5 TIPS MENGATUR KEUANGAN RUMAH TANGGA. NOMOR 1 PALING SERU!

tips mengatur keuangan rumah tangga

Semenjak hamil besar dan berhenti bekerja pada tahun 2017 lalu, sumber penghasilan keluarga kami memang hanya dari gaji suami saja. Saya nggak bilang kalau gaji suami saya tidak mencukupi kebutuhan. Hanya saja ketika sumber penghasilan hanya dari satu pintu, saya harus benar – benar pintar mengatur keuangan rumah tangga supaya tidak boros. Kalau dulu, uang gaji suami sepenuhnya saya gunakan untuk kebutuhan pokok rumah tangga. Sementara untuk sekedar ngopi – ngopi cantik bisa ambil dari gaji saya. Meski gaji kami berdua nggak terlalu besar, tapi alhamdulillah kami masih bisa pergi jalan – jalan ketika akhir pekan. Sekarang? Mau itu kebutuhan pokok, pengen beli baju, pengen beli bakso dan sebagainya ya dari uang gaji suami semuanya.

Memang, berbicara rezeki itu luas sekali apalagi bagi orang yang berumah tangga. Kadang, ada rezeki yang kita terima tapi bukan berbentuk uang. Tapi, bukan berarti kita jadi tidak berusaha mengatur keuangan rumah tangga dengan bijak, ya. Saya anggap rezeki diluar gaji suami adalah bonus. Tanggung jawab kita adalah menggunakan rezeki “pasti” kita dulu sebaik – baiknya. Soal bonus? Saya percaya ada campur tangan Allah didalamnya, dengan catatan sebagai manusia kita mau berusaha.

Sebagai ibu yang menjalani rumah tangga baru seumur jagung, tentunya saya terus belajar bagaimana cara mengatur keuangan rumah tangga yang baik. Untuk itu saya sering membaca dari berbagai sumber serta berdiskusi dengan orang yang sudah berpengalaman untuk mendapatkan tips mengatur keuangan rumah tangga. 

Ngomongin soal cara mengatur keuangan rumah tangga, akhirnya saya menemukan tips dari blog yang fokus membahas mengenai keuangan yaitu  blog milik Dani Rachmat. Seperti di salah satu artikelnya, disebutkan bahwa point penting dalam mengatur keuangan rumah tangga adalah PRIORITASKAN KEBUTUHAN DIBANDINGKAN KEINGINAN. Dari artikel Dani Rachmat tersebut isinya hampir mirip dengan apa yang saya praktekkan selama ini. Oke, inilah tips saya mengatur keuangan rumah tangga versi saya, simple tapi efektif. 

1.Buat catatan keuangan

tips mengatur keuangan rumah tangga

Tips mengatur keuangan rumah tangga yang pertama adalah membuat catatan keuangan. Di zaman yang sudah canggih ini banyak sekali aplikasi pencatat keuangan yang bertebaran di playstore. Nggak perlu ribet – ribet menghitung, cukup masukkan angka dan sistem yang akan menghitungnya.

Tapi entah kenapa setelah mencoba berbagai aplikasi pencatat keuangan, saya lebih suka mencatat keuangan rumah tangga secara manual. Kayak lebih dapat aja gitu feelnya. Saya jadi lebih menghargai jerih payah suami dan berusaha semaksimal mungkin mengatur keuangan rumah tangga supaya tidak boros. 

Ribet nggak sih mesti mencatat setiap pengeluaran dan pemasukkan? Untuk pemula pasti agak ribet, karena kok rasanya kita mesti laporan dulu pada diri sendiri setiap melakukan transaksi even hanya ke warung beli terasi. Hahhaha..

Tapi percaya deh, lama kelamaan kita akan terbiasa. Justru ketika satu dua hari saya lupa tidak mencatat transaksi harian, kadang suka gemes gitu. Ini kok uang habis dipakai apa ya? Hayoh sering ngalamin juga kan? Itulah salah satu manfaat membuat catatan keuangan. Selain itu kita jadi punya kontrol atas diri kita sendiri. Jadi, sudah terbiasa menerapkan tips mengatur keuangan rumah tangga yang pertama ini belum?

2.Dahulukan Cicilan/Hutang

tips mengatur keuangan rumah tangga

Tips mengatur keuangan rumah tangga yang kedua yaitu mendahulukan cicilan atau hutang. Namanya manusia punya hutang, wajar kok. Selama hutang tersebut untuk kebutuhan yang jelas dan ada kemampuan untuk membayarnya. Sampai saat ini ( nggak tahu kalau nanti ya! Hahahah ), saya dan suami tergolong orang yang jarang punya hutang/cicilan. Kalaupun terpaksa kita nyicil sesuatu pasti karena benar – benar terdesak. Sekiranya tidak mendesak ya kita tunggu saja sampai uang terkumpul dan bisa membelinya secara cash. Eitssss, bukan karena kita merasa horang kayah ya! Tapi, kita memang selalu berusaha meminimalisir hutang/cicilan.

