Review SSC Cuddle Me Lite Carrier


Aktifitas menggendong sepertinya sudah menjadi daily activity bagi para ibu. Bagaimana tidak, banyak kegiatan ibu yang dilakukan sambil menggendong buah hati mulai dari bermain dengan anak, menidurkan anak, beres - beres rumah, jemur pakaian, makan dan lain - lain. Jadi kalau ditanya gendongan itu penting tidak sih? saya akan jawab, sangat penting. Nah, dalam memilih gendongan tentu saja faktor kenyamanan adalah nomor satu. Kalau kita salah pilih gendongan bisa - bisa tidur tidak nyenyak karena ada beberapa bagian tubuh yang pegal.

Sebagai ibu baru, saya belum begitu hafal jenis - jenis gendongan apa saja yang ada didunia ini *kejauhan. Saya hanya tahu gendongan model jarik yang identik dengan kain zaman old, gendongan ringsling yaitu gendongan instan yang ada ringnya serta gendongan hipseat yang ada dudukannya dan si baby bisa digendong dengan posisi menghadap depan. Tapi, setelah melahirkan dan baca sana sini ternyata saya sadari bahwa saya sangat fakir ilmu pergendongan. Kaget banget lho ternyata gendongan itu banyak sekali macamnya dari mulai gendongan yang ramah dikantong sampai yang harganya bikin sesak nafas. hihihi. Eh tapi kayaknya bakal panjang juga ya kalau dibahas satu - satu disini. Oke, disini saya akan menuliskan tentang gendongan yang baru saya punya ( maaf ketinggalan zaman hahah ).

Ketika baby saya berusia sekitar 3 bulan, saya memutuskan untuk membeli gendongan jenis SSC ( Soft Structured Carrier ), and you know? saya menghabiskan waktu lebih dari seminggu untuk memutuskan mau beli gendongan hipseat atau SSC. Satu sisi saya ingin membeli gendongan hipseat karena ada dudukannya gitu yang bisa dicopot dan si baby bisa digendong menghadap depan. Tapi katanya gendong hadap depan juga tidak direkomendasikan lebih dari 30 menit. *CMIIW

Di sisi lain saya juga ingin beli gendongan SSC karena motifnya lucu - lucu, bikin ngiler. Tapi sayangnya gendongan SSC ini tidak bisa dipakai untuk gendong hadap depan. Ada gendongan SSC hadap depan tapi baru merk luar saja, merk lokal belum ada. Dan maaf - maaf saya belum sanggup beli gendongan merk luar yang harganya selangit itu. Lah santai aja kaliii kan ada KW, tetep bagus ko. No no no, lebih baik beli merk lokal tapi ORI daripada beli merk luar tp KW. Untuk barang ORI saya yakin lebih terjamin dari segi keamanan dan kenyamanannya.

Setelah fix akan membeli SSC, galau lagi deh mau beli merk apa? Untuk merk lokal asli Indonesia ini sudah lumayan banyak dan harganya pun cukup terjangkau mulai dari 200 ribuan sampai 600 ribuan *setahu saya. Dari sekian merk dan harga yang beragam tersebut tentu saja ada plus minusnya. Setelah menimbang - nimbang akhirnya saya memutuskan untuk membeli gendongan Cuddle Me Lite Carrier Maroon Fox. Berikut review cuddle me lite carrier versi saya.

1. Harga

Produk - produk cuddle me banyak sekali dari mulai gendongan, selimut, training pants, alas stroller dan lain - lain. Produk ini asli Indonesia dan sangat ramah dikantong. Untuk gendongan SSC lite carrier ini hanya dibandrol Rp.260.000 dan tidak perlu upgrade size ke toddler cukup tambahkan footstrap saat kaki si baby sudah mulai menggantung ( footstrap dijual terpisah ). Jadi, dengan uang Rp.260.000 gendongan bisa terpakai cukup lama apalagi kalau kita beli gendongan ini sejak si baby newborn.

2. Tempat pembelian

Saya membeli gendongan ini dari salah satu member di forum jual beli gendongan, namun saya memilih transaksi via shopee supaya free ongkir hihi. Untuk pembelian offline saya belum tahu dan di baby shop dikota tempat saya tinggal, model gendongan ini belum ada. ( Mohon koreksinya apabila saya salah memberikan informasi ).

3. Warna dan bahan


Saya memilih motif maroon fox. Warna maroon nya pas dan cukup netral, bisa dipakai untuk bayi laki - laki maupun perempuan. Bahannya halus dan adem, jadi nyaman untuk si baby. Tapi karena halusnya ini sepertinya akan mudah kotor. Oh ya motif - motif cuddle me ini dibuat sendiri oleh cuddle me nya lho, jadi gendongan kita tidak akan sama dengan gorden, sprei dan sebagainya hihi.

4. Hoodie multifungsi

Hoodie cuddle me ini cukup lebar jadi sangat bermanfaat untuk melindungi kepala anak. Namun saat kita tidak ingin menggunakan hoodie, hoodie tersebut bisa dicopot dan jadi kantong serbaguna dengan resleting.

5. Buckle, Resleting dan Adjuster YKK berkualitas

Mengenai info ini saya dapatkan dari fanpage Cuddle Me Indonesia, namun sebelum membaca info tersebut pun saat memegang langsung memang terasa kualitasnya bagus. Oh iya saat memasang buckle pastikan berbunyi "klik" ya Moms.

Saya membeli gendongan ini ketika baby saya berusia kurang lebih 3 bulan karena saya fikir sudah memenuhi salah satu dari syarat untuk memakai gendongan SSC diantaranya :
1. Kepala bayi sudah tegak
2. BB bayi 7 kg
3. Usia minimal 4 bulan ( bisa untuk newborn dengan infant insert )
4. Bayi tidak tenggelam di body panel. ( Mohon tambahkan apabila ada syarat penggunaan SSC yang belum tertulis)

Nah kebetulan baby saya sudah tegak kepalanya namun saat pertama mencoba gendongan tersebut masih tenggelam dan si baby belum nyaman digendong menggunakan SSC. Tiap digendong pasti dia nangis kejer, apalagi saya belum terbiasa pakai yang berujung mesti "ngaca" tiap mau pakai gendongan. Ribet banget kan? Ditambah lagi saya selalu merasa sakit dibagian punggung dan perut.

Saya hampir putus asa dan sempat berfikiran untuk menjual gendongan tersebut. Sampai akhirnya saya berkonsultasi kembali dengan sellernya. Alhamdulillah sellernya tetap ramah meskipun saya komplain ini itu hihihi. Kemudian saya mengikuti saran dari sellernya untuk menyimpan dulu gendongan SSC saya sambil sering mencoba - coba memakainya karena pada dasarnya bayi pun butuh beradaptasi. Selain itu saya juga berkonsultasi di grup Indonesian Babywearers dan dikomen langsung oleh ownernya Cuddle Me Indonesia hihi. Ah jadi tambah semangat saja untuk terus mencoba gendongan ini.

Finally, saat si baby sudah berusia 4 bulan dan mulai terbiasa dengan gendongan tersebut saya pun pede untuk menggunakan gendongan tersebut keluar rumah. Kesan pertama menggunakan cuddle me keluar rumah yaitu "nyaman banget" apalagi untuk gendong bayi sambil naik motor (dibonceng). Selain itu saya tetap merasa ketjeh badai jalan - jalan saat gendong bayi hihi. Btw, memang butuh waktu lho untuk mendapatkan kenyaman menggunakan gendongan ini. Saya mesti cari - cari settingan yang pas untuk waistbelt, tali pundak yang nyambung dengan tali ketiak serta buckle dibahu. Nah, sebagai panduan saya akan lampirkan cara penggunaan SSC yang benar dari fanpage Cuddle Me Indonesia. Jadi, bagi yang belum nyaman menggunakan gendongan ini silahkan diceck kembali barangkali ada settingan yang belum pas.

Dari sekian point - point cara penggunan SSC yang benar, saya agak kesusahan saat mendapatkan TICKS. Saya coba naikkan waistbelt terus keatas pusar malah pengap, saya coba tarik tali pundak tapi si baby jadi terlalu mendekap. Tapi secara keseluruhan saya sudah sangat nyaman ko pakai SSC ini. Ah pokoknya gendong lagi dan gendong terus :)


Tapi, siapkan telinga yang tebal ya bagi para pemula pengguna SSC karena orang - orang disekitar pasti banyak nyinyir "ko digendong ngangkang gitu?". Mereka yang nyinyir tidak salah kok, hanya mereka belum tahu ilmunya saja. Next mungkin saya akan buat postingan tentang apa itu m-shape? apa itu gendongan ergonomis? Saya masih harus banyak belajar soalnya. So, happy babywearing Moms :)

Baca :juga : Review Air Sling Cuddle Me