Food Preparation, Tips Hemat Ala Emak Milenial



        
        
        Ada yang belum mengenal apa itu food preparation? Menurut versi saya, food preparation adalah proses menyiapkan bahan makanan dalam jumlah banyak untuk beberapa hari. Untuk lebih lengkapnya mengenai food preparation silahkan search di google ya. Tapi saya yakin ibu – ibu zaman now sudah paham betul mengenai food preparation itu seperti apa. Sebagai ibu rumah tangga yang memiliki balita, menurut saya food preparation sangatlah penting karena selain menghemat budget makan sehari – hari juga bisa lebih efisien waktu karena kita tidak perlu bolak balik ke warung setiap hari.
         Sebenarnya saya sudah menerapkan food preparation sejak awal menikah, apalagi pada saat itu saya masih bekerja dan hampir setiap hari bawa bekal ke kantor. Sangat tidak memungkinkan jika harus ke warung pagi – pagi, tidak akan sempat karena selain memasak tentunya saya harus mengerjakan pekerjaan rumah lainnya. Kebetulan pulang belanja dari pasar minggu kemarin anak saya tidur, jadi saya punya banyak waktu untuk foto – foto hasil belanjaan saya.
       By the way saya selalu belanja bahan – bahan untuk food preparation dari pasar tradisional karena selain jaraknya sangat dekat dengan rumah juga harganya jauh lebih murah dibanding modern market. Namun resikonya belanja dipasar tradisional adalah kita harus jeli dalam memilih bahan – bahan yang akan dibeli karena biasanya di pasar tradisional proses seleksi grade tidak terlalu ketat, hanya untuk beberapa pedagang biasanya akan memberikan sedikit potongan harga untuk sayuran yang ada sedikit cacat. Tapi jika kita membeli di modern market barang yang kita beli biasanya sudah melewati seleksi grade sedemikian rupa sehingga didapatlah grade terbaik.
        Biasanya saya belanja hanya untuk saya dan anak saya, suami saya kebetulan ada diluar kota. Sementara orangtua saya biasanya tidak terlalu suka dengan makanan yang disajikan untuk anak saya, saya pribadi sejujurnya memang selalu mengikuti apa yang disukai anak saya sehingga menu yang disajikan pun selalu bervariasi sesuai kesukaan anak saya dan orang tua saya jarang menyukainya meski ada beberapa menu yang mereka pun biasa ikut makan. So, budget belanja untuk makan saya hanya untuk 2 orang dan biasanya saya hanya stok sayur dan bahan lainnya untuk 3 harian saja. Tapi kebetulan minggu kemarin suami saya akan pulang dari perantauan jadi saya belanja lebih banyak.
          Berikut rincian belanja untuk food preparation kemarin :
No
Nama Bahan
 Harga
1
Dada ayam 1/4 kg & 3 buah sayap ayam
           15,000
2
Tulang sapi
           10,000
3
Buncis
             3,000
4
Cabe dan tomat
             6,000
5
Bawang merah
             6,000
6
Tahu
             2,000
7
Lemon 1/2 kg
           14,000
8
Bunga kol
           11,000
9
Bayam 2 ikat
             4,000
10
Kangkung
             2,000
11
Ikan asin & ebi
             8,000
12
Parkir
              2,000

Jumlah
           83,000


Setelah pulang dari pasar saya langsung memilah bahan – bahan mana saja yang akan masuk kulkas dan akan saya simpan diluar ruangan.
  • Untuk bawang merah, ikan asin dan ebi saya simpan diluar ruangan saja ya
  • Untuk kangkung, bunga kol dan bayam saya petik terlebih dahulu kemudian masukkan kedalam wadah. Jangan lupa buang bagian yang busuk meski cuma sedikit karena akan berpengaruh terhadap umur simpan.
  • Untuk kangkung, bunga kol dan bayam saya petik terlebih dahulu kemudian masukkan kedalam wadah. Jangan lupa buang bagian yang busuk meski Cuma sedikit karena akan berpengaruh terhadap umur simpan.
  • Untuk kangkung, bunga kol dan bayam saya petik terlebih dahulu kemudian masukkan kedalam wadah. Jangan lupa buang bagian yang busuk meski Cuma sedikit karena akan berpengaruh terhadap umur simpan.
  • Tahu saya masukkan wadah. Sebelumnya saya cuci bersih, beri air dan sedikit garam. Supaya awet, lakukan proses ini setiap hari. Biasanya saya menyimpan tahu maksimal untuk 3 harian saja dan jika bentuk tahu sudah benyek dan bau, saya lebih memilih untuk membuangnya.
  • Buncis langsung saya simpan wadah dan buncis ini punya umur simpan cukup lama.
Dari food preparation diatas ada beberapa menu yang bisa disajikan, diantaranya :
  • Sup ayam
  • Sup tulang
  • Sup sayur
  • Sayur bening bayam
  • Orak arik tahu telur
  • Tumis kangkung
  • Ayam goreng
  • Tahu goreng
  • Tumis buncis wortel
  • Ebi pedas
        Dan masih banyak lagi menu lainnya yang pastinya bisa disesuaikan dengan situasi dan kondisi hehe. Saya sering share soal soal menu masakan di status WA dan banyak yang komen katanya suka bingung kalau ke pasar mau beli dan berujung jadi malas masak deh ehehe. Tenang, bisa karena terbiasa kok. Saya juga awalnya sering bingung, tiba – tiba malas masak hingga akhirnya buang – buang bahan di kulkas karena keburu kering atau busuk. Tapi, seiring berjalannya waktu saya jadi hafal sendiri ritmenya. Atau ada juga yang bilang kalau melakukan food preparation itu mahal, iya sih mahal di awal. Misal hari ini saya belanja 100 ribu untuk beberapa hari, anggap saja 3 hari berarti satu hari 30 ribu untuk 3x makan saya dan anak saya. Coba kalau kita jajan, misal beli semangkok baso, 10 ribu hanya untuk satu orang dan satu kali makan. Atau ada lagi yang berkomentar, ah saya mah beli dari warung aja deh 2 rb udah dapet sayur. Iya sih dapet tumis sayuran, tapi apakah yakin bisa mencukupi kebutuhan sayur selama sehari? Kalau saya pribadi sih bayam satu ikat hanya untuk satu kali makan. Hihi. By the way pada saat akan belanja bahan – bahan ke pasar, stok di dapur tidak benar – benar habis. Jadi kalau ada yang bilang food preparation itu boros, mungkin iya ketika diawal – awal karena beli semua bahan dan bumbu – bumbu. Tapi setelah berjalan beberapa kali pasti akan terasa sangat hemat.
        Sekian tips food preparation ala saya ya. Tentunya tips ini akan beda prakteknya dengan ibu - ibu lainnya diluar sana karena selera makan tiap orang pun berbeda - beda. Semoga apa yang saya share disini bisa bermanfaat untuk siapa saja yang membaca, jika ada kesalahan dalam menerapkan ilmu food preparation silahkan komen ya.
         Jadi kamu sudah terapkan food preparation belum nih?

No comments for "Food Preparation, Tips Hemat Ala Emak Milenial"

Berlangganan via Email