Kuliner Lokal!


baso sebreng kuliner khas sukaraja majalengka

Indonesia memang terkenal beraneka ragam suku, bahasa, budaya juga kulinernya. Keberagaman Indonesia ini tak hanya antar kabupaten ataupun pulau, bahkan satu kabupaten pun bisa sangat beragam.
Saya warga asli Majalengka, lahir dan besar di Majalengka tepatnya di kecamatan Maja.
“Ti mana nenk?” tanya seseorang yang biasanya baru mengenal saya
“Abdi ti Maja.” jawabku
“Ohhhh ti gunung nya?” balasnya
Ya, gunung yang sering orang – orang maksudkan adalah suatu tempat yang datarannya agak tinggi dibanding pusat kota Majalengka. Memang disini udaranya segar, hawanya adem, pemandangan sawah dan air yang mengalir deras masih mudah didapatkan.
Sementara suami saya berasal dari Sukaraja, satu desa di kecamatan Jatiwangi Majalengka yang mulai banyak dibangun pabrik – pabrik. Udaranya panas, banyak debu, bernafas pun rasanya susah. Sebenarnya kondisinya tidak separah yang dibayangka tapi karena saya terbisa di udara yang sejuk dan dingin, saya jadi perlu beradaptasi dengan cuaca disana.
Saya masih ingat ketika pertama kali menginap dan memasak dirumah mertua. Wih rasanya gerah dan panas sekali, beres dari dapur baju saya basah kuyup mandi keringat. Sampai sekarang pun saya masih merasa kepanasan di tempat kelahiran suami saya, tapi mungkin tidak separah dulu. Saya juga masih ingat pertama kali saya mengenal makanan khas Sukaraja yaitu baso sebreng.
“ Hah? Baso sebreng? Nu kumaha atuh? “ tanyaku pada suami kala itu
Untuk menjawab rasa penasaran saya, kemudian mertua saya menyajikan menu baso sebreng saat lebaran. Dibayangan saya, baso sebreng adalah jenis makanan berkuah yang wangi kaldu dan ada pentolnya. Namun ternyata dugaan saya salah, baso sebreng bahkan tidak ada pentolnya sama sekali.
“Yank, mana basona atuh? aning baso sebreng?” tanyaku pada suami dengan penuh keheranan
Baso sebreng khas Sukaraja Majalengka ternyata memang tidak ada pentolnya. Baso sebreng adalah makanan dengan bahan dasar soun yang diberi taburan kacang kedelai goreng, bawang goreng, seledri yang kemudian diguyur oleh kuah sop tulang atau tetelan sapi. Komposisi yang wajib dari baso sebreng adalah sambel dan merica yang banyak. Konon katanya disebut baso sebreng karena basonya sangat pedas sehingga membuat orang yang makan akan merasakan sensasi pedas yang luar biasa. Jadi, ketika masak baso sebreng khas Sukaraja Majalengka ini wajib untuk menambahkan merica dalam porsi lumayan banyak selain sambel cabe.
Sebagai seseorang yang baru mengenal dan mencicipi baso sebreng khas Sukaraja Majalengka, saya cukup kebingungan ketika suami minta dibuatkan baso sebreng apalagi baso sebreng ini sudah seperti kuliner "khas leluhur". Kemudian saya mendapatkan resep baso sebreng khas Sukaraja Majalengka dari mertua dan mempraktekannya sendiri. So far suami saya suka dengan baso sebreng buatan saya. Berikut resep baso sebreng khas Sukaraja Majalengka.

baso sebreng kuliner khas sukaraja majalengka


Bahan – bahan :
1.       Tetelan atau tulang sapi ( kali ini saya pakai tetelan sapi )
2.      Soun
3.       Bawang putih
4.       Kemiri
5.       Bawang daun dan seledri
6.       Bawang goreng
7.       Kacang kedelai goreng
8.       Merica
9.       Penyedap rasa sapi
10.   Cabe rawit untuk sambal