Nah, buat kalian yang punya angsuran. Jangan berkecil hati membaca tulisan ini, saya nggak bermaksud memojokkan yang punya angsuran lho. Heheheh… Semuanya kan kembali ke pribadi masing – masing, yang terpenting ketika gajian atau ada rezeki maka dahulukan lah membayar hutang. Kami merasa bahwa dengan meminimalisir hutang/cicilan merupakan cara yang cukup efektif dalam mengatur keuangan rumah tangga. Meski penghasilan besar, tapi banyak angsuran kok rasanya gimana gitu ya? Gimana.. gimana, kalau tips keuangan yang kedua ini setuju nggak ibu – ibu?

3.Wajib Menabung

tips mengatur keuangan rumah tangga

Tips mengatur keuangan rumah tangga yang ketiga yaitu menabung. Urusan menabung menurut saya rada susah. Teorinya, menabung sedikit demi sedikit lama –  lama menjadi bukit. Tapi realitanya susah sekali menabung meski sedikit, ada aja deh godaannya! Untuk mengantisipasi hal tersebut saya memilih tabungan berjangka yang auto debet dari rekening setiap bulan. Untuk produk tabungan berjangka ini saya rasa tiap bank punya produknya kok, coba tanya – tanya langsung saja. Dengan tabungan berjangka ini saya jadi “dipaksa” untuk nabung. Nggak perlu besar kok, misal kita cuma mampu menyisihkan seratus ribu sebulan juga lumayan kan daripada tidak menabung sama sekali.

By the way, semenjak sering baca blognya Dani Rachmat, saya jadi mulai kefikiran untuk berinvestasi dalam bentuk lain. Next, mungkin saya akan coba berinvestasi dalam bentuk lain selain menabung biasa di bank. 

4.Kurangi Nongkrong/Jajan

tips mengatur keuangan rumah tangga

Tips mengatur keuangan rumah tangga yang keempat yaitu kurangi nongkrong/jajan. Seperti disebutkan oleh Dani Rachmat kalau ngopi di Starbucks itu hanya keinginan, kebutuhan kita untuk ngopi kan bisa terpenuhi dengan menyeduh kopi sendiri. Eeehhh.. tapi kok bener juga sih ya? Jadi, buat kamu yang ingin berhemat dan bisa mengatur keuangan rumah tangga dengan baik, coba untuk kurangi piknik/jajan/nongkrong. Memang sih terkesan sepele, menghabiskan Rp. 50.000 – Rp.100.000 untuk pergi makan atau nongkrong di cafe. Sesekali sih boleh lah, ya. Tapi, jika hal tersebut dilakukan setiap minggu kan sayang juga? Lumayan lho buat ditabung!

Untuk mengantisipasi rasa ingin jajan – jajan manja, biasanya saya pergi kepasar seminggu sekali atau seminggu dua kali untuk stok bahan makanan pokok dan cemilan. Orang – orang zaman now bilang sih, teknik food preparation. Kebetulan jarak rumah dengan pasar memang tidak terlalu jauh, bahkan saya sering ke pasar sambil jalan kaki. Yaa… itung – itung olahraga gitu.

5.Cari Tambahan Penghasilan

tips mengatur keuangan rumah tangga

Tips mengatur keuangan rumah tangga yang terakhir versi saya yaitu berusaha mencari tambahan penghasilan. Hari giniiiiih, apa sih yang gratis? Mau ke WC umum aja bayar ya kan? So, jika kita sudah berusaha mengatur keuangan rumah tangga sebaik mungkin. Memangkas biaya – biaya yang nggak terlalu penting, tapi tetap saja kurang itu artinya sudah saatnya untuk mencari tambahan penghasilan.

Mengenai penghasilan tambahan, siapa sih yang nggak mau? Saya dan suami pun begitu, ingin punya tambahan penghasilan lain selain dari gaji suami. Saya dan suami sering mencoba berbagai kesempatan, istilahnya apa aja deh kalau bisa menghasilkan uang kenapa nggak. Tapi, untuk saat ini memang kami belum punya ladang penghasilan tambahan yang bisa rutin menghasilkan. Mohon doanya ya teman –  teman semoga segala bentuk usaha kami untuk membuka pintu rezeki kelak ada hasilnya. Saya pun mendoakan teman teman –  semua para pejuang nafkah supaya dilancarkan rezekinya. Aaamiin.

