Dampak Positif Dan Negatif Covid-19 Terhadap Kehidupan Sehari – Hari



Covid-19 tak hanya berdampak pada kesehatan, nyatanya berpengaruh pada berbagai sektor kehidupan masyarakat Indonesia. Semenjak pandemi Covid-19 banyak pedagang yang omset penjualannya menurun drastis, banyak pekerja yang di PHK, banyak pula masyarakat yang kekurangan bahan makanan karena menurunnya daya beli seiring dengan menurunnya pendapatan akibat pandemi Covid-19.  Well, bukan berarti saya tidak peduli terhadap bangsa ini tapi saya rasa masalah se-kompleks ini bukan kapasitas saya untuk berbicara banyak. So, saya akan menceritakan bagaimana dampak pandemi Covid-19 terhadap kehidupan sehari – hari saya.

Selalu ada hikmah disetiap peristiwa, mungkin kalimat tersebut yang bisa memberikan semangat positif bagi kami ditengah pandemi ini. Penting sekali membangun fikiran positif ditengah pandemi agar lebih tenang dan tidak stress karena stress bisa menurunkan sistem imun. Maka, ditengah pandemi ini saya mensyukuri beberapa hal yaitu sebagai berikut :
1.      Lebih banyak waktu bersama keluarga
Semenjak pemerintah memberlakukan Work From Home ( WFH ), suami saya yang berprofesi sebagai guru pun mengajar siswa melalui aplikasi online. Memang tidak semudah yang dibayangkan, tapi positifnya kami jadi punya waktu berkumpul lebih lama terutama untuk anak saya yang sangat dekat sekali dengan suami.
2.     Lebih peduli terhadap kebersihan
Bukan berarti sebelum pandemi ini saya tidak peduli terhadap kebersihan, tapi semenjak adanya pandemi ini saya jadi meningkatkan standart bersih saya. Kalau untuk urusan beres – beres rumah, setiap hari saya selalu menomorsatukan kegiatan tersebut karena jika dilakukan setelah anak bangun akan lebih sulit membersihkan rumah yang dipenuhi mainan ditiap sudutnya. Meski pada akhirnya saya harus membersihkan rumah berkali – kali tapi setidaknya saat anak bangun dan bermain, kondisi rumah sudah bersih. Namun ada satu kegiatan yang berubah yaitu mandi atau setidaknya cuci tangan dan kaki serta ganti baju setelah keluar rumah terutama setelah dari pasar. Jujur, sebelumnya saya tipe yang cukup cuek dengan urusan ganti baju setelah bepergian apalagi sebagai ibu rumah tangga ruang gerak saya cukup sempit dan saya fikir tanpa ganti baju pun masih aman. Namun semenjak pandemi Covid-19 ini saya selalu ganti baju atau mandi jika memungkinkan karena saya tidak tahu sudah melakukan kontak dengan siapa saja apalagi ditempat umum.
3.      Lebih memperhatikan menu makan keluarga
Saya memang tipe ibu yang suka menyiapkan menu makanan untuk beberapa hari dengan teknik food preparation. Saya kurang suka memasak dengan cara dadakan pergi ke warung setiap hari, selain cukup membuang waktu juga saya tidak punya planning yang pasti mau masak apa esok hari. Namun semenjak pandemi ini saya selalu review ulang menu yang akan saya buat untuk keluarga terutama anak saya. Anak saya berusia 2 tahun dan belum bisa makan dengan beberapa lauk dalam satu  piring. So, saya harus memastikan anak saya bisa dapat komposisi karbo, protein, sayur dan buah dengan tepat. Misal di makan siang dia hanya makan nasi dengan ayam, maka saya siasati untuk sayurnya saya rebus untuk jadikan cemilan. Kenapa sih menu makanan penting dikala pandemi ini? Sangat penting kaitannya dengan system imun tubuh. Sistem imun tubuh yang baik salah satunya bisa didapat dari asupan gizi yang seimbang.
4.      Dirumah aja = irit
Dengan menghabiskan banyak waktu didalam rumah, saya jadi lebih hemat uang karena dengan dirumah saja tidak mengeluarkan biaya transport dan sekedar jajan cemilan. Biasanya saat sudah keluar rumah agak susah untuk mengontrol pengeluaran.

Sementara dampak negatif dari pandemi Covid-19 ini jelas sangat terasa oleh kita semua. Seperti sudah saya sebutkan diatas bahwa bukan kapasitas saya berbicara banyak tentang jumlah karyawan yang di PHK, jumlah penurunan pendapatan masyarakat dan lain – lain. Disini saya akan menejelaskan bagaimana pandemi Covid-19 ini berpengaruh terhadap kehidupan sehari – hari saya dan keluarga saya.
1.      Jenuh
Saya yakin rasa jenuh bukan saja dialami oleh saya, mereka yang sudah terbiasa bepergian keluar rumah untuk urusan bisnis pekerjaan pasti mengalami tingkat kejenuhan yang lebih tinggi daripada saya. Untuk mengusir kejenuhan biasanya saya nonton film di handphone atau baca – baca blog pribadi milik orang lain.
2.      Boros kuota
Semenjak dirumah saja, banyak kegiatan saya dan suami yang dialihkan melalui berbagai aplikasi online termasuk berkomunikasi dengan teman dan kerabat sehingga menyebabkan penggunaan kuota cukup meningkat.
3.     Malas gerak ( Mager )
Dulu, saya selalu membiarkan “mager” setiap hari Minggu atau hari libur lainnya. Mager disini bukan beraarti saya hanya rebahan seharian, bukan itu ya! Mager versi saya adalah memberikan sedikit kelonggaran untuk mengerjakan pekerjaan sehari – hari dirumah dan sejenak menikmati waktu bersama keluarga karena dihari – hari normal biasanya saya punya plan yang jelas untuk mengerjakan pekerjaan rumah termasuk untuk belajar menulis. Nah semenjak pandemic Covid-19 ini karena setiap hari berasa libur akhirnya saya sering merasa “mager” setiap hari and that’s not good idea!

Siapapun kamu, apapun status dan pekerjaanmu, pandemi Covid-19 ini nyatanya berdampak besar bagi kita semua. Mari berdoa dan tetap jaga kebersihan, semoga pandemi Covid-19 ini segera berlalu.


#BPNChallengeDay2

No comments for "Dampak Positif Dan Negatif Covid-19 Terhadap Kehidupan Sehari – Hari"

Berlangganan via Email