Cara membuat baso sebreng :
1.       Rebus tetelan atau tulang sapi sebentar, buang air rebusan pertamanya.
2.       Haluskan bawang putih dan merica kemudian tumis hingga harum
3.       Rebus kembali tetelan atau tulang sapi hingga mendidih.
4.       Masukkan bumbu halus yang sudah ditumis
5.       Beri garam, vetsin, penyedap rasa sapi dan merica.
6.       Lanjutkan merebus tetelan atau tulang sapi hingga kaldu dan bumbu meresap dan air agak menyusut kemudian saat dirasa sudah pas, masukkan bawang daun yang sudah dipotong - potong.
7.       Sambil menunggu, rendam soun dengan air panas sebentar. Bisa juga direndam dengan air suhu ruangan tapi prosesnya lebih lama
8.       Cincang halus seledri untuk taburan.
9.       Buat sambal dengan cara rebus sebentar cabe, beri garam dan sedikit vetsin kemudian ulek dan tumis. Saran saya untuk sambal baso sebreng ini jangan terlalu kaya rasa, cukup asin dan pedas saja supaya tidak mengganggu gurihnya kuah baso.
10.   Setelah kuah baso matang, tata soun yang sudah direndam dalam mangkok kemudian taburi dengan bawang goreng, kacang kedelai goreng, seledri dan sambal cabe.
11.   Siram soun dengan kuah baso berikut tetelan atau tulang sapi.
12.   Baso sebreng khas Sukaraja Majalengka siap disajikan hangat bersama keluarga tercinta.

Sekarang, membuat baso sebreng khas Sukaraja Majalengka bukan lagi sesuatu yang asing bagi saya meski awalnya saya sempat tidak percaya diri untuk membuat baso sebreng ini untuk suami. Tapi, saat suami bilang rasanya enak? Wah saya sih tidak kapok kalau suami minta dibuatkan lagi. Sekarang, baso sebreng khas Sukaraja Majalengka ini jadi masakan special di keluarga kecil kami. Saat moment – moment special atau saat ingin menikmati quality time bersama keluarga, biasanya suami saya meminta dibuatkan baso sebreng.
Saya tidak tahu pasti kebenaran baso Sebreng sebagai kuliner khas Sukaraja Majalengka atau bukan. Namun, tidak ada salahnya untuk kita melestarikan kuliner baso sebreng khas Sukaraja Majalengka ini. Ditengah zaman yang semakin maju, masyarakat yang semakin melek teknologi, akses untuk mendapatkan ilmu memasak dan resep masakan luar tidaklah sulit namun jangan sampai kita melupakan kuliner khas yang sudah mendarah daging dimasyarakat sejak dulu kala seperti baso sebreng khas Sukaraja Majalengka ini.

Hayu geura ngadamel baso sebreng, atuh!



Jenis - Jenis Sambal Yang Sering Ada Di Meja Makan Kami, Kamu Suka Yang Mana?


Sebagai seorang istri dari suami yang sangat menyukai masakan rumahan, memasak sambal menjadi suatu keharusan apalagi kami orang sunda asli yang rasanya kalau makan tanpa sambal itu kurang “nendang”. 

Makan dengan menu apapun, suami saya selalu bertanya,” nyambel henteu, Yank?”. Lalu ketika saya jawab tidak, beliau membalas,”nyambel atuh, nu dadakan bae.”

Sejak awal menikah saya memang sudah tahu konsekuensinya menikah dengan laki – laki yang suka sambal. Saya pribadi pun cukup bosan jika setiap makan dengan menu sambal yang itu – itu saja. Akhirnya dengan kemampuan memasak saya yang pas – pasan, saya selalu berusaha menyajikan menu sambal yang berbeda – beda setiap kali makan apalagi saat WFH ( Work From Home ) seperti sekarang ini. Setidaknya saya harus menyajikan dua sambal yang berbeda dalam satu hari, sementara untuk sarapan saya skip sambal. Saya belajar memasak dengan otodidak, maka saya biasa membuat sambal semau saya. Ada beberapa jenis sambal yang saya lihat menunya dari cookpad atau saya dapat ilmunya dari hasil bertanya, namun tak jarang resep sambal tersebut saya modifikasi sesuai selera dan stok bahan yang tersedia.

Berikut beberapa jenis sambal yang cukup favorit di meja makan kami :

1. Sambal cengek ( cabe rawit ) matah
Sambal matah ini merupakan sambal favorit saya, kenapa? Karena sambal matah ini paling praktis dan jadi penolong saat tidak sempat masak sambal. Bahan – bahannya hanya cabe rawit, bawang putih, garam dan sedikit vetsin. Sambal cengek matah ini harus dibuat dadakan ketika akan makan dan segera habiskan karena kalau terlalu lama akan menimbulkan bau dan rasa yang kurang sedap. Sambal cengek matah ini cocok untuk berbagai lauk.