Itulah 5 tips mengatur keuangan rumah tangga ala saya, keluarga sederhana namun bahagia. Eaaaa... Sebenarnya saya agak malu untuk share mengenai tips mengatur keuangan rumah tangga ini. Secara hidup kami aja masih pas – pasan. Rumah masih numpang, kendaraan hanya punya motor yang kalau kemana – mana mesti berdesakkan. Tabungan pun ya alhamdulillah ada meski sedikit. Hutang? Kayaknya nggak ada deh, palingan kreditan panci. Hahahahah…

Namun, point terpenting dari mengatur keuangan rumah tangga menurut saya sih membentuk kebiasaan baik. Dengan berusaha mengatur keuangan rumah tangga sedini mungkin, sejak awal pernikahan bahkan yang masih single pun nggak ada salahnya loh untuk belajar mengatur keuangan rumah tangga dengan baik agar kelak setelah menikah tinggal praktek.

Ciyus deh, dengan berusaha mengatur keuangan rumah tangga sedikit demi sedikit merubah perilaku saya yang agak konsumtif ketika masih bekerja dulu. Sekarang, saya nggak merasa tersiksa tuh meski harus berhemat. Banyak yang bilang katanya nikmati hidup, jangan terlalu hemat. Tapi, perjalanan kita Insyaallah masih panjang. Masih banyak tugas untuk membesarkan anak dan memberikan pendidikan yang layak, setuju? Menikmati hidup mah wajib, atuh! Namun, tetap harus kontrol biar nggak bablas dan salah satunya yaitu dengan mengatur keuangan rumah tangga sebaik mungkin. Soal rezeki mah tenang aja sudah ada ketetapannya dari Allah. Allah tahu kok kapan doa – doa kita harus dikabul. Tugas kita sebagai manusia cukup berusaha dan berdoa.

Ibu – ibu, barangkali punya tips mengatur keuangan rumah tangga lain boleh tulis dikomen ya! 


31 comments

  1. Nomor 1 itu masih susah banget buat saya. Susah banget untuk konsisten mencatat semua pemasukan dan pengeluaran.

    ReplyDelete
  2. Setuju ddengan tipsnya...
    Soal dahulukan hutang, jadi aku dan suami dulu ambil KPR 15 tahun karena "terpaksa" daripada kontrak rumah di Jakarta. Terus niatan nabung dengan tujuan utama lunasi hutang. Alhamdulillah terkabul, hanya 5 tahun lunas KPR-nya dengan perjuangan berdarah-darah pastinya :)

    ReplyDelete
  3. Kalau secara teori sih sepertinya mudah ya. Ternyata realisasinya sulit. Padahal pencatatan keuangan sudah baik, misalnya. Paling sulit itu menjaga dana darurat tetap terjaga. Kadang eh seringnya terpakai untuk hal2 yang berdasarkan 'kepengenan' bukan kebutuhan hihihihi :D

    ReplyDelete
  4. Tips nya buat irt kena deh ini judulnya. Iya nih saya sedang berusaha meminimalisir pengeluaran berupa makan yang tidak wajib. Tapi ya itu tadi bingung karena anak 3 di rumah WFH sfh jadi yaaaa malaaaam teruuuusssss

    ReplyDelete
  5. bermanfaat banget mak tips nyaa. jujur kalau saya susah bgt yg namanya harus catet pengeluaran dan justru suami yg bagus manajemen keuangannya..hehehe



    ReplyDelete
  6. iya nomor 1 memang paling seru. Makanya, saya menyerahkan semua pengaturan keuangan rumah tangga ke suami. Saya gak suka hehehe

    ReplyDelete
  7. Catatan keuangan ini tuh kelihatannya sederhana bikinnya. Tapi susahnya ya cuma rajin mencatat di awal. Selanjutnya gak konsisten. Huhuhuh

    ReplyDelete
  8. Ah benar mbak.
    Yg masih PR itu konsisten bikin laporan keuangannya..
    Males bgt rasanya, huhuhu

    ReplyDelete
  9. Setuju banget dengan 5 tips yang Mbak sebut. Yang pertama, aku masih belum mencatat. Masih single, jadi malas, hahaha. Paling yang dicatat tuh tagihan wajib kaya listrik, air, internet. Udah ngurangin jajan juga

    ReplyDelete
  10. makasi ya mak udah berbagi tips untuk mengatur keuangan keluarga. di masa pandemi ini beneran kudu pinter banget deh atur uang

    ReplyDelete
  11. Pada dasarnya sama kok mba caraku juga. Memang harus dibuat pos2 nya, alokasi dana apa aja, pengeluaran dan pemasukan tercatat, jadi tau cashflow nya kemana aja. Aku slalu bikin dana alokasi itu jelas. Untuk zakat, investasi, pengeluaran sehari2, asuransi, tabungan biasa, dan budget traveling. Untuk yg trakhir kami ga mungkin skip, saking cintanya Ama traveling :D. Tp aku dan suami ga suka ngutang, makanya budget traveling hrs rutin dikumpulin juga.

