Jenis - Jenis Sambal Yang Sering Ada Di Meja Makan Kami, Kamu Suka Yang Mana?


Sebagai seorang istri dari suami yang sangat menyukai masakan rumahan, memasak sambal menjadi suatu keharusan apalagi kami orang sunda asli yang rasanya kalau makan tanpa sambal itu kurang “nendang”. 

Makan dengan menu apapun, suami saya selalu bertanya,” nyambel henteu, Yank?”. Lalu ketika saya jawab tidak, beliau membalas,”nyambel atuh, nu dadakan bae.”

Sejak awal menikah saya memang sudah tahu konsekuensinya menikah dengan laki – laki yang suka sambal. Saya pribadi pun cukup bosan jika setiap makan dengan menu sambal yang itu – itu saja. Akhirnya dengan kemampuan memasak saya yang pas – pasan, saya selalu berusaha menyajikan menu sambal yang berbeda – beda setiap kali makan apalagi saat WFH ( Work From Home ) seperti sekarang ini. Setidaknya saya harus menyajikan dua sambal yang berbeda dalam satu hari, sementara untuk sarapan saya skip sambal. Saya belajar memasak dengan otodidak, maka saya biasa membuat sambal semau saya. Ada beberapa jenis sambal yang saya lihat menunya dari cookpad atau saya dapat ilmunya dari hasil bertanya, namun tak jarang resep sambal tersebut saya modifikasi sesuai selera dan stok bahan yang tersedia.

Berikut beberapa jenis sambal yang cukup favorit di meja makan kami :

1. Sambal cengek ( cabe rawit ) matah
Sambal matah ini merupakan sambal favorit saya, kenapa? Karena sambal matah ini paling praktis dan jadi penolong saat tidak sempat masak sambal. Bahan – bahannya hanya cabe rawit, bawang putih, garam dan sedikit vetsin. Sambal cengek matah ini harus dibuat dadakan ketika akan makan dan segera habiskan karena kalau terlalu lama akan menimbulkan bau dan rasa yang kurang sedap. Sambal cengek matah ini cocok untuk berbagai lauk.

2. Sambal korek
Sedikit berbeda dengan sambal cengek matah, sambal korek ini memang tergolong sambal matah namun saat selesai diulek bisa ditambahkan minyak panas bekas menggoreng ikan atau ayam sehingga sangat terasa gurihnya. Saya pernah mencoba sambal korek dengan berbagai macam perpaduan bawang dan cabe dan yang paling pas dilidah suami saya adalah sambal korek dari cabe merah besar dan bawang putih. Untuk seasoningnya cukup dengan garam dan vetsin. Namun dibeberapa resep ada juga yang membuat sambal matah terasi, sambal matah tomat dan lain – lain. Hmmm patut dicoba!

3. Sambal matah kencur
Sambal matah kencur ini sama dengan sambal cengek matah hanya bedanya ditambahkan kencur. Menurut saya, sambal matah kencur ini cocok disajikan dengan lauk yang cukup netral rasanya misal dengan ayam goreng, ikan goreng, tahu goreng, tempe goreng serta lalab sayur karena rasa kencurnya yang cukup strong. Jika disajikan dengan menu lain seperti tumis – tumisan malah terlalu banyak rasa dan rasa khas dari kencurnya kurang terasa.

4. Sambal balado
Bahan dari sambal balado ini adalah cabe merah, bawang putih dan tomat. Ada banyak versi membuat sambal balado, tapi saya lebih suka diulek mentah dulu kemudian digoreng. Saat menggoreng tinggal tambahkan garam, vetsin, penyedap dan gula pasir agak banyak karena saya suka sambal balado yang ada manis – manisnya gitu.

5. Sambal tomat
Komposisi dari sambal tomat hampir sama dengan komposisi sambal pada umumnya, namun pada tomat ini harus dominan rasa tomatnya. Tapi jika terlalu banyak tomat juga jadi asam, biasanya saya akali dengan membuang tomat bagian dalam dan merebus sebentar tomatnya sebelum saya olah menjadi sambal tomat.

6. Sambal terasi
Bicara terasi pasti erat kaitannya dengan sambal. Ya, sambal selalu identik menggunakan terasi, padahal tidak semua sambal ada komposisi terasinya. Sambal terasi versi saya biasanya terdiri dari cabe merah, cabe rawit, bawang merah, bawang putih, sedikit tomat, terasi, gula merah, garam, penyedap dan vetsin. Untuk membuat sambal terasi biasanya saya memotong – motong dulu cabe, bawang dan tomat kemudian digoreng sebentar bersama terasi. Setelah digoreng barulah saya ulek, bisa langsung dimakan bisa digoreng kembali jika akan dimakan beberapa jam kemudian supaya tidak cepat bau.

7. Sambal matah Bali
Saya pertama mendapat resep ini dari cookpad dan ketika mencoba ternyata enak juga. Saya tidak tahu pasti apakah resep sambal matah ini asli dari Bali atau bukan, mohon maaf kepada masyarakat Bali apabila terjadi kesalahan. Bahan – bahan untuk membuat sambal matah bali terdiri dari cabe, bawang merah, bawang putih, tomat dan sereh. Semua bahan saya cincang kasar kemudian panaskan minyak kemudian campurkan minyak panas dengan bahan – bahan sambal tadi. Sambal matah siap disajikan dengan nasi hangat dan lauk favoritmu, yummy!

8. Sambal cumi, sambal teri, sambal tahu, sambal tempe, sambal jengkol, sambal petai
Sambal ini ada sedikit perbedaan dengan sambal – sambal lainnya yaitu ada komposisi  tambahan seperti cumi, teri, tahu, tempe, petai dan jengkol. Biasanya saya menggunakan cabe, bawang merah, bawang putih, sedikit tomat, sedikit terasi, daun jeruk dan dicampur dengan bahan – bahan yang disebut diatas sesuai selera. Bahan – bahan campuran biasanya saya goreng tanpa dibumbui terlebih dahulu kecuali petai. Untuk cumi asin dan teri biasanya  saya rendam terlebih dahulu untuk menghilangkan rasa asin. Untuk sambal jenis ini suami saya bisa menghabiskan satu mangkok sambal, lho!

Nah itulah jenis – jenis sambal yang biasa saya sajikan dan termasuk sambal favorit suami saya. Sebenarnya masih banyak jenis sambal lagi yang sering saya sajikan tanpa rencana, misal karena bahan – bahannya tidak lengkap dan jadilah sambal sesuka hati. So far, suami saya selalu lahap makan dengan sambal apapun.
Mohon maaf apabila dari segi bahan atau cara pembuatan sambal kurang sesuai atau berbeda dengan yang sering dilakukan oleh ibu – ibu lainnya, saya sangat senang apabila ada yang memberikan koreksi untuk menambah wawasan saya akan sambal.


Salam ngulek!


Susi Story

3 comments

Thessa R said...

Bikin ngiler ngebayangin sambel2 nya mba 😁 Aku jg suka bgd sambal matah, bikinnya gampang tp rasanya mantuul bgd 😁

Susi said...

@Thessa, cus bikin mbak ehhehe

Sintia Astarina said...

Sambal terasi masih jadi favoritkuuu hihihi :D