Obat Yang Wajib Ada di Rumah Untuk Anak, No 3 Paling Ampuh



Semenjak menjadi ibu, saya memang belajar banyak hal tak hanya soal mengasuh anak. Menjadi seorang ibu dituntut untuk siaga kapanpun, dimanapun dan dalam kondisi apapun. Dulu, saya tipe orang yang tidak memperdulikan makna kotak P3K. Kenapa sih dikantor - kantor selalu ada kotak P3K? Bahkan dirumah pribadi pun banyak yang memiliki kotak P3K meski dalam ukuran kecil. Namun setelah punya anak saya jadi paham bahwa kotak P3K sangat berguna saat terjadi kondisi yang tidak diinginkan. Contohnya saat anak demam tinggi dimalam hari dan jarak apotek jauh dari rumah, sementara demam tidak boleh dibiarkan, harus selalu dipantau naik turun suhunya apalagi bagi anak yang memiliki riwayat kejang.
Well, meskipun saya belum memiliki kotak P3K dalam arti yang sesungguhnya, tapi saya jadi lebih prepare mengenai obat apa saja yang wajib ada dirumah. Tentunya obat ini sudah disesuaikan dengan kondisi anak saya. Jujur, butuh waktu hingga hampir setahun sampai akhirnya saya tahu obat mana saja yang diperlukan anak saya dan wajib ada dirumah. Karena selama setahun tersebut saya selalu menganalisis kapan anak saya ke dokter? sakit apa? obat apa yang diberikan?
Alhamdulillah anak saya tergolong anak yang sehat, aktif dan tidak memiliki penyakit berat yang berarti. Tapi dalam rentang satu atau dua bulan pasti ada saja kunjungan ke dokter umum atau dokter anak langganan. Berdasarkan kondisi tersebut saya sudah bisa menentukan apa saja yang wajib ada dirumah untuk penanganan dini ketika anak sakit :

1. Termometer

Termometer sangat berguna untuk mengecek suhu ketika sakit, memang hal ini bisa saja dilakukan dengan cara lama misal dengan menempelkan punggung tangan ke dahi tapi saya rasa cara ini kurang efektif. Banyak sekali jenis termometer yang beredar dipasaran. Saya punya termometer merk crown yang dibeli dari JD.ID kurang lebih 50ribuan saja. Saya membeli ini ketika anak saya baru lahir dan sampai sekarang usia 22 bulan masih bisa digunakan dengan baik.

2. Plester Kompres Demam

Saya pernah menonton video salah satu dokter anak bahwa cara paling efektif mengompres anak adalah dengan mengommpresnya langsung dengan handuk kecil yang sudah dibasahi kemudian dimasukkan lagi ke air secara berkala. Jelas pula disebutkan disana bahwa plester kompres  demam kurang efektif. Namun bagi saya yang anaknya selalu menolak untuk dikompres saat demam, produk ini sangatlah membantu. Ada banyak produk plester kompres demam yang beredar dipasaran, saya punya merk KOOL FEVER yang cocok untuk bayi usia 0-2 tahun. Plester ini ukurannya memang lebih kecil daripada plester kompres demam untuk anak - anak.

3. Obat Penurun Demam

Seperti yang dikutip dari situs alodokter bahwa demam merupakan reaksi dari sistem imun dalam melawan infeksi virus, bakteri, jamur, atau parasit penyebab penyakit. Jika demam sudah mencapai suhu lebih dari 390C, diperlukan penanganan untuk mengatasi ketidaknyamanan akibat demam. Ada banyak merk obat penurun demam yang beredar di pasaran namun yang cocok dianak saya adalah merk sanmol drop. Sanmol drop ini cukup mudah didapatkan di apotek - apotek dekat rumah saya, harganya pun sangat murah hanya sekitar 20ribuan. Selain itu karena obat ini berbentuk drop jadi cukup mudah untuk saya memberikan obat ke anak saya yang masih balita.

4. Oralit

Saat anak diare saya memang lebih panik ketimbang saat anak saya demam karena saya takut anak saya dehidrasi. Namun tips dari bidan saya ketika anak demam yaitu selalu berikan asupan cairan berupa air putih dan ASI. lebih bagus lagi jika si anak mau diberi oralit. Sebenarnya ada cara mudah membuat oralit dirumah yaitu dengan mencampurkan air putih dengan garam dan gula, namun jika ingin praktis sudah banyak merk oralit kemasan yang dijual dipasaran, kebetulan saya punya dari merk pharolit dan saya mendapatkan ini dari bidan tempat saya melahirkan jadi saya kurang tahu berapa harganya.

5. Balsem Bayi

Balsem bayi sangat bermanfaat ketika anak pilek. Biasanya saya mengoleskan balsem di dada anak saya agar merasa hangat dan pernafasannya lebih lega. Saya punya merk balsem bayi dari merk Tresnojoyo, haganya murah hanya 13 ribuan. Karena memang ini balsem bayi jadi hangat dan wanginya sangat soft.

6. Obat pilek

Anak saya tergolong anak yang lebih sering pilek dibanding sakit lainnya. Menurut dokter anak saya, ini disebabkan karena lemahnya sistem imun anak saya. Namun seiring bertambahnya usia, anak saya lebih jarang pilek mungkin karena sistem imunnya sudah lebih kebal. Nah andalan saya saat anak demam adalah devosix drops. Biasanya dengan minum obat ini dalam 2-3 hari pilek anak saya langsung sembuh. Obat ini cukup mudah didapatkan diapotek dekat rumah saya dengan harga 15 ribuan saja. Gambar saya ambil dari web www.apotequ.com karena kebetulan saat ini saya tidak punya stok obat tersebut.
List diatas merupakan obat - obatan yang wajib ada dirumah versi saya, tentu saja akan berbeda dengan versi bunda - bunda lainnya. Perlu digaris bawahi bahwa dengan adanya obat - obatan ini dirumah bukan berarti saya paten menjadi dokter bagi anak saya, saat sakit berlanjut apalagi melebihi 3 hari maka saya selalu memeriksakan anak saya ke dokter.
Jangan lupa juga untuk selalu mengecek masa expired obat, saya sering melakukannya secara berkala agar tidak kelupaan. Mengenai masa simpan umur obat setelah dibuka, saya mendapatkan beberapa versi dari beberapa orang dokter atau bidan. Ada yang mengatakan bisa sampai 3 bulan, ada pula yang mengatakan hanya 1 bulan. Untuk penyimpanannya pun ada yang mengatakan simpan di pintu kulkas, namun ada pula yang mengatakan cukup simpan diruangan asal tidak terkena cahaya matahari.
Karena informasi yang saya dapatkan berbeda - beda, saya jadi agak ragu untuk memberikan obat yang sudah dibuka ketika beberapa waktu kemudian anak saya sakit lagi. Saya lebih memilih membeli obat baru untuk diberikan ke anak saya atau sekedar untuk stok dirumah
Demikian informasi yang saya sampaikan mengenai obat apa saja yang wajib ada dirumah versi saya. Tulisan ini saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi karena saya tidak punya latar belakang medis. Jadi saya sangat terbuka apabila ada yang mau memberikan kritik dan sarannya.

Tetap semangat ya Mom, yuk selalu berikan yang terbaik untuk buah hati kita :)

1 comment

Nandi CKS said...

Nice info mbak. #nandicks