    ReplyDelete
  12. Betoool! No.4 ini yaa udah ga bisa nongkrong karena lagi PSBB tapi godaan jajan online lebih bahaya! hahaha.

    ReplyDelete
  13. di masa pandemi seperti ini harus pandai-pandai mencari tambahan penghasilan ya Mbak ... alhamdulillah jika bergelut dengan dunia online ...

    ReplyDelete
  14. Saat ini saya juga sedang belajar mengatur keuangan dan belajar menabung. Asli deh, Mbak. Menabung itu godaannya luar biasa banget. Belum lagi kalau sering nongkrong di luar 100 sampai 200 ribu mudah sekali melayang. :(((

    Dan hikmah di balik adanya pandemi, saya enggak pernah nongkrong lagi. Sudah 7 bula saya keluar rumah hanya buat kerja aja. Weekend stay di rumah, dulunya mah, hampir setiap sabtu dan minggu saya ngeluyur ke mana.

    Sekarang saatnya giat menabung, biar kecil yang penting rajin.

    ReplyDelete
  15. Jajan ataupun nongkrong nggak kerasa. Misalnya nih, cuma 50 ribu. Sekali nggak kerasa. Tapi kalau sering kan jadinya banyak juga.

    Semoga dilapangkan rejekinya mba.

    ReplyDelete
  16. Sepakat mba dengan tips2nya ..aku juga menghindari hutang, dan berusaha membayar kewajiban diawal (misal SPP, listrik) Lebih enak aja ngejalaninnya.

    ReplyDelete
  17. Setuju banget Mbak, selain nabung, kudu investasi, aku sedang berusaha mencicil hutang nih semoga dimudahkan aamiin!

    ReplyDelete
  18. Mbaa, aku sungguh nggak telaten untuk mencatat pengeluaran bulanan euy. Pernah bikin bertahan satu dua bulan aja abis itu bablas

    ReplyDelete
  19. hahaha, save for a special trip if I mba, it will make you calmer and enjoy doing it

    ReplyDelete
  20. Godaan terbesar tu emang nongkrong kalau abis gajian haha, sekarang pandemi luamayan bisa hemat2 :D :P
    Bener mak pencatatan keuangan sekecil apapun sangat penting yaa.
    Trus kalau emang agak susah nahan keinginan jajan, ya emang satu2nya jalan cari tambahan penghasilan sih ya, dan supaya bisa nabung lbh banyakan jg :D

    ReplyDelete
  21. Semua tipsnya PR banget nih...mulai mencatat, menabung, dan lainnya..Semoga bisa istiqomah menjalankan semua tipsnya...

    ReplyDelete
  22. Alhamdulillah semua poin sudah dilakukan. Iya Mbak nomor satu itu seru apalagi kalau setelah dicatat banyak sisanya haha.

    ReplyDelete
  23. hahah no 1 emang seru banget apalagi kalau banyak nomboknya ya setiap bulan. Pakai aplikasi emang sangat membantu deh

    ReplyDelete
  24. makasi tipsnya mak susi, kayanya aku emang lagi butuh banget nih tips mengatur keuangan ini.. Nanti aku mau coba terapin deh.. makasi maaaak

    ReplyDelete
  25. ((tutup wajah pake bantal))
    Sejak dirumahaja tuu...aku semakin rajin kak Susi.
    Rajin jajan. Heuheu...aku resah kalau e-money ku belum diisi. Boros banget jadinyaa...

    ReplyDelete
  26. Tips-nya kurang lebih sama dengan MBak Susi. Sementara ini saya nabungnya dikiiit banget belum bisa banyak. Tapi untuk anggaran traveling rasanya gede banget selain memang wajib mengunjungi ortu di Jawa. Karena menurut suami mumpung anak-anak masih bisa diajak pergi bareng, maka harus banyak jadwal traveling bareng. Ya saya nurut aja sih. Makanya sekarang saya jualan online aja Mbak. Buat nambah-nambah tabungan.

    ReplyDelete
  27. Mengurangi jajan itu yang ngaruh banget ke pengelolaan keuangan ya mak

    ReplyDelete
  28. Mengurangi jajan ngaruh banget ke pengelolaan keuangan ya mak

    ReplyDelete