2. Sambal korek
Sedikit berbeda dengan sambal cengek matah, sambal korek ini memang tergolong sambal matah namun saat selesai diulek bisa ditambahkan minyak panas bekas menggoreng ikan atau ayam sehingga sangat terasa gurihnya. Saya pernah mencoba sambal korek dengan berbagai macam perpaduan bawang dan cabe dan yang paling pas dilidah suami saya adalah sambal korek dari cabe merah besar dan bawang putih. Untuk seasoningnya cukup dengan garam dan vetsin. Namun dibeberapa resep ada juga yang membuat sambal matah terasi, sambal matah tomat dan lain – lain. Hmmm patut dicoba!

3. Sambal matah kencur
Sambal matah kencur ini sama dengan sambal cengek matah hanya bedanya ditambahkan kencur. Menurut saya, sambal matah kencur ini cocok disajikan dengan lauk yang cukup netral rasanya misal dengan ayam goreng, ikan goreng, tahu goreng, tempe goreng serta lalab sayur karena rasa kencurnya yang cukup strong. Jika disajikan dengan menu lain seperti tumis – tumisan malah terlalu banyak rasa dan rasa khas dari kencurnya kurang terasa.

4. Sambal balado
Bahan dari sambal balado ini adalah cabe merah, bawang putih dan tomat. Ada banyak versi membuat sambal balado, tapi saya lebih suka diulek mentah dulu kemudian digoreng. Saat menggoreng tinggal tambahkan garam, vetsin, penyedap dan gula pasir agak banyak karena saya suka sambal balado yang ada manis – manisnya gitu.

5. Sambal tomat
Komposisi dari sambal tomat hampir sama dengan komposisi sambal pada umumnya, namun pada tomat ini harus dominan rasa tomatnya. Tapi jika terlalu banyak tomat juga jadi asam, biasanya saya akali dengan membuang tomat bagian dalam dan merebus sebentar tomatnya sebelum saya olah menjadi sambal tomat.

6. Sambal terasi
Bicara terasi pasti erat kaitannya dengan sambal. Ya, sambal selalu identik menggunakan terasi, padahal tidak semua sambal ada komposisi terasinya. Sambal terasi versi saya biasanya terdiri dari cabe merah, cabe rawit, bawang merah, bawang putih, sedikit tomat, terasi, gula merah, garam, penyedap dan vetsin. Untuk membuat sambal terasi biasanya saya memotong – motong dulu cabe, bawang dan tomat kemudian digoreng sebentar bersama terasi. Setelah digoreng barulah saya ulek, bisa langsung dimakan bisa digoreng kembali jika akan dimakan beberapa jam kemudian supaya tidak cepat bau.

7. Sambal matah Bali
Saya pertama mendapat resep ini dari cookpad dan ketika mencoba ternyata enak juga. Saya tidak tahu pasti apakah resep sambal matah ini asli dari Bali atau bukan, mohon maaf kepada masyarakat Bali apabila terjadi kesalahan. Bahan – bahan untuk membuat sambal matah bali terdiri dari cabe, bawang merah, bawang putih, tomat dan sereh. Semua bahan saya cincang kasar kemudian panaskan minyak kemudian campurkan minyak panas dengan bahan – bahan sambal tadi. Sambal matah siap disajikan dengan nasi hangat dan lauk favoritmu, yummy!

8. Sambal cumi, sambal teri, sambal tahu, sambal tempe, sambal jengkol, sambal petai
Sambal ini ada sedikit perbedaan dengan sambal – sambal lainnya yaitu ada komposisi  tambahan seperti cumi, teri, tahu, tempe, petai dan jengkol. Biasanya saya menggunakan cabe, bawang merah, bawang putih, sedikit tomat, sedikit terasi, daun jeruk dan dicampur dengan bahan – bahan yang disebut diatas sesuai selera. Bahan – bahan campuran biasanya saya goreng tanpa dibumbui terlebih dahulu kecuali petai. Untuk cumi asin dan teri biasanya  saya rendam terlebih dahulu untuk menghilangkan rasa asin. Untuk sambal jenis ini suami saya bisa menghabiskan satu mangkok sambal, lho!

Nah itulah jenis – jenis sambal yang biasa saya sajikan dan termasuk sambal favorit suami saya. Sebenarnya masih banyak jenis sambal lagi yang sering saya sajikan tanpa rencana, misal karena bahan – bahannya tidak lengkap dan jadilah sambal sesuka hati. So far, suami saya selalu lahap makan dengan sambal apapun.
Mohon maaf apabila dari segi bahan atau cara pembuatan sambal kurang sesuai atau berbeda dengan yang sering dilakukan oleh ibu – ibu lainnya, saya sangat senang apabila ada yang memberikan koreksi untuk menambah wawasan saya akan sambal.


Salam ngulek!


Susi Story