Serunya Body Rafting Di Citumang, Pangandaran

     Hallo bloggers, kali ini saya akan berbagi pengalaman body rafting di Citumang. Siapa yang belum pernah ke Citumang? Yakin deh kalian wajib berkunjung kesana. Bulan Oktober 2015 lalu saya dan teman - teman kantor berlibur ke Pangandaran. Ini bukan perjalanan pertama kami, sebelumnya kami juga pernah ke Pangandaran dengan formasi yang tidak terlalu berbeda ( baca : dengan orang - orang yang sama ). Awalnya saya tidak terlalu antusias ketika akan berangkat karena bukan perjalanan yang pertama kali dan sempat bingung juga sih nanti disana mau apa ya? hehe.. Secara dulu nyoba snorkling tapi paraaaaah, repot sama perahu dan tukang parkirnya. haha.. Oke, alternatif kedua mungkin saya akan foto - foto disaat matahari terbenam karena dulu tidak sempat mengambil foto alias selfie disaat matahari terbenam. Nyesel deh..
     Singkat cerita, kami sampai di pantai barat Pangandaran pada Sabtu malam. Ceritanya masih biasa - biasa saja karena kami hanya menikmati malam dengan menikmati semangkuk mie instan lalu berlari - lari manja dipinggir pantai. Keesokan harinya barulah keseruan itu dimulai. Kami diajak oleh warga yang kebetulan temannya teman kami ( rancu ya ) untuk mencoba body rafting di Citumang. Tanpa fikir panjang kami langsung berangkat ke Citumang. Perjalanannya cukup jauh karena harus ditempuh sekitar 2 - 3 jam dari pantai barat Pangandaran. Bukan cuma waktu tempuh yang cukup lama ya, tapi jalannya pun membuat kami hampir putus asa. Jalanannya berbatu dan hanya cukup 1 mobil. Bahkan saya sempat berfikir dalam hati, yakin nih bakalan seru? gini amat ya jalannya? hehe
     Setelah sampai dilokasi, kami langsung diabsen sambil dibantu oleh para guide untuk menggunakan pelampung. Yaampun deg - degan deh, serasa kami semua mau dibuang kelaut lepas dan entah akan terdampar dimana. haha.. Bodohnya, satu diantara kami tidak ada yang menanyakan mengenai paket ataupun tarif body rafting. Tanpa pikir panjang kami langsung masuk ke lokasi Citumang.

Menuju Pintu Masuk Citumang
     Saat akan memasuki kawasang body rafting, kami tidak diperbolehkan membawa handphone ( cukup 1 handphone yang dipegang oleh guide untuk dokumentasi) dan diharuskan membuka alas kaki. Ternyata perjalanan dari pintu masuk ke lokasi body rafting itu cukup jauh, kami lumayan jinjit - jinjit kaki juga karena kepanasan.
Foto di sekitar area Citumang
     Tapi semua lelah dan usaha kami terbayar sudah saat melihat jernihnya air. Aaaaaaak kami semua langsung berteriak kegirangan ( maaf norak. hihi ). Awalnya saya merasa takut untuk berenang terlalu jauh, takut ada buaya hehe.. Tapi lama - lama seru juga ya.. Perjalanan pertama kami yaitu menuju gua yang gelap dan buntu. Sayangnya tidak ada gambar yang bagus digua itu karena memang benar - benar tidak ada cahaya.
Menuju gua
     Entah apa maksudnya kami dibawa ke gua yang gelap tersebut, karena menurut saya tidak ada pemandangan menarik didalam sana, yang ada malah menyeramkan. hehe..Kemudian kami dibawa kembali keluar gua dan melanjutkan perjalanan. Ternyata medannya semakin seruuuu, ada bagian karang - karang yang mengharuskan kami berjalan kaki, loncat dari ketinggian 7 meter ( tapi saya tidak berani mencoba ) dan buaaaanyak lagi. Wow amazing !!!


     Setelah melewati berbagai medan, kita dihadapkan pada lautan luas ( baca : air yang luas ) yang mengharuskan kami semua berenang. Disini disediakan tambang untuk kami berpegangan, asli lohh rasanya kayak terdampar ditengah - tengah lautan ( belum pernah sih terdampar dilautan ). Ahhh mata benar benar dimanjakan dengan air yang luas, jernih dan segaaaaar. 


     Setelah melewati berbagai medan, kami langsung dimanjakan oleh ayam bakar lengkap dengan lalabnya. Yummy..lengkap sudah rasanya kebahagiaan ini.hehe.. Tapi ada sesuatu yang bikin kaget, karena dari awal kami tidak membicarakan soal berapa biaya yang harus kami bayar. Kami mengira biayanya hanya Rp.15.000/orang ( mungkin kami salah dengar.hehe). Salah satu diantara kami pun sempat heran kalau biaya body rafting plus paket makan hanya Rp.15.000/orang. Bayangkan harga nasi timbel saja sudah berapa? Eeeeh ternyata biaya yang harus kami bayar adalah sekitar Rp.150.000/orang. Mau tidak mau kami harus bayar atau KTP kami akan disita disini ( hahaha emangnya FTV ya ). 
     Apakah harga Rp.150.000 terlalu mahal? Tentu tidak, semuanya sebanding dengan keramahan dan kesabaran guide mengawal kami dari awal sampai akhir. Cuma yang menyebalkan itu guidenya kurang pintar dalam hal mengambil gambar. Banyak gambar yang blur dan tidak sesuai yang kami inginkan. Hmmmm
     Sekian cerita saya tentang pengalaman body rafting di Citumang, Mohon maaf tidak bisa memberikan informasi secara detail. Saya hanya seorang blogger amatir, bukan traveller sejati. Info lengkap mengenai Citumang silahkan klik disini.


1 comment for "Serunya Body Rafting Di Citumang, Pangandaran"

Unknown said…
Terimakasih infonya, jangan lupa kunjungi website kami https://bit.ly/2BPFXyg

Berlangganan